Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Malam Penuh Cahaya: Pawai Hias HJKB 215 Tampilkan Wajah Baru Bandung

By SusanaMinggu, 26 Oktober 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215. Foto: bandung.go.id.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215 dipastikan semakin meriah dengan digelarnya pawai kendaraan hias pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025.

Tahun ini, pawai mengusung nuansa berbeda karena seluruh rangkaian berlangsung di malam hari, menghadirkan suasana “Bandung Sumirat” yang penuh cahaya dan energi positif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pawai tahun ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi ekspresi kreatif yang merepresentasikan karakter Kota Bandung sebagai kota budaya, inovasi, dan cahaya.

“Kalau karnaval Jawa Barat sudah bagus banget, karnaval Asia Afrika juga bagus. Nah, yang ini berbeda karena dilakukan malam hari. Setelah hujan reda, udara sejuk, cahaya di mana-mana. Kami ingin menunjukkan Bandung yang siap menyemburatkan cahaya, alias sumirat,” ujar Farhan di Balai Kota, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga:  Resmi Juara Liga 1, Farhan Ajak Warga Bandung Rayakan Persib dengan Tertib

Replika Landmark Bandung Jadi Sorotan

Setiap kendaraan hias menampilkan tema berbeda sesuai kreativitas dinas, wilayah, hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka diwajibkan membawa ikon-ikon Bandung, mulai dari gedung bersejarah hingga elemen budaya.

“Ada replika Gedung Merdeka, Museum Geologi, sampai gedung bank lama. Semua menampilkan kekayaan sejarah dan identitas kota,” jelas Farhan.

Pawai ini disebut menjadi ruang bagi OPD untuk beradu kreativitas sekaligus menampilkan pride atau kebanggaan sebagai bagian dari kota berusia 215 tahun tersebut.

Baca Juga:  Harapan Besar Wali Kota Bandung untuk Persib: Bukan Sekadar Juara, Tapi Penggerak Ekonomi

Farhan Tampil Dengan Atribut Unik

Dengan gaya komunikasinya yang santai, Farhan membagikan cerita ringan mengenai persiapannya mengikuti pawai. Ia bahkan mengaku mendapat izin menggunakan lampu strobo dan kendaraan pemadam kebakaran sebagai atribut parade.

“Saya sudah dapat izin pakai strobo ninu-ninu, toot-toot, wot-wotnya boleh dong! Saya pakai mobil pemadam kebakaran juga, ini kostum paling bagus yang saya punya,” ujarnya sambil tertawa.

Rute Pawai: Dari Balai Kota Hingga Tegallega

Farhan mengajak warga untuk menikmati pawai di sepanjang rute utama yang telah ditentukan.

Baca Juga:  Farhan Geram Soal Kisruh Kebun Binatang Bandung: Pasea Terus, Selesaikan Sendiri!

“Silakan nikmati. Rutenya dari Balai Kota ke Braga, belok kanan ke Suniaraja, lanjut ke Otista sampai Tegallega. Nggak perlu jauh-jauh, cukup di sepanjang jalur itu saja,” katanya.

Simbol Kolaborasi dan Kota Penuh Cahaya

Menurut Farhan, kemeriahan pawai kendaraan hias HJKB ke-215 menegaskan kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merayakan perjalanan Kota Bandung.

“Bandung ini kota yang penuh cahaya, penuh kreativitas, dan selalu hidup. Mari rayakan dengan bahagia, dengan cara kita masing-masing,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.