Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Dari Mantan Bintang Setan Merah sampai Kiper Asing Berlabel Eropa Masuk Radar

Rabu, 23 September 2026 07:47 WIB
Salah satu wisata dekat Stasiun Padalarang adalah Wahoo Waterworld.

Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa

Rabu, 23 September 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru

Rabu, 23 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Bursa Transfer Persib Bandung: Dari Mantan Bintang Setan Merah sampai Kiper Asing Berlabel Eropa Masuk Radar
  • Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa
  • Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru
  • Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya
  • 8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga
  • Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penerbangan Susi Air Bandung-Jogja Resmi Dibuka, Harapan Baru Kebangkitan Bandara Husein Sastranegara

By Putra JuangRabu, 2 Juli 2025 16:19 WIB4 Mins Read
Susi Air
Peresmian rute penerbangan Bandung-Yogyakarta oleh Susi Air. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung kembali menggeliat dengan dibukanya rute penerbangan Bandung-Yogyakarta oleh Susi Air.

Peresmian rute ini dilakukan dalam acara Inagurasi Penerbangan Susi Air BDG – JOGJA di Terminal Bandar Udara Husein Sastranegara, pada Rabu (2/7/2025).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkapkan antusiasmenya terhadap pembukaan rute baru ini. Sebagai salah satu pelanggan setia Susi Air, Dedi mengaku sering menggunakan layanan maskapai ini untuk berbagai rute, termasuk ke Pangandaran, Jakarta, dan Tasikmalaya.

“Saya pelanggan Susi Air, jadi saat bandara ini sepi, saya termasuk yang sering pakai. Tanya ke Susi, ke Pangandaran, terus kemudian ke Jakarta, ke berbagai rute yang ada, ke Tasik saya sering menggunakan,” ucap pria yang akrab disapa KDM itu.

Lebih lanjut, KDM menekankan pentingnya mendukung pengusaha lokal seperti Susi Pudjiastuti.

“Ini adalah pengusaha asli Jawa Barat, dan ekosistemnya harus terus dibangun. Kita mulai ini, kemudian kalau nanti terisi, nanti ekosistemnya akan tumbuh. Ekosistem itu akan tumbuh kalau sudah mulai ditanam. Kalau belum ditanam, ekosistem tidak akan pernah ada,” tegasnya.

Baca Juga:  Jabar Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal, Target 3 Juta Peserta

KDM berharap, penerbangan ini dapat menjadi jalan untuk mengembangkan kembali Bandara Husein Sastranegara.

“Jadi ini adalah jalan untuk mengembangkan kembali bandara Hussein, untuk bisa hidup kembali. Hari ini Bu Susi pakai pesawat kecil, mungkin nanti makin banyak, uangnya makin banyak. Sehari bisa tiga kali itu nanti, kalau memang permintaannya dia,” ungkapnya.

Susi Air
Peresmian rute penerbangan Bandung-Yogyakarta oleh Susi Air di Bandara Husein Sastranegara. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)

Susi Air Manfaatkan Peluang di Tengah Tantangan Global

Sementara itu, Owner Susi Air, Susi Pudjiastuti, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.

“Susi Air sebetulnya sangat mengapresiasi, kita terima kasih. Biasanya yang kecil-kecil airline seperti kita tidak ada yang peduli,” ucap Susi.

Susi menjelaskan bahwa maskapainya melihat banyak peluang di tengah kondisi penerbangan global yang sedang tidak baik.

“Pada saat penerbangan ini saat sekarang tidak pada saat baik-baik. Kita alhamdulillah dengan manajemen yang ada bisa membuat pesawat kita ready terbang kapan saja dan ada,” ungkapnya.

Baca Juga:  Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

“Dan availability ini kita melihat ada banyak opportunity yang ditinggalkan oleh airline-airline berbadan besar, pesawat berbadan besar. Karena mungkin satu dan lain hal situasi kondisi spare part, suku cadang dan lain-lain banyak masalah di penerbangan ini secara global. Jadi kita ingin memanfaatkan itu dan saya pikir aset di Bandung ini luar biasa,” tambahnya.

Rute Bandung-Jogja ini akan beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Susi berharap, jika respons pasar bagus, frekuensi penerbangan dapat ditingkatkan, bahkan setiap hari atau dua kali sehari. Namun, ia menekankan pentingnya jumlah penumpang untuk keberlanjutan rute.

“Kalau terlalu banyak rugi dan terlalu lama, kita kasih waktu satu tahun mudah-mudahan penumpangnya sudah bisa ke minimal delapan dalam satu tahun rata-rata. Karena kita perlu delapan untuk bumper penerbangan,” katny.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mempromosikan rute-rute Susi Air dari Bandung, termasuk Bandung-Pangandaran dan Bandung-Jakarta.

“Jadi tolong kawan-kawan bantu dengan mempromosikan, menyampaikan kepada masyarakat. Supaya bisa memakai pesawat ini untuk rute Bandung-Jogja, Bandung-Pangandaran, Bandung-Jakarta,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perkuat Ikrar Kebangsaan, Wali Kota Bandung: Pancasila Harus Jadi Satu-satunya Ideologi

Susi juga menegaskan partisipasi Susi Air dalam menggiatkan kegiatan ekonomi masyarakat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder di Bandung yang mendukung bisnis maskapai mikro ini.

“Harganya hari ini ada promosi kalau tidak salah satu,” sebutnya.

Kolaborasi Kunci Kemajuan Bandara

Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menambahkan bahwa kemajuan industri penerbangan tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik dan regulasi, tetapi juga pelaku.

“Bahwa untuk industri penerbangan memang tidak hanya dibutuhkan secara fisik dan regulasi tetapi juga harus ada pelakunya,” ucap Farhan.

Farhan menekankan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memajukan Bandara Husein Sastranegara.

“Saya dan Dan Lanud, DPRD, Pak Gubernur serta seluruh jajaran itu berkomitmen untuk memajukan lagi, ini salah satu gerbangnya tapi kalau enggak ada pengusaha penerbangannya siapa yang mau terbang?” katanya.

“Jadi ini kolaborasi khas kita semuanya. Bagaimana sebetulnya bandara ini bisa menjadi pintu gerbang untuk masuk ke Kota Bandung dan Jawa Barat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandara Husein Sastranegara Dedi Mulyadi Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci

Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.