Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis

Sabtu, 4 April 2026 07:25 WIB

Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!

Sabtu, 4 April 2026 06:00 WIB

Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?

Sabtu, 4 April 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
  • Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis
  • Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet
  • Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral
  • Fakta di Balik Viral Video ‘Ojol vs Bule’ di Bali: Dari Isu Part 2 Hingga Pelanggaran Visa
  • Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sopir Bank Bawa Kabur Rp10 Miliar, Habiskan Rp400 Juta Seminggu untuk Pelarian

By Aga GustianaSelasa, 9 September 2025 15:32 WIB3 Mins Read
Polisi amankan pelaku pencurian uang dari bank Rp10 miliar. (Dok Polresta Solo)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang sopir bank berinisial A ditangkap polisi setelah nekat membawa kabur mobil operasional yang berisi uang Rp10 miliar. Dalam tujuh hari masa pelarian, ia sempat menggunakan sekitar Rp400 juta dari dana curian tersebut.

A berhasil diringkus di sebuah rumah persembunyian di Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Senin (8/9/2025). Saat ditangkap, uang yang semula utuh sudah berkurang.

“Rp 9,6 miliar sekian (barang bukti uang yang diamankan),” ujar Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Prastiyo Triwibowo, Selasa (9/9/2025).

Uang Disita dalam Tiga Karung

Polisi menyita sisa uang hasil kejahatan tersebut dan membawanya ke Mapolresta Solo. Uang pecahan Rp100 ribu itu dikemas ke dalam tiga karung putih. Masing-masing karung diangkut satu anggota polisi menuju ruang Reskrim lantai dua.

Di dalam karung tampak ikatan-ikatan uang pecahan Rp100 ribu, dengan tiap ikatan bernilai sekitar Rp100 juta. Namun sebagian lembaran terlihat tidak terikat rapi.

Kronologi Pelarian

Kasus ini berawal Senin (1/9/2025), saat A membawa kabur mobil operasional kantor yang berisi uang Rp10 miliar. Mobil itu kemudian ditinggalkan, sedangkan uangnya dipindahkan dengan bantuan seorang sopir taksi online.

Baca Juga:  Tak Kapok, Tiga Residivis Asal Jakarta Curi Laptop hingga Komputer Milik Sekolah di Tasik

“Sebenarnya dia ojol. Saat membantu (tersangka), dia mematikan aplikasi. Baru kenal di jalan. Gak sampai pakai aplikasi,” kata Prasetyo menjelaskan.

Polisi menyebutkan total tiga orang ditangkap dalam kasus ini, termasuk seorang yang diduga menerima sebagian dana curian.

Mobil Ditemukan, Tersangka Kabur

Mobil operasional Toyota Avanza Veloz hitam dengan nomor polisi H 1959 UF ditemukan dua hari kemudian di lahan kosong Perum Puri Gajah Permai, Colomadu, Karanganyar, Rabu (3/9). Dari sana, A melanjutkan pelarian ke Sleman, Yogyakarta, dengan mobil taksi online tersebut.

“Yang di sebelah sana (Veloz) digunakan saat kejadian, via escapenya sempat memindahkan barang di mobil merah ini sampai ke Jogja,” ungkap Prasetyo.

Setelah dari Sleman, tersangka akhirnya bersembunyi di Gunungkidul. Polisi berhasil meringkusnya pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

Beli Rumah Rp140 Juta dan Rencana Rental Mobil

Dalam masa pelariannya, A diketahui membeli rumah di Padukuhan Pejaten, Giriwungu, Panggang, Gunungkidul seharga Rp140 juta. Transaksi dilakukan melalui perantara bernama Bambang. Menurut Sarwanto, kakak pemilik rumah, A memperkenalkan diri dengan nama samaran Dwi, warga Pandak, Bantul.

Baca Juga:  Hari Pertama Kampanye, Gibran Rakabuming Raka: Ngantor Biasa

“Pertemunya hari Kamis itu (4/9/2025). Dia langsung setuju dengan harga Rp140 juta dan ingin menempati rumah hari itu juga,” kata Sarwanto.

Setelah transaksi, bahkan sempat diadakan kenduri sesuai tradisi setempat. “Mong-mong (makanan untuk kenduri) dibawa dari Giricahyo,” tambahnya.

Tak hanya membeli rumah, A juga mengaku memiliki 300 mobil dan berencana membangun bisnis rental. Ia menargetkan pembangunan garasi di lahan samping rumah, tepat di tepi jalan kampung. Karena kontur perbukitan, A sempat berniat menyewa alat berat untuk meratakan lokasi.

Kepada ayah Sarwanto, A juga menanyakan keamanan wilayah Pejaten. “Diberitahukan bapak saya kalau di sini aman, sejak dulu kalau pencuri masuk sini pasti tidak bisa keluar,” ungkapnya.

A tinggal di rumah itu bersama tiga orang lainnya: seorang pria bernama Budi asal Sleman, seorang nenek berusia sekitar 70 tahun, dan seorang perempuan muda berusia 20-an yang disebut sebagai saudaranya.

Baca Juga:  Sindikat Pencuri Asal Jateng Bobol Toko Sembako di Bandung, 4 Pelaku Diciduk di Cianjur

Sosok yang Ramah tapi Tertekan Ekonomi

Di kampung halamannya, Kelurahan Giriwono, Wonogiri, A dikenal aktif bersosialisasi. Ia kerap terlibat diskusi kegiatan warga, termasuk perayaan HUT RI. Namun di sisi lain, ia pernah mengeluhkan gaji Rp3 juta yang dirasa tak cukup untuk kebutuhan keluarga.

“Dia sempat cerita gaji Rp3 juta tapi juga pusing untuk kebutuhan, susu anak dan yang lainnya,” kata Wahyu, tetangga A.

A sendiri telah menikah dua kali dan memiliki tiga anak. Istrinya membantu ekonomi keluarga dengan menjadi driver ojek online sekaligus berjualan pakaian secara daring.

Warga setempat mengaku kaget dengan ulah A. “Saya kaget, karena nekat juga,” ujar Wahyu.

Setelah kasus ini mencuat, rumah A di Wonogiri ramai didatangi orang-orang asing. “Entah siapa, bahasanya nyanggong di sana,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pencurian Polresta Solo Solo Sopir Bank
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.