Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

Selasa, 7 Juli 2026 16:16 WIB

Drama Transfer Persib Memanas! Mariano Peralta Sudah Dekat, Tapi Klub Kaya Malaysia Datang Menggoda

Selasa, 7 Juli 2026 16:16 WIB

DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama

Selasa, 7 Juli 2026 16:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!
  • Drama Transfer Persib Memanas! Mariano Peralta Sudah Dekat, Tapi Klub Kaya Malaysia Datang Menggoda
  • DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama
  • Messi Cs Terancam Tumbang! Mesir Siapkan Senjata Rahasia dari Kelemahan Argentina di Piala Dunia 2026
  • Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen
  • Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA
  • 4 Photobooth Vintage di Bandung yang Lagi Diburu Gen Z, Spot Foto Estetik dengan Nuansa Retro Kekinian
  • Kylian Mbappe Balas Keras Senator Paraguay, FFF Siapkan Langkah Hukum Atas Dugaan Rasisme
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 7 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

By SusanaJumat, 3 April 2026 11:09 WIB2 Mins Read
Korupsi Jabar
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa kamera pengawas (CCTV) di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, dimatikan secara sukarela oleh pihak keluarga saat proses penggeledahan berlangsung pada Rabu, 1 April 2026.

Penegasan ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, untuk meluruskan pernyataan penasihat hukum Ono yang menyebut penyidik meminta CCTV dimatikan.

“Kami perlu tegaskan bahwa CCTV itu dimatikan oleh pihak keluarga dan tidak ada paksaan, dilakukan secara sukarela,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Penggeledahan KPK Libatkan Pemeriksaan Barang Elektronik

Budi menjelaskan, dalam setiap proses penggeledahan, penyidik KPK kerap memeriksa barang bukti elektronik, termasuk CCTV. Hal tersebut merupakan prosedur standar dalam upaya pengumpulan alat bukti.

Baca Juga:  Usung Dandan Riza Wardana, Upaya PDIP Bangun Koalisi dengan PKS

Penggeledahan di rumah Ono Surono yang berlokasi di Bandung juga dilakukan dengan prosedur serupa.

“Dalam beberapa kegiatan penggeledahan, penyidik membutuhkan barang bukti elektronik termasuk CCTV,” jelas Budi.

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Ruang Pribadi Ono Surono

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai bernilai ratusan juta rupiah.

Baca Juga:  KPK Gelar Acara Penguatan Antikorupsi Bersama Tiga Capres Hari Ini

Menanggapi isu yang menyebut uang tersebut merupakan dana arisan milik istri Ono Surono, KPK menegaskan bahwa uang itu ditemukan di ruang pribadi Ono.

“Penyitaan uang dilakukan di ruang pribadi saudara ONS,” kata Budi.

Proses Penggeledahan Disebut Transparan dan Tanpa Intimidasi

KPK memastikan bahwa proses penggeledahan berjalan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga, termasuk istri Ono Surono, serta perangkat lingkungan setempat.

Budi juga membantah adanya intimidasi terhadap keluarga selama proses berlangsung.

“Semua proses diketahui oleh pihak yang mendampingi. Tim penyidik juga diterima dengan baik oleh keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:  Diundang KPK Bicara soal Pemberantasan Korupsi, Ganjar Ngaku Siap

“Tidak ada intervensi sebagaimana narasi yang berkembang di masyarakat.”

KPK Bantah Tuduhan Framing, Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Menanggapi tudingan penasihat hukum Ono Surono yang menyebut penggeledahan sebagai upaya framing opini publik, KPK menegaskan bahwa tindakan tersebut murni bagian dari proses hukum.

“Kegiatan penggeledahan dilakukan berdasarkan argumentasi hukum yang kuat dalam proses penyidikan,” tegas Budi.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait praktik ijon proyek di wilayah Kabupaten Bekasi yang menjerat Ade Kuswara sebagai tersangka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Kuswara CCTV dimatikan DPRD Jawa Barat kasus suap Bekasi KPK Ono Surono penggeledahan KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama

Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen

Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA

Nadira Azzahra Kembali ke Keluarga Usai Hilang Sepekan, Kondisi Psikis Jadi Perhatian

Warga Sumedang Terancam Dampak Tambang? Gunung Dikeruk Brutal, Truk Berjejer hingga Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Panduan Lengkap MagangHub Kemnaker 2026: Cara Daftar, Dokumen Wajib, dan Jadwal Seleksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.