Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Malam Penuh Cahaya: Pawai Hias HJKB 215 Tampilkan Wajah Baru Bandung

By SusanaMinggu, 26 Oktober 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215. Foto: bandung.go.id.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215 dipastikan semakin meriah dengan digelarnya pawai kendaraan hias pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025.

Tahun ini, pawai mengusung nuansa berbeda karena seluruh rangkaian berlangsung di malam hari, menghadirkan suasana “Bandung Sumirat” yang penuh cahaya dan energi positif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pawai tahun ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi ekspresi kreatif yang merepresentasikan karakter Kota Bandung sebagai kota budaya, inovasi, dan cahaya.

“Kalau karnaval Jawa Barat sudah bagus banget, karnaval Asia Afrika juga bagus. Nah, yang ini berbeda karena dilakukan malam hari. Setelah hujan reda, udara sejuk, cahaya di mana-mana. Kami ingin menunjukkan Bandung yang siap menyemburatkan cahaya, alias sumirat,” ujar Farhan di Balai Kota, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga:  Penertiban PKL Cicadas Berjalan Humanis, Pemkot Utamakan Dialog

Replika Landmark Bandung Jadi Sorotan

Setiap kendaraan hias menampilkan tema berbeda sesuai kreativitas dinas, wilayah, hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka diwajibkan membawa ikon-ikon Bandung, mulai dari gedung bersejarah hingga elemen budaya.

“Ada replika Gedung Merdeka, Museum Geologi, sampai gedung bank lama. Semua menampilkan kekayaan sejarah dan identitas kota,” jelas Farhan.

Pawai ini disebut menjadi ruang bagi OPD untuk beradu kreativitas sekaligus menampilkan pride atau kebanggaan sebagai bagian dari kota berusia 215 tahun tersebut.

Baca Juga:  Cegah Korupsi. Pemkot Bandung Gencarkan Penerapan Fraud Control Plan

Farhan Tampil Dengan Atribut Unik

Dengan gaya komunikasinya yang santai, Farhan membagikan cerita ringan mengenai persiapannya mengikuti pawai. Ia bahkan mengaku mendapat izin menggunakan lampu strobo dan kendaraan pemadam kebakaran sebagai atribut parade.

“Saya sudah dapat izin pakai strobo ninu-ninu, toot-toot, wot-wotnya boleh dong! Saya pakai mobil pemadam kebakaran juga, ini kostum paling bagus yang saya punya,” ujarnya sambil tertawa.

Rute Pawai: Dari Balai Kota Hingga Tegallega

Farhan mengajak warga untuk menikmati pawai di sepanjang rute utama yang telah ditentukan.

Baca Juga:  Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis

“Silakan nikmati. Rutenya dari Balai Kota ke Braga, belok kanan ke Suniaraja, lanjut ke Otista sampai Tegallega. Nggak perlu jauh-jauh, cukup di sepanjang jalur itu saja,” katanya.

Simbol Kolaborasi dan Kota Penuh Cahaya

Menurut Farhan, kemeriahan pawai kendaraan hias HJKB ke-215 menegaskan kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merayakan perjalanan Kota Bandung.

“Bandung ini kota yang penuh cahaya, penuh kreativitas, dan selalu hidup. Mari rayakan dengan bahagia, dengan cara kita masing-masing,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Sumirat HJKB 215 Muhammad Farhan pawai kendaraan hias Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.