Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hati-Hati! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Banyak yang Palsu, Cek Link Asli

Jumat, 3 April 2026 11:46 WIB
Korupsi Jabar

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

Jumat, 3 April 2026 11:09 WIB

Wajib Menang! Persib Anggap Laga vs Semen Padang Final Pertama

Jumat, 3 April 2026 10:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hati-Hati! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Banyak yang Palsu, Cek Link Asli
  • KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono
  • Wajib Menang! Persib Anggap Laga vs Semen Padang Final Pertama
  • Duel Mencekam Subuh di Cimahi: Pasutri Berani Lawan Begal Bercelurit Demi Pertahankan Motor!
  • Siap-siap! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April 2026, Cek Jadwal dan Kriteria Terbarunya
  • Definisi Jalur Langit Itu Nyata! Hafidzah 30 Juz Ini Berhasil Tembus Jurusan Paling Ketat di Indonesia
  • Bandung Sabet Peringkat 3 Wisata Terpopuler di Asia, Kalahkan Destinasi Mancanegara!
  • Persib Pincang di Lini Belakang, Bojan Hodak Tetap Pede Curi Poin di Markas Semen Padang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

10 Pelajar Terlibat Penyerangan Brutal di Cimahi, Korban Luka Parah Kena Bacok

By SusanaSenin, 7 Juli 2025 15:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi begal
Ilustrasi begal motor. (humas.porli.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 13 anggota kelompok berandalan bermotor di Cimahi ditangkap Satreskrim Polres Cimahi bersama Polsek Padalarang usai melakukan penyerangan brutal terhadap seorang warga berinisial ZMR.

Ironisnya, 10 dari pelaku masih di bawah umur dan sembilan di antaranya berstatus pelajar.

Aksi kekerasan itu terjadi pada Minggu, 28 Juni 2025 sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Pojok, belakang Cimahi Mall, Kota Cimahi. Insiden penyerangan yang menggunakan senjata tajam (sajam) ini terekam CCTV dan menyebar luas di media sosial.

Polisi Bergerak Cepat, 13 Pelaku Ditangkap dalam 2×24 Jam

Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra menyatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga dan bukti video CCTV yang viral.

“Dalam waktu 2×24 jam, kami berhasil menangkap 13 pelaku. Tiga orang pelaku sudah dewasa, sisanya anak di bawah umur, termasuk sembilan pelajar,” ujar Niko saat konferensi pers di Mapolres Cimahi, Senin (7/7/2025).

Para pelaku ditangkap di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di Kota Cimahi, Bandung, dan Garut. Kini mereka semua dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Pesta Miras dan Penyerangan Brutal Pakai Sajam

Kronologi kejadian bermula saat tiga pelaku dewasa berinisial L, R, dan M mengajak 10 remaja lainnya melakukan pesta minuman keras di kawasan Cihanjuang.

Setelah itu, kelompok ini bergerak hingga bertemu korban dan langsung melakukan penyerangan brutal dengan senjata tajam.

“Korban Z mengalami empat luka bacok serius di kepala dan punggung, salah satunya menembus paru-paru. Saat ini korban masih dalam perawatan dan kondisinya mulai membaik,” terang Niko.

Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara, Diversi Ditolak

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban luka berat. Polisi menyita barang bukti berupa:

  • 3 senjata tajam
  • Atribut geng motor
  • Beberapa sepeda motor yang digunakan saat kejadian

Meskipun sebagian besar pelaku masih di bawah umur, upaya diversi atau pengalihan penyelesaian hukum ditolak karena kasus tergolong berat, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Kapolres Cimahi: Tak Ada Toleransi untuk Berandalan Bermotor

AKBP Niko menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi aksi kriminal berandalan bermotor dan premanisme di wilayah hukum Polres Cimahi.

“Kami akan tindak tegas siapa pun yang melanggar hukum, apalagi saat ini berlaku jam malam pelajar se-Jawa Barat dari pukul 21.00 hingga 04.00,” tegasnya.

Niko juga mengimbau masyarakat dan orang tua agar turut mengawasi anak-anak, khususnya pelajar, agar tidak terlibat dalam aksi negatif yang melanggar hukum.

Pengakuan Tersangka: Aksi Balas Dendam

Salah satu tersangka dewasa, Marcel Safareili Martin alias M, mengaku bahwa aksi pengeroyokan terhadap ZMR adalah aksi balas dendam.

“Kami sempat diserang duluan di Cihanjuang. Jadi saya ajak anak-anak ke sana buat nyerang balik,” ujarnya kepada penyidik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berandalan bermotor cimahi korban luka bacok cimahi pelajar bawa sajam cimahi penyerangan geng motor 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Korupsi Jabar

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

Duel Mencekam Subuh di Cimahi: Pasutri Berani Lawan Begal Bercelurit Demi Pertahankan Motor!

Gedung Sate

Bandung Sabet Peringkat 3 Wisata Terpopuler di Asia, Kalahkan Destinasi Mancanegara!

ASN

Kabar Gembira! Honorer dan Non ASN Dapat Gaji ke-13 Tahun 2026

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.