Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 15:41 WIB

Viral! Adam Alis dan Saddil Ramdani Usul Tukar Pemain Borneo FC ke Persib

Selasa, 17 Maret 2026 15:25 WIB

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Selasa, 17 Maret 2026 14:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026
  • Viral! Adam Alis dan Saddil Ramdani Usul Tukar Pemain Borneo FC ke Persib
  • Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025
  • Heboh di Media Sosial! Inilah Fenomena ‘Ukhti Mukena Pink’ yang Lagi Dicari Semua Orang
  • Geram Diseret Kasus Inisial SAM, Ustaz Solmed Beri Ultimatum: Hapus atau Polisikan!
  • Agregat Tipis! Arsenal vs Leverkusen, Siapa Lolos ke Perempat Final?
  • Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!
  • Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Zona Bahaya! Polisi Tutup Akses Longsor Pasirlangu di Kaki Gunung Burangrang

By SusanaJumat, 30 Januari 2026 19:26 WIB2 Mins Read
Proses evakuasi dan pencarian korban bencana longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pihak Kepolisian memberlakukan penutupan dan penjagaan ketat di kawasan bencana longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, guna mencegah munculnya korban baru akibat potensi longsor susulan.

Langkah sterilisasi ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah kaki Gunung Burangrang, dengan intensitas hujan tinggi disertai kabut tebal. Situasi tersebut membuat area longsor tetap berada dalam zona bahaya berisiko tinggi.

Petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik akses menuju lokasi bencana untuk membatasi pergerakan warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak. Pengosongan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dilakukan berdasarkan koordinasi antara aparat keamanan dan perangkat desa setempat.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan ragu melakukan penutupan akses secara total apabila kondisi di lapangan dinilai membahayakan keselamatan warga dan petugas. Kebijakan ini dinilai penting untuk mempercepat proses penanggulangan bencana serta melindungi nyawa masyarakat.

Baca Juga:  Pasirlangu Harga Mati Jadi Hutan, Dedi Mulyadi: Alam Tidak Pernah Mau Bernegosiasi

Polisi Sesalkan Warga Datang karena Rasa Penasaran

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Adi Putra, menyayangkan masih adanya warga yang mendatangi lokasi longsor hanya karena dorongan rasa ingin tahu.

Menurutnya, kehadiran masyarakat yang tidak berkepentingan justru menghambat mobilitas petugas di lapangan, terutama tim penyelamat yang tengah melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban.

Baca Juga:  Tangan Besi Dedi Mulyadi di Pasirlangu: Tegas Demi Nyawa atau Tergesa-gesa?

Penumpukan kendaraan warga di jalur-jalur krusial menyebabkan akses keluar-masuk mobil tim SAR dan ambulans menjadi terbatas. Padahal, kecepatan pergerakan sangat krusial dalam proses penanganan korban, khususnya di sekitar posko pengungsian dan posko Disaster Victim Identification (DVI).

Update Pencarian Korban Longsor Hari ke-7

Hingga Jumat (30/1/2026), proses pencarian korban longsor Pasirlangu telah memasuki hari ketujuh. Puluhan korban masih dinyatakan belum ditemukan.

Baca Juga:  Fenomena Pelangi di Area Longsor Pasirlangu Bandung Barat Jadi Perbincangan

Basarnas terus mengerahkan upaya maksimal dengan menambah dukungan alat berat serta mengoptimalkan personel di berbagai sektor pencarian. Namun, cuaca ekstrem masih menjadi kendala utama dalam operasi penyelamatan.

Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Y. Bramantyo N, menyampaikan bahwa hingga saat ini sekitar 32 korban masih dalam proses pencarian. Meski kondisi alam tidak bersahabat, seluruh personel tetap dikonsolidasikan untuk bekerja secara optimal dan mengutamakan keselamatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana longsor Cisarua cuaca ekstrem Bandung Barat Longsor Bandung Barat longsor Pasirlangu Pencarian Korban Longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.