bukamata.id – Empat mahasiswa dilaporkan sempat terjebak di kawasan wisata alam Tebing Keraton, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (15/7/2025).
Beruntung, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat usai proses pencarian intensif oleh tim penyelamat gabungan.
Menurut keterangan resmi dari Operator Tim Penyelamat Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandung, Andri, kejadian bermula saat keempat mahasiswa tersebut melakukan trekking dari Pos 1 Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda sekitar pukul 07.00 WIB dengan tujuan menuju Curug Ciomas.
“Mereka tiba di Curug Ciomas sekitar pukul 10.30 WIB dan beristirahat selama satu jam, lalu melanjutkan perjalanan menuju Tebing Keraton. Namun mereka memilih jalur ekstrem yang justru membawa mereka terjebak di tebing curam,” ujar Andri.
Awalnya, korban mencoba menghubungi SAR namun tidak mendapat respons karena kendala sinyal. Akhirnya, salah satu dari mereka mengirimkan pesan melalui WhatsApp ke Disdamkarmat Kota Bandung pada pukul 13.31 WIB.
“Berdasarkan koordinat yang dikirim, mereka berada beberapa ratus meter dari Pos Tebing Keraton. Meski berada di medan terjal, sinyal seluler masih dapat diakses sehingga mereka bisa mengirimkan lokasi terakhir,” jelasnya.
Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Disdamkarmat Kota Bandung, Damkar Kabupaten Bandung, serta PMI Kota Bandung segera melakukan pencarian ke lokasi.
“Tantangan utama kami adalah memastikan titik lokasi mereka. Kami sempat menyisir sekitar 700 meter dari titik awal penurunan sebelum akhirnya menemukan mereka,” ujar Andri.
Keempat mahasiswa akhirnya ditemukan dan dievakuasi pada pukul 15.37 WIB. Mereka mengalami kelelahan dan luka memar ringan pada bagian kaki, namun secara umum berada dalam kondisi baik.
“Saat ditemukan, mereka sudah mulai kehabisan logistik. Hanya membawa sekitar 1,5 liter air dan beberapa cemilan,” tambahnya.
Untuk mencegah insiden serupa, Andri mengimbau para pecinta alam dan wisatawan yang ingin mendaki atau menjelajah jalur ekstrem seperti Tebing Keraton agar memperhatikan keselamatan.
“Pilihlah jalur sesuai kemampuan fisik, selalu berkoordinasi dengan petugas setempat, dan pastikan membawa perlengkapan yang memadai,” pesannya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











