Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Jumat, 19 Juni 2026 21:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
  • Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

The Great Asia Africa Lembang Suguhkan Wahana Baru Berbasis AI

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 8 September 2025 09:30 WIB2 Mins Read
The Great Asia Africa (TGAA) Lembang menghadirkan Museum Lotus, wahana sejarah berbasis AI. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tempat wisata The Great Asia Africa (TGAA) Lembang terus berbenah dengan menghadirkan beragam daya tarik baru.

Setelah dikenal dengan miniatur budaya dari berbagai negara, kini TGAA meluncurkan Museum Lorong Waktu Sejarah (Lotus) sebagai wahana terbaru berbasis Artificial Intelligence (AI).

Peresmian Museum Lotus digelar pada Minggu (7/9/2025) dengan menggandeng PT Curaweda Palagan Innotech. Kehadirannya menjadi terobosan pertama di Bandung yang menggabungkan edukasi sejarah dengan sentuhan teknologi digital modern.

Public Relation TGAA, Intania Setiati, menjelaskan Museum Lotus dipilih karena menyajikan pengalaman sejarah yang imersif.

Pengunjung diajak menyelami kembali peristiwa bersejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 yang menjadikan Bandung sebagai sorotan dunia.

“Di TGAA memang menampilkan ikon dari beberapa negara peserta KAA, mulai dari busana, adat, hingga makanan. Kehadiran Museum Lotus diharapkan memperkaya edukasi, terutama bagi pelajar, bahwa Bandung pernah menjadi tuan rumah diplomasi besar dunia,” kata Intania.

Museum Lotus menampilkan film pendek berdurasi tujuh menit yang diputar secara berkala di dalam ruang teater. Film tersebut memvisualisasikan kembali peristiwa KAA 1955 dengan narasi modern sehingga mudah dipahami lintas generasi.

Tidak hanya menonton film, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas interaktif berbasis AI. Mulai dari AI generative painting, ruang tunggu dengan informasi sejarah digital, hingga berfoto bersama avatar tokoh KAA yang dihadirkan secara virtual.

Menurut Intania, keberadaan wahana ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga dorongan untuk meningkatkan minat literasi sejarah di kalangan masyarakat.

“Suguhan sejarah dengan teknologi AI ini pertama di Bandung, sekaligus menjadi kebanggaan baru bagi TGAA,” ujarnya.

Tiket masuk Museum Lotus belum termasuk dalam tiket masuk TGAA. Namun, bagi pengunjung yang ingin reservasi wisata edukasi, pihak pengelola juga menyediakan paket khusus. Konten film di dalam museum rencananya akan diperbarui setiap beberapa bulan sekali tanpa keluar dari tema KAA.

Intania menambahkan, kolaborasi dengan PT Curaweda Palagan Innotech dilakukan dengan memanfaatkan salah satu area TGAA yang disulap menjadi ruang pertunjukan. 

“Konsep ini tidak hanya menambah wahana baru, tapi juga membangun pengalaman wisata edukatif yang berbeda,” katanya.

Dengan hadirnya Museum Lotus, TGAA menegaskan diri sebagai destinasi wisata yang tak hanya menghibur, tapi juga mendidik. Wahana berbasis AI ini menjadi bukti bagaimana sejarah bisa dihidupkan kembali lewat teknologi modern, sekaligus menjaga Bandung tetap dikenal sebagai kota bersejarah dunia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi

Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!

Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima

Plot Twist Jule! Hempas Safrie Ramadhan, Kini Sukses Bikin Syahran Dezencly Bertekuk Lutut!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.