Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium

Jumat, 5 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka

Jumat, 5 Juni 2026 01:00 WIB

Ogah Cuma Numpang Lewat di Asia, Manajemen Persib Beberkan Rencana Besar di Musim Depan

Kamis, 4 Juni 2026 21:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium
  • Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka
  • Ogah Cuma Numpang Lewat di Asia, Manajemen Persib Beberkan Rencana Besar di Musim Depan
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?
  • Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate
  • Maxwell Souza Resmi Tinggalkan Persija, Akankah Sang Striker Merapat ke Persib?
  • Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih
  • Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Video Mahasiswa KKN Durasi 13 Menit Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

By Aga GustianaSabtu, 14 Februari 2026 14:35 WIB3 Mins Read
Viral Video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang spekulasi masih menyelimuti kasus video asusila yang mengguncang publik di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rekaman berdurasi 13 menit 17 detik yang memperlihatkan sepasang remaja di sebuah kamar dengan sprei merah motif floral tersebut sempat memicu kegaduhan besar setelah narasi liar menghubungkannya dengan kegiatan akademis mahasiswa.

Awalnya, isu yang berkembang di platform WhatsApp menyebutkan bahwa pemeran dalam video tersebut adalah peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam, klaim tersebut mulai rontok satu per satu.

Kronologi Munculnya Framing Negatif

Isu ini pertama kali mencuat dengan mencatut nama sebuah posko KKN di Desa Lenek, Lombok Timur. Informasi yang simpang siur ini semakin keruh setelah adanya pernyataan dari pihak desa yang membenarkan kehadiran mahasiswa KKN di wilayah tersebut hingga berakhirnya masa tugas pada 5 Februari 2026.

Meski demikian, pihak Universitas Mataram (Unram) dengan cepat mengambil langkah tegas untuk memutus rantai disinformasi ini. Melalui pernyataan resmi, kampus memastikan bahwa pelaku dalam rekaman tersebut sama sekali bukan bagian dari sivitas akademika mereka.

Bantahan Keras dan Dampak Psikologis

Mahasiswi berinisial AJP, yang namanya terseret sebagai tertuduh pemeran wanita, secara terbuka melakukan pembelaan diri. Didampingi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), ia membantah keterlibatannya dalam video yang merusak reputasinya tersebut.

“Saya berani bersumpah, bukan saya di dalam video tersebut,” tegas AJP dalam keterangannya di depan Satgas PPKS.

Ketua LPPM Unram, Andi Chairil Ichsan, menyatakan bahwa tudingan tersebut adalah bentuk framing jahat yang menyasar mahasiswa KKN tanpa dasar bukti yang kuat. Fokus kampus saat ini adalah memulihkan kondisi mental AJP yang terguncang akibat perundungan di media sosial.

“Kami lebih fokus ke pemulihan si adik itu terlebih dahulu,” tutur Andi Chairil, sembari memastikan bahwa pihak kampus memberikan pendampingan psikologis penuh.

Penyelidikan Kepolisian Tetap Berjalan

Meski Universitas Mataram telah merilis bantahan, aparat kepolisian tidak serta merta menghentikan proses investigasi. Polres Lombok Timur tetap berkomitmen untuk mengungkap siapa dalang di balik penyebaran konten tersebut serta memastikan kebenaran di balik narasi yang beredar.

Kasatreskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melacak jejak digital pengunggah pertama.

“Kami tetap melakukan penelusuran (penyelidikan) terkait kebenaran video tersebut, meskipun sudah ada klarifikasi dari pihak kampus,” pungkas Iptu Arie.

Pelajaran dari Kasus Misinformasi

Kasus ini menjadi potret nyata betapa berbahayanya penggabungan fakta yang tidak relevan (keberadaan mahasiswa KKN) dengan konten asusila untuk menciptakan berita bohong (hoax). Foto-foto mahasiswa yang melakukan kegiatan sosial diputarbalikkan narasinya hingga menimbulkan kerugian moral yang tak ternilai bagi korban yang tidak bersalah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita KKN Unram Berita NTB Hari Ini Hoax Video Asusila Klarifikasi Satgas PPKS Video Viral Lombok Timur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium

Game Free Fire

Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka

Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?

Meski Dunia Gelap Gulita, Mantan Musisi Ini Sukses Jadi Barista Handal, Omzet Jutaan!

Rok Hijau Tosca Viral Jadi Buruan Warganet, Benarkah Ada Video 2 Menit 21 Detik?

The Real Mengayomi! Aksi Briptu Rifqi Sulap Kaum Marginal Jadi ‘Ganteng Maksimal’

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.