Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Sabtu, 1 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tiga Rumah Sakit Iran Diserang, Ketegangan dengan Israel Semakin Meningkat

By Aga GustianaSabtu, 21 Juni 2025 08:00 WIB2 Mins Read
Rumah sakit di Iran diduga diserang rudal Israel. (Foto: Anadolu)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Kesehatan Iran mengungkapkan bahwa sebuah rumah sakit di ibu kota Teheran menjadi sasaran serangan militer Israel pada Jumat (20/6/2025). Insiden ini menambah daftar fasilitas medis yang terdampak konflik, menjadikannya rumah sakit ketiga yang diserang sejak eskalasi terjadi sepekan lalu.

Menurut laporan kantor berita resmi IRNA, enam unit ambulans dan satu pusat layanan kesehatan terpadu juga ikut terkena imbas serangan yang disebut “brutal” oleh otoritas Iran. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Kesehatan Iran dan dikutip oleh Al Jazeera, Sabtu (21/6/2025).

Rentetan Serangan dan Pelanggaran Hukum Internasional

Sejak dimulainya serangan pada Jumat pekan lalu, Iran menuduh Israel telah melanggar hukum dan konvensi internasional lebih dari enam kali. Serangan yang dilakukan disebut sebagai bentuk agresi yang tidak hanya menargetkan infrastruktur militer, tetapi juga fasilitas sipil dan kesehatan.

Salah satu serangan signifikan terjadi pada Senin lalu, ketika rudal menghantam Rumah Sakit Farabi di kota Kermanshah, wilayah barat Iran. Menurut laporan Tehran Times, bangunan rumah sakit mengalami kerusakan serius, dengan peralatan medis hancur dan jendela pecah, yang menyebabkan luka-luka pada pasien yang tengah dirawat.

Lebih awal, pada 14 Juni, pesawat tak berawak milik Israel dilaporkan menyerang area sekitar Rumah Sakit Anak Hakim di Teheran selatan. Serangan ini memicu kemarahan dari lembaga kesehatan dan organisasi kemanusiaan Iran, yang menuduh Israel melakukan pelanggaran berat terhadap prinsip netralitas medis dalam konflik bersenjata. Mereka menyebut tindakan itu sebagai kejahatan perang.

Israel Nyatakan Target Serangan Adalah Simbol Pemerintahan Iran

Menanggapi tuduhan tersebut, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengakui bahwa serangan mereka memang menyasar struktur kekuasaan Iran. Dalam pernyataan resminya, Katz menyebut bahwa militer telah diperintahkan untuk menggempur “simbol-simbol rezim” sebagai bagian dari strategi untuk menggoyang kestabilan pemerintahan di Teheran.

“Kami akan menyerang seluruh basis kekuatan dan alat penindas rezim, termasuk Garda Revolusi dan kelompok Basij,” tegas Katz.

Pernyataan ini memperjelas pergeseran arah operasi militer Israel yang semula fokus pada infrastruktur nuklir, kini meluas menjadi upaya destabilisasi politik internal Iran. Bahkan, sebelumnya Katz secara terbuka menyatakan niat Israel untuk menargetkan tokoh tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Kecaman Internasional dan Ancaman Eskalasi

Tindakan Israel yang menargetkan fasilitas kesehatan telah memicu kecaman dari berbagai organisasi internasional. Para pakar hukum humaniter internasional mengingatkan bahwa menyerang rumah sakit yang aktif menjalankan fungsi medis adalah pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa.

Jika eskalasi ini terus berlanjut, para analis memperingatkan risiko konflik regional yang lebih luas, mengingat posisi strategis Iran dan keterlibatan berbagai aktor regional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hukum Internasional Iran Israel Konflik Timur Tengah Teheran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.