Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HUT ke-81 Jabar, Ketimpangan Pembangunan dan Efisiensi Birokrasi Jadi Sorotan

Kamis, 20 Agustus 2026 06:48 WIB

Daftar Kode Redeem FF Terbaru 20 Agustus 2026, Segera Klaim Hadiahnya!

Kamis, 20 Agustus 2026 06:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 20 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Cairkan hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HUT ke-81 Jabar, Ketimpangan Pembangunan dan Efisiensi Birokrasi Jadi Sorotan
  • Daftar Kode Redeem FF Terbaru 20 Agustus 2026, Segera Klaim Hadiahnya!
  • Klaim Saldo DANA Gratis 20 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Cairkan hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini
  • Kumpulan Kode Redeem FF 20 Agustus 2026 Terbaru: Klaim Skin & Diamond Gratis Hari Ini
  • Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya
  • Tikung PSG di Detik Akhir, Aston Villa Resmi Amankan Tanda Tangan Zion Suzuki
  • Skandal Pancatera: Jual Narasi Kritis, Tapi ‘Pesta’ di Istana? Netizen Merasa Dikhianati!
  • Modal Tampil di Bali, Fitrah Maulana Siap Bersaing di Skuad Utama Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Video Mahasiswa KKN Durasi 13 Menit Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

By Aga GustianaSabtu, 14 Februari 2026 14:35 WIB3 Mins Read
Viral Video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang spekulasi masih menyelimuti kasus video asusila yang mengguncang publik di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rekaman berdurasi 13 menit 17 detik yang memperlihatkan sepasang remaja di sebuah kamar dengan sprei merah motif floral tersebut sempat memicu kegaduhan besar setelah narasi liar menghubungkannya dengan kegiatan akademis mahasiswa.

Awalnya, isu yang berkembang di platform WhatsApp menyebutkan bahwa pemeran dalam video tersebut adalah peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam, klaim tersebut mulai rontok satu per satu.

Kronologi Munculnya Framing Negatif

Isu ini pertama kali mencuat dengan mencatut nama sebuah posko KKN di Desa Lenek, Lombok Timur. Informasi yang simpang siur ini semakin keruh setelah adanya pernyataan dari pihak desa yang membenarkan kehadiran mahasiswa KKN di wilayah tersebut hingga berakhirnya masa tugas pada 5 Februari 2026.

Meski demikian, pihak Universitas Mataram (Unram) dengan cepat mengambil langkah tegas untuk memutus rantai disinformasi ini. Melalui pernyataan resmi, kampus memastikan bahwa pelaku dalam rekaman tersebut sama sekali bukan bagian dari sivitas akademika mereka.

Bantahan Keras dan Dampak Psikologis

Mahasiswi berinisial AJP, yang namanya terseret sebagai tertuduh pemeran wanita, secara terbuka melakukan pembelaan diri. Didampingi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), ia membantah keterlibatannya dalam video yang merusak reputasinya tersebut.

“Saya berani bersumpah, bukan saya di dalam video tersebut,” tegas AJP dalam keterangannya di depan Satgas PPKS.

Ketua LPPM Unram, Andi Chairil Ichsan, menyatakan bahwa tudingan tersebut adalah bentuk framing jahat yang menyasar mahasiswa KKN tanpa dasar bukti yang kuat. Fokus kampus saat ini adalah memulihkan kondisi mental AJP yang terguncang akibat perundungan di media sosial.

“Kami lebih fokus ke pemulihan si adik itu terlebih dahulu,” tutur Andi Chairil, sembari memastikan bahwa pihak kampus memberikan pendampingan psikologis penuh.

Penyelidikan Kepolisian Tetap Berjalan

Meski Universitas Mataram telah merilis bantahan, aparat kepolisian tidak serta merta menghentikan proses investigasi. Polres Lombok Timur tetap berkomitmen untuk mengungkap siapa dalang di balik penyebaran konten tersebut serta memastikan kebenaran di balik narasi yang beredar.

Kasatreskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melacak jejak digital pengunggah pertama.

“Kami tetap melakukan penelusuran (penyelidikan) terkait kebenaran video tersebut, meskipun sudah ada klarifikasi dari pihak kampus,” pungkas Iptu Arie.

Pelajaran dari Kasus Misinformasi

Kasus ini menjadi potret nyata betapa berbahayanya penggabungan fakta yang tidak relevan (keberadaan mahasiswa KKN) dengan konten asusila untuk menciptakan berita bohong (hoax). Foto-foto mahasiswa yang melakukan kegiatan sosial diputarbalikkan narasinya hingga menimbulkan kerugian moral yang tak ternilai bagi korban yang tidak bersalah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita KKN Unram Berita NTB Hari Ini Hoax Video Asusila Klarifikasi Satgas PPKS Video Viral Lombok Timur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Kode Redeem FF Terbaru 20 Agustus 2026, Segera Klaim Hadiahnya!

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 20 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Cairkan hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini

Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 20 Agustus 2026 Terbaru: Klaim Skin & Diamond Gratis Hari Ini

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya

ASUS ExpertBook Ultra Jadi Flagship Laptop Bisnis dengan Performa AI dan Keamanan Enterprise

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Desil Bansos Tak Sesuai Kenyataan? Ini Cara Mudah Mengubahnya Pakai HP dan Persyaratannya

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.