Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

Rabu, 20 Mei 2026 19:00 WIB

Viral 6 Menit Tanpa Sensor! Publik Mulai Bongkar Kejanggalan Video Guru Bahasa Inggris

Rabu, 20 Mei 2026 18:51 WIB

Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara

Rabu, 20 Mei 2026 18:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal
  • Viral 6 Menit Tanpa Sensor! Publik Mulai Bongkar Kejanggalan Video Guru Bahasa Inggris
  • Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Kamar Penuh Jadi Alasan, RSUD Otista Soreang Viral Usai Diduga Telantarkan Pasien Asma Tanpa Pertolongan Pertama
  • Kepung Gedung Sate Besok, Ratusan Kader PMII Jabar Bakal Gelar Evaluasi Total Kinerja Pemprov dan DPRD
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 Durasi Panjang Bikin Geger, Waspada Jebakan Phishing!
  • Punya Rasio Kebobolan Paling Minim, Mengapa Teja Paku Alam Luput dari Kandidat Kiper Terbaik Musim Ini?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

By SusanaJumat, 3 April 2026 11:09 WIB2 Mins Read
Korupsi Jabar
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa kamera pengawas (CCTV) di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, dimatikan secara sukarela oleh pihak keluarga saat proses penggeledahan berlangsung pada Rabu, 1 April 2026.

Penegasan ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, untuk meluruskan pernyataan penasihat hukum Ono yang menyebut penyidik meminta CCTV dimatikan.

“Kami perlu tegaskan bahwa CCTV itu dimatikan oleh pihak keluarga dan tidak ada paksaan, dilakukan secara sukarela,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Penggeledahan KPK Libatkan Pemeriksaan Barang Elektronik

Budi menjelaskan, dalam setiap proses penggeledahan, penyidik KPK kerap memeriksa barang bukti elektronik, termasuk CCTV. Hal tersebut merupakan prosedur standar dalam upaya pengumpulan alat bukti.

Baca Juga:  DPRD Jabar Sahkan Perda APBD 2026, Total Anggaran Capai Rp30,496 Triliun

Penggeledahan di rumah Ono Surono yang berlokasi di Bandung juga dilakukan dengan prosedur serupa.

“Dalam beberapa kegiatan penggeledahan, penyidik membutuhkan barang bukti elektronik termasuk CCTV,” jelas Budi.

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Ruang Pribadi Ono Surono

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai bernilai ratusan juta rupiah.

Baca Juga:  KPK Sebut Uang yang Dikembalikan Ustaz Khalid Basalamah Barbuk Korupsi Kuota Haji

Menanggapi isu yang menyebut uang tersebut merupakan dana arisan milik istri Ono Surono, KPK menegaskan bahwa uang itu ditemukan di ruang pribadi Ono.

“Penyitaan uang dilakukan di ruang pribadi saudara ONS,” kata Budi.

Proses Penggeledahan Disebut Transparan dan Tanpa Intimidasi

KPK memastikan bahwa proses penggeledahan berjalan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga, termasuk istri Ono Surono, serta perangkat lingkungan setempat.

Budi juga membantah adanya intimidasi terhadap keluarga selama proses berlangsung.

“Semua proses diketahui oleh pihak yang mendampingi. Tim penyidik juga diterima dengan baik oleh keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Buang Sampah di Gedung DPRD Jabar Tuai Kritik Dedi Mulyadi: Nambah Kerjaan!

“Tidak ada intervensi sebagaimana narasi yang berkembang di masyarakat.”

KPK Bantah Tuduhan Framing, Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Menanggapi tudingan penasihat hukum Ono Surono yang menyebut penggeledahan sebagai upaya framing opini publik, KPK menegaskan bahwa tindakan tersebut murni bagian dari proses hukum.

“Kegiatan penggeledahan dilakukan berdasarkan argumentasi hukum yang kuat dalam proses penyidikan,” tegas Budi.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait praktik ijon proyek di wilayah Kabupaten Bekasi yang menjerat Ade Kuswara sebagai tersangka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Kuswara CCTV dimatikan DPRD Jawa Barat kasus suap Bekasi KPK Ono Surono penggeledahan KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara

Kamar Penuh Jadi Alasan, RSUD Otista Soreang Viral Usai Diduga Telantarkan Pasien Asma Tanpa Pertolongan Pertama

Kepung Gedung Sate Besok, Ratusan Kader PMII Jabar Bakal Gelar Evaluasi Total Kinerja Pemprov dan DPRD

Cimahi Darurat Sampah? Produksi Capai 250 Ton per Hari

GILA! Kuliah Sejak Tahun 1999 Gak Pernah Berhenti, Pria Ini Pecahkan Rekor Punya 2.000 SKS! Buat Apa Sih?

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.