Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Staycation di Bandung Makin Berkesan, 3 Hotel Ini Punya View Kota dari Ketinggian

Selasa, 22 September 2026 16:34 WIB

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

Selasa, 22 September 2026 16:15 WIB

Viral Pool Party di Sukabumi, Ternyata Digelar Tanpa Izin Resmi!

Selasa, 22 September 2026 16:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Staycation di Bandung Makin Berkesan, 3 Hotel Ini Punya View Kota dari Ketinggian
  • Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah
  • Viral Pool Party di Sukabumi, Ternyata Digelar Tanpa Izin Resmi!
  • Bikin Geger, Dirtek Java United Diduga Lontarkan Umpatan Rasis ke Shin Tae-yong
  • Putri KW Menang Dramatis 3 Gim, Indonesia Tinggal Selangkah Lagi ke Semifinal Asian Games 2026
  • STY Dapat Dukungan Tak Terduga dari Suporter Persib Usai Video ‘Pendatang’ Viral
  • Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas
  • Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

By Mulki AlbarSelasa, 22 September 2026 16:15 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza A(H3N2) subclade K yang belakangan ramai disebut “super flu”. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, tidak menganggap remeh gejala flu pada anak dan tidak memaksakan mereka pergi ke sekolah ketika sedang sakit.

Farhan mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah kasus yang sedang ditangani di fasilitas kesehatan Kota Bandung. Ia menyebut beberapa pasien bahkan telah menjalani isolasi di rumah sakit.

“Ya, super flu nah di Kota Bandung ini ada beberapa ya. Bahkan kalau akang-akang, teteh-teteh itu melihat di rumah sakit beberapa memang sudah kita lakukan isolasi,” ujar Farhan saat diwawancarai di Balai Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

Menurut Farhan, kewaspadaan perlu ditingkatkan bersama fasilitas kesehatan, meski penanganan di tingkat masyarakat tidak perlu disikapi dengan kepanikan.

“Maka kami akan sangat waspada terhadap super flu ini bersama-sama dengan semua fasilitas kesehatan agar kembali menghidupkan kewaspadaan. Seperti kita menghadapi kewaspadaan Covid,” katanya.

Baca Juga:  Cegah Korban Jiwa, Pemkot Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Lewat Sinergi FPRB dan BPBD

Ia meminta masyarakat yang mengalami gejala flu untuk tidak menganggapnya sebagai keluhan ringan yang bisa diabaikan. Farhan juga menyebut sejumlah gejala yang perlu diperhatikan, seperti demam tinggi yang berlangsung beberapa hari, gangguan penciuman, serta batuk yang cukup berat dan berlangsung lama.

“Untuk level warga, apabila mengalami sakit flu, jangan anggap remeh! Kalau anak-anak mengalami flu, sebaiknya tidak sekolah dulu. Pastikan ke dokter dulu,” ujarnya.

Farhan mengatakan imbauan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Dinas Pendidikan Kota Bandung. Ia menilai anak yang mulai mengalami gejala flu sebaiknya beristirahat di rumah untuk mengurangi risiko penularan di lingkungan sekolah.

“Iya, kalau untuk sekolah yang pasti gini, saya sampaikan. Ini saya baru mau rapat sama Disdik, saya akan menyampaikan pada prinsipnya gini: kalau anak terlihat mulai mengalami gejala flu, jangan dipaksakan ke sekolah,” katanya.

Baca Juga:  Pedagang Cimol Terancam! Wali Kota Bandung Bereaksi soal Rencana Razia Thrifting

Menurutnya, lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat yang perlu diperhatikan karena aktivitas berkumpul dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit pernapasan.

“Karena biasanya penyebaran seperti kita belajar dari masalah Covid, terjadi ketika ada kumpul,” tambah Farhan.

Pemkot Pastikan Fasilitas Kesehatan Tetap Layani Pasien

Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap “super flu”, Farhan meminta fasilitas kesehatan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan.

Hal tersebut disampaikan setelah muncul kekhawatiran di masyarakat mengenai kondisi sejumlah instalasi gawat darurat (IGD) yang disebut ramai akibat meningkatnya kasus flu.

“Ya, karena semua orang ketakutan sekarang ini. Flu sedikit juga karena ada super flu, jadi wajar lah gitu. Bagus kewaspadaan,” ujar Farhan.

Ia menegaskan tidak boleh ada pasien yang ditolak ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Usai Sidak Pohon Ditebang di Jalan Riau, Farhan: Kasus Naik ke Dugaan Pidana Lingkungan, Izin Usaha Ikut Diusut

“Tapi saya akan memastikan bahwa tidak ada satupun fasilitas kesehatan yang menolak pasien. Terima dulu, tangani, baru tanyakan tentang soal BPJS-nya,” katanya.

Farhan juga menyarankan masyarakat yang masih sehat untuk mempertimbangkan vaksinasi influenza sebagai salah satu langkah pencegahan.

“Dan sebaiknya untuk yang masih sehat, segera saya sarankan, bukan saya wajibkan saya sarankan untuk suntik vaksin flu,” ujarnya.

Sementara itu, data Kementerian Kesehatan menunjukkan influenza A(H3N2) subclade K telah terdeteksi di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Barat. Dalam pemantauan Kemenkes, belum terdapat bukti bahwa subclade K menyebabkan penyakit yang lebih berat atau meningkatkan angka rawat inap dibandingkan influenza lainnya.

Kemenkes juga menyebut influenza A(H3N2) merupakan bagian dari influenza musiman. Masyarakat tetap diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker ketika sakit, serta memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala berat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

flu Bandung influenza A(H3N2) Muhammad Farhan subclade K super flu Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Pool Party di Sukabumi, Ternyata Digelar Tanpa Izin Resmi!

zonasi

Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas

Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak

Niat Kirim Barang ke Banjarmasin, Warga Sumedang Ini Kini Belum Ditemukan Usai Kapal Virgo Tenggelam

Bandung Bersiap Hadapi Musim Hujan, Titik Rawan Banjir hingga Longsor Mulai Dipetakan

Alat Berat Jebol Dini Hari, Proyek Pemkot Bandung di Simpang Kiaracondong Picu Kemacetan Panjang

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.