bukamata.id – Suasana suka cita dalam pesta rakyat untuk merayakan pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar—putra Gubernur Jawa Barat—berubah menjadi duka mendalam. Ribuan warga yang memadati kawasan Pendopo Garut dan Alun-Alun Babancong pada Jumat siang, tak menyangka perayaan meriah itu akan berakhir dengan insiden maut.
Acara ini awalnya digagas sebagai bentuk rasa syukur atas bersatunya dua tokoh muda penting di Jawa Barat. Sajian kuliner dari 25 kabupaten/kota disediakan secara gratis bagi masyarakat yang hadir. Sejak pukul 13.00 WIB, kerumunan mulai memadati lokasi. Namun, lonjakan pengunjung yang tidak diimbangi dengan manajemen kerumunan yang efektif memicu kekacauan.
Sekitar pukul 15.30 WIB, desak-desakan hebat terjadi di sejumlah titik tenda makanan. Keterbatasan ruang dan kurangnya pengawasan menyebabkan kepanikan. Beberapa warga terjatuh dan terinjak-injak dalam kepadatan yang tak terkendali.
Berdasarkan keterangan dari pihak keamanan dan saksi mata, insiden ini merenggut empat nyawa—termasuk seorang anggota kepolisian yang tengah bertugas. Tiga korban lainnya merupakan warga sipil. Belum ada informasi resmi terkait identitas para korban. Sejumlah korban luka langsung dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapat perawatan intensif.
Petugas dari Polres Garut, Satpol PP, serta tim medis dan relawan turun tangan untuk mengevakuasi korban dan menenangkan massa. Garis polisi dipasang di beberapa area untuk mengamankan lokasi dan mencegah kepadatan ulang. Arus pengunjung pun mulai dikendalikan secara bertahap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari panitia penyelenggara maupun pemerintah daerah. Keluarga besar kedua mempelai juga belum memberikan komentar terkait kejadian tragis ini.
Di media sosial, tagar belasungkawa mulai menggema. Warganet menyampaikan duka cita sekaligus menyerukan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan acara besar yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Tragedi ini menjadi pelajaran berharga bahwa euforia dalam sebuah perayaan harus diiringi dengan perencanaan matang, pengamanan ketat, dan protokol keselamatan yang terukur demi melindungi keselamatan publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











