Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026 13:22 WIB

Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?

Jumat, 18 September 2026 13:02 WIB
Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Jumat, 18 September 2026 12:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
  • Hasil Liga Europa: Juventus Pesta 5-0, Bournemouth Bikin Kejutan di Markas Real Sociedad
  • Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba
  • Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul
  • Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm
  • Persib Ditunggu Persijap di Jepara, Ini Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tengku Zanzabella Kritik Broken Strings: Apa Benar Pola Asuh Membentuk Cerita?

By SusanaSenin, 19 Januari 2026 15:34 WIB3 Mins Read
Broken Strings. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id/ – Kontroversi memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans kembali menjadi perbincangan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan Tengku Zanzabella yang tidak hanya mempertanyakan konsistensi isi buku, tetapi juga menyoroti peran serta pola asuh orang tua Aurelie yang dinilainya relevan untuk dibahas secara terbuka.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan baru di media sosial, di tengah publik yang masih terbelah dalam menyikapi narasi yang disampaikan Aurelie dalam bukunya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @zanzabellaa, Tengku Zanzabella menyampaikan bahwa pembahasan seharusnya tidak berhenti pada sosok yang disamarkan sebagai “Bobby”, melainkan juga menyinggung kondisi keluarga yang membentuk psikologis Aurelie sejak awal.

“Si Aurel bilang jangan mengejar ciri orang-orang di dalam Broken Strings. Gue sepakat. Tapi gue saranin elu untuk ngebahas perasaan hancur lu semasa masih bersama orang tua elu sampai lu ketemu si Bobby. Gue penasaran sama pola asuh mereka,” tulis Zanzabella, dikutip Senin (19/1/2026).

Baca Juga:  Di Tengah Kontroversi Broken Strings, Roby Tremonti Kirim Pesan untuk Tyler Bigenho

Ia menilai, sejak awal cerita terdapat keterlibatan orang tua, sehingga pembahasan mengenai pola asuh menjadi bagian penting untuk memahami keseluruhan konteks kisah yang diangkat dalam buku tersebut.

“Dari awal pun ada keterlibatan orang tua di sana. Karena semua sudah ramai, mari kita bahas pola asuh,” lanjutnya dalam keterangan unggahan.

Respons Warganet Terbelah

Pernyataan Zanzabella langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian netizen mengaku memiliki pertanyaan serupa dan menilai isu pola asuh memang layak dibahas.

“Nahhhh! Ini pertanyaan aku juga,” tulis seorang pengguna media sosial.

Namun, tak sedikit pula yang menilai fokus Zanzabella justru melenceng dari isu utama yang dianggap lebih krusial, seperti dugaan kekerasan dan child grooming.

Baca Juga:  Drama Pernikahan Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans: Fakta dan Klarifikasi Terkuak

“Ngapain fokus ke pola asuh orang? Fokus ke inti masalahnya aja, abuse dan child grooming itu yang harus di-highlight,” tulis netizen lainnya.

Ada pula warganet yang mencoba melihat persoalan dari sudut pandang psikologis keluarga. Menurut mereka, pola asuh dalam keluarga memang kerap menjadi faktor awal terbentuknya trauma mental seseorang.

“Awal mula kerusakan mental atau trauma itu seringnya dari rumah sendiri, dari orang tua atau keluarga. Selebihnya hanya faktor pendukung,” tulis seorang netizen panjang lebar.

Disarankan Baca Ulang Buku

Di sisi lain, sejumlah netizen menyarankan agar Tengku Zanzabella membaca ulang buku Broken Strings sebelum menyampaikan penilaian lebih jauh.

“Saranku mending baca atau baca ulang lagi bukunya Aurelie,” tulis salah satu komentar.

Sebelumnya, Tengku Zanzabella juga sempat menyatakan keraguannya terhadap isi memoar tersebut. Ia menilai terdapat sejumlah bagian cerita yang tidak konsisten, mulai dari detail peristiwa hingga alur kedekatan antar tokoh.

Baca Juga:  Profil Aurelie Moeremans, dari Modeling Bandung hingga Memoar Viral Broken Strings

“Banyak hal yang tidak konsisten di sana, seperti detail, pertemuan, dan kedekatan,” ujarnya.

Ingatkan Publik Tidak Menghakimi Sepihak

Zanzabella juga mengingatkan publik agar tidak terburu-buru memvonis seseorang hanya berdasarkan narasi dalam buku, terutama dalam isu sensitif seperti dugaan child grooming.

Menurutnya, muncul ketidakadilan ketika warganet langsung menunjuk satu nama tertentu tanpa proses hukum yang jelas.

“Dengan tidak mengurangi empati terhadap korban, kita juga tidak boleh langsung memvonis seseorang sebagai pelaku,” tegasnya.

Meski demikian, ia menegaskan tidak berpihak secara mutlak kepada siapa pun. Zanzabella justru mendorong agar persoalan tersebut dibawa ke jalur hukum agar kebenaran dapat dibuktikan secara objektif.

“Gue mendukung Aurelie untuk membawanya ke jalur hukum, supaya dibuktikan dengan benar, bukan opini yang mendahului putusan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aurelie Moeremans broken strings
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan

Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba

10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh

Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.