Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

Selasa, 15 September 2026 14:33 WIB

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Selasa, 15 September 2026 14:22 WIB

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Selasa, 15 September 2026 14:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
  • Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung
  • Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?
  • Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran
  • Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sosialisasi Pendidikan Pemilih, KPU Jabar Ajak Generasi Muda Sukseskan Pilkada 2024

By Putra JuangJumat, 20 September 2024 16:29 WIB3 Mins Read
KPU Jabar Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2024 Bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jabar di Kiarapayung, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/9/2024).

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jabar, Hedi Ardia mengatakan, acara sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan para pemilih pemula memahami adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

“Pada tanggal 27 November 2024 bagi warga Jawa Barat yang telah berusia 17 tahun, maka bisa datang ke TPS untuk memilih gubernur dan wakil gubernur serta memilih bupati dan wakil bupati juga memilih wali kota dan wakil wali kota,” ucap Hedi.

“Jadi nanti 27 November akan memilih dua, memilih bupati atau wali kota serta memilih gubernur dan wakil gubernur,” tambahnya.

Bukan hanya di Jabar, kata Hedi, pemilihan calon kepala daerah ini juga diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  KPU Jabar dan Yayasan Kebangsaan 45 Serukan Pilih Pemimpin Berdasarkan Program Kerja Bukan Popularitas

“Itulah yang dimaksud dengan pemilihan kepala daerah serentak dan itu tidak hanya di Jawa Barat tapi semua provinsi akan melakukan pemilihan kepala daerah secara serentak,” ungkapnya.

Menurutunya, sebagai generasi muda yang tumbuh menjadi warga negara yang aktif, maka sudah seharusnya anak muda melek politik dan belajar tentang demokrasi.

“Pemuda itu adalah masa depan dunia dan politik. Oleh karena itu kita harus mewarnainya. Karena dunia itulah yang akan kita warisi,” ujarnya.

Hedi mengatakan bahwa generasi mudalah yang nantinya akan menentukan tongkat estafet kepemimpinan yang akan datang.

“Kalau kita tidak peduli dengan politik maka kita perlu khawatir akan masa depan dan daerah kita masing-masing,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Hedi pun mengajak generasi muda untuk mengenal lebih dalam tentang calon pemimpinnya.

“Untuk pemilihan yang lebih maksimal dan tidak salah dalam memilih pemimpin, maka pelajari dulu siapa calonnya, apa programnya, apa visi-misinya sebelum datang ke TPS,” ucapnya.

Baca Juga:  KPU Jabar Pastikan Pendistribusian Logistik Pilkada 2024 Capai Daerah Pelosok

“Salah satunya adalah bisa mem-follow akun Instagram KPU Provinsi Jabar, di situ temen-temen bisa mendapatkan informasi banyak hal tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan kita laksanakan pada tanggal 27 November mendatang,” sambungnya.

Menurutnya, wajib bagi generasi muda mempelajari profil, rekam jejak hingga visi-misi dan program kerja calon kepala daerah.

“Sebelum masuk ke TPS, wajib temen-temen sudah mempelajari profil, visi-misi, membaca program kerja masing-masing calon gubernur dan wakilnya atau juga calon bupati dan wakilnya serta wali kota dan wakilnya,” katanya.

Dengan begitu, lanjut Hedi, generasi muda akan dapat lebih bijak dalam memilih calon kepala daerahnya.

“Apakah program kerjanya itu menguntungkan kita sebagai rakyat atau tidak, kemudian programnya itu realistis atau tidak, itu bisa dilihat salah satunya dengan melihat akun Instagram KPU Provinsi Jabar,” terangnya.

Baca Juga:  HIPSI Jabar Galang Pemilih Muda untuk Partisipasi Aktif di Pilkada 2024

Hedi mengatakan, salah satu bentuk partisipasi nyata generasi muda dalam menyukseskan Pilkada 2024 ini adalah dengan menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Temen-temen yang sudah berusia 17 tahun bisa mendaftar sebagai anggota KPPS. Nah itu salah satu bentuk partisipasi politik kongkret temen-temen dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024,” katanya.

Hedi pun mengajak generasi muda untuk bersama-sama menciptakan Pilkada 2024 yang langsung umum bebas rahasia jujur dan adil (luber jurdil).

“Karena itu perlu keterlibatan temen-temen semua. Salah satunya dengan ikut mengawal agar tidak ada lagi tim sukses atau pasangan calon yang kampanye menggunakan isu SARA,” katanya.

“Selain itu juga kita harus cegah terjadinya kampenye menggunakan politik identitas seperti menggunakan isu agama. Yang paling berbahaya itu adalah tidak boleh menggunakan politik uang karena itu bisa merusak demokrasi kita,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

generasi muda KPU Jabar pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?

Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran

TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.