Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram

Sabtu, 28 Maret 2026 09:54 WIB

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Sabtu, 28 Maret 2026 09:24 WIB

Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis

Sabtu, 28 Maret 2026 07:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram
  • Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an
  • Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis
  • Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up
  • Link Telegram ‘Full Video’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Bertebaran, Part 2 Ada yang Janggal?
  • Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah
  • Persib Wajib Waspada! Guillermo Fernandez Siap Jadi Mimpi Buruk di Padang
  • Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

638 Warga Sumedang Terjangkit DBD Sepanjang 2024, Dua Meninggal Dunia

By Putra JuangKamis, 7 Maret 2024 13:57 WIB1 Min Read
Demam Berdarah Dengue
Demam Berdarah Dengue. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang menyatakan, terjadi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumedang dalam dua bulan terakhir yatu Januari dan Februari 2024.

Berdasarkan catatan Dinkes Sumedang, terdapat 638 kasus DBD selama bulan Januari dan Februari 2024, bahkan 2 di antaranya yang merupakan pasangan suami istri asal Jatinangor meninggal dunia.

Sub Koor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Penyakit Tudak Menular (P2PMPTM) Dinkes Sumedang, Aan Sugandi mengatakan, guna mengantisipaai kasus DBD, diharapkan masyakarakat kembali menggiatkan gerakan Jumat Bersih (Jumsih).

“Dengan digiatkannya Jumsih dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan DBD dapat dicegah,” ucap Aan, Rabu (6/3/2024).

Baca Juga:  BPBD Sumedang Pastikan Wilayahnya Tidak Terdampak Gempa Kabupaten Bandung

Aan mengatakan, dalam mencegah DBD yang penting adalah memberantas sarang nyamuk yaitu melalui kegiatan Jumsih, bukan fogging, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa bukan jentik.

Dia menambahkan, datangnya musim hujan saat ini memang menjadi potensi adanya kasus DBD. Namun demikian, bila lingkungan tetap dijaga kebersihannya maka DBD pun dapat dicegah.

Baca Juga:  Berantas Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Sumedang Dibekali Pelatihan

“Yang terpenting adalah jangan biarkan media yang berpotensi untuk berkembangkannya nyamuk seperti genangan air,” jelasnya.

Aan mengakui, dalam upaya menggiatkan kembali Jumsih sebenarnya pihak Dinkes Sumedang bersama SKPD lain dilingkungan Pemkab Sumedang telah menggebyarkannya pada bulan Januari lalu.

Baca Juga:  Lantik Tuti Ruswati Jadi Sekda Sumedang, Pj Bupati: Jadilah Figur ASN

“Tinggal bagaimana respon masyarakat di tingkat bawah untuk menggiatkan kembali Jumsih tersebut,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DBD Demam Berdarah Dengue Kabupaten Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Kecelakaan Maut di Nagreg, Satu Orang Tewas Usai Tertabrak Mobil Boks

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pangandaran, Satu Selamat Satu Masih Hilang

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.