Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Kamis, 15 Oktober 2026 16:08 WIB

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Kamis, 15 Oktober 2026 15:57 WIB

Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!

Kamis, 15 Oktober 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI
  • Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje
  • Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!
  • Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Persib Kuasai Grup E ACL Two, FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen
  • Habis Sudah! Bupati Gowa Husniah Dipecat Tidak Hormat: Dari Skandal Asmara Hingga Pemerasan Rp16 Miliar!
  • Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Temuan Fosil Tinja Ungkap Alasan Dinosaurus Berkuasa di Bumi

By Aga GustianaSabtu, 28 Desember 2024 16:36 WIB2 Mins Read
Penemuan fosil tinja dinosaurus. (Foto: Arsip Grzegorz Niedzwiedzki via Journal Nature)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ahli paleontologi berhasil mengungkap alasan mengapa dinosaurus bisa berkuasa di bumi lewat penemuan fosil tinja.

Diketahui, dinosaurus sempat menguasai Bumi pada ratusan juta tahun yang lalu sebelum manusia menghuni planet ini. Dinosaurus memiliki berbagai jenis dan ukuran yang besar.

Paleontolog dari Universitas Uppsala, Swedia, Martin Qvarnström berpendapat fosil tinja yang dikenal sebagai bromalit menyimpan banyak informasi paleoekologi yang sering diabaikan.

“Kita tahu banyak tentang kehidupan dan kepunahan mereka, tetapi tidak tahu bagaimana mereka muncul,” ujarnya.

Martin bersama rekannya melakukan studi dengan memanfaatkan lebih dari 500 bromalit yang dikumpulkan dari cekungan Polandia selama 25 tahun terakhir. Fosil-fosil tersebut berasal dari periode Trias Akhir hingga Jura Awal, antara 247 hingga 200 juta tahun yang lalu.

Bromalit ini mencakup hasil tinja dan muntahan, yang masing-masing dikenal sebagai korpolit dan regurgitalit.

Dari hasil penelitian menunjukan jika ukuran dan variasi bromalit ini meningkat seiring waktu. Hal ini mengindikasikan kehadiran hewan yang lebih besar dan pola makan yang lebih beragam.

Melalui teknologi pemindaian 3D menggunakan fasilitas radiasi sinkrotron di Grenoble, Prancis, para ilmuwan mampu melihat stuktur internal fosil secara detail. Fasilitas ini menghasilkan sinar-X yang sangat kuat, memungkinkan analisis hingga tingkat molekuler.

Hasilnya, tim menemukan sisa-sisa makanan seperti ikan, serangga, tanaman, bahkan tulang hewan lain yang dihancurkan oleh predator.

“Tampak seperti kotoran yang ditinggalkan anjing Anda di taman dan sangat jelas apa itu. Dalam kasus lain, terutama herbivora, mereka lebih sulit dikenali,” kata Qvarnström.

Studi ini menyimpulkan bahwa perjalanan evolusi dinosaurus melalui lima tahapan utama. Awalnya, nenek moyang mereka adalah omnivora, memakan tumbuhan dan daging. Mereka kemudian berevolusi menjadi dinosaurus karnivora dan herbivora pertama.

Fase penting terjadi ketika aktivitas vulkanik meningkatkan keragaman jenis tumbuhan, yang kemudian memicu kemunculan dinosaurus herbivora besar dan beragam.

Tahapan berikutnya ditandai oleh munculnya dinosaurus karnivora raksasa pada awal periode Jura, sekitar 200 juta tahun lalu. Dinosaurus mempertahankan supremasi ini hingga asteroid yang menghantam Bumi sekitar 66 juta tahun lalu, memicu kepunahan massal mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong

7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Anjlok Rp13.000, Segini Daftar Lengkapnya!

Ilustrasi Sate

Tak Cukup Satu Tusuk! Ini 5 Pilihan Tempat Makan Sate Maranggi di Purwakarta

Bukan Cuma Tahu Sumedang, 4 Kuliner Tradisional Ini Punya Cita Rasa Unik

Jalan-Jalan ke Bandung Jangan Cuma ke Tempat Wisata, Ini 5 Kuliner Legendarisnya

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.