Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Malam Penuh Cahaya: Pawai Hias HJKB 215 Tampilkan Wajah Baru Bandung

By SusanaMinggu, 26 Oktober 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215. Foto: bandung.go.id.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215 dipastikan semakin meriah dengan digelarnya pawai kendaraan hias pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025.

Tahun ini, pawai mengusung nuansa berbeda karena seluruh rangkaian berlangsung di malam hari, menghadirkan suasana “Bandung Sumirat” yang penuh cahaya dan energi positif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pawai tahun ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi ekspresi kreatif yang merepresentasikan karakter Kota Bandung sebagai kota budaya, inovasi, dan cahaya.

“Kalau karnaval Jawa Barat sudah bagus banget, karnaval Asia Afrika juga bagus. Nah, yang ini berbeda karena dilakukan malam hari. Setelah hujan reda, udara sejuk, cahaya di mana-mana. Kami ingin menunjukkan Bandung yang siap menyemburatkan cahaya, alias sumirat,” ujar Farhan di Balai Kota, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga:  Kasus Pohon Jalan Riau Naik ke Ranah Pidana, Videotron Disegel dan ASN Ikut Diperiksa

Replika Landmark Bandung Jadi Sorotan

Setiap kendaraan hias menampilkan tema berbeda sesuai kreativitas dinas, wilayah, hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka diwajibkan membawa ikon-ikon Bandung, mulai dari gedung bersejarah hingga elemen budaya.

“Ada replika Gedung Merdeka, Museum Geologi, sampai gedung bank lama. Semua menampilkan kekayaan sejarah dan identitas kota,” jelas Farhan.

Pawai ini disebut menjadi ruang bagi OPD untuk beradu kreativitas sekaligus menampilkan pride atau kebanggaan sebagai bagian dari kota berusia 215 tahun tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

Farhan Tampil Dengan Atribut Unik

Dengan gaya komunikasinya yang santai, Farhan membagikan cerita ringan mengenai persiapannya mengikuti pawai. Ia bahkan mengaku mendapat izin menggunakan lampu strobo dan kendaraan pemadam kebakaran sebagai atribut parade.

“Saya sudah dapat izin pakai strobo ninu-ninu, toot-toot, wot-wotnya boleh dong! Saya pakai mobil pemadam kebakaran juga, ini kostum paling bagus yang saya punya,” ujarnya sambil tertawa.

Rute Pawai: Dari Balai Kota Hingga Tegallega

Farhan mengajak warga untuk menikmati pawai di sepanjang rute utama yang telah ditentukan.

Baca Juga:  Sentuhan Spiritual di Balik Solusi Masalah Kota, Farhan Ingin Hidupkan Kajian Rutin di Alun-alun Bandung

“Silakan nikmati. Rutenya dari Balai Kota ke Braga, belok kanan ke Suniaraja, lanjut ke Otista sampai Tegallega. Nggak perlu jauh-jauh, cukup di sepanjang jalur itu saja,” katanya.

Simbol Kolaborasi dan Kota Penuh Cahaya

Menurut Farhan, kemeriahan pawai kendaraan hias HJKB ke-215 menegaskan kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merayakan perjalanan Kota Bandung.

“Bandung ini kota yang penuh cahaya, penuh kreativitas, dan selalu hidup. Mari rayakan dengan bahagia, dengan cara kita masing-masing,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.