Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram

Sabtu, 4 April 2026 10:08 WIB

Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun

Sabtu, 4 April 2026 08:27 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!

Sabtu, 4 April 2026 08:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
  • Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis
  • Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

75 Perguruan Tinggi di Bandung Tandatangani Komitmen Pengelolaan Sampah

By SusanaKamis, 14 November 2024 21:30 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 75 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Bandung menandatangani komitmen untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus, serta penghijauan lahan kritis di kota tersebut.

Acara penandatanganan komitmen ini berlangsung di Pendopo Kota Bandung pada Kamis (14/11/2024).

Beberapa perguruan tinggi yang ikut dalam inisiatif ini antara lain Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Seni Budaya Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Islam Bandung, dan Universitas Katolik Parahyangan.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan sampah untuk mencegah terjadinya darurat sampah di Kota Bandung.

Baca Juga:  Makanan Viral di Bandung yang Cocok Dijadikan Oleh-Oleh

Koswara mengungkapkan bahwa program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) yang sudah diterapkan di kota Bandung sudah memiliki konsep yang baik, namun masih membutuhkan eksekusi dan konsistensi yang lebih baik.

“Pola pengelolaan sampah kita masih mengandalkan TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Idealnya, yang harus kita perbaiki adalah komitmen pengolahan sampah di sumbernya,” ujar Koswara.

Koswara juga mengingatkan, jika paradigma penggunaan TPA masih menjadi konsep utama pengelolaan sampah, maka potensi darurat sampah bisa terjadi kembali di masa depan.

Baca Juga:  Peterpan Comeback! Siap Gelar Konser 'The Journey Continues' di Bandung

Oleh karena itu, Pemkot Bandung mendorong semua pihak untuk berpartisipasi dalam memilah sampah sejak di sumbernya.

“Paling tidak, minimal, dipilah dulu sejak di sumbernya. Ini adalah langkah sederhana, namun sangat penting untuk memulai perubahan. Meskipun tidak mudah, komitmen ini harus dibangun,” tambah Koswara.

Hadirnya unsur perguruan tinggi dalam kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program Kang Pisman di kampus-kampus dan menjadi mitra edukasi bagi masyarakat sekitar.

Koswara berharap, pengelolaan sampah yang lebih baik di kampus-kampus akan memberi dampak positif bagi banyak sektor, seperti ekonomi, pariwisata, dan kesehatan.

Baca Juga:  Simpatisan PDIP Diduga Pukul Warga di Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sementara itu, Staff Ahli Wali Kota Bandung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Asep Cucu Cahyadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen antara Pemkot Bandung dan perguruan tinggi untuk berkolaborasi secara efisien dan efektif.

“Hasil yang diharapkan dalam waktu dekat adalah peningkatan luas area hijau di wilayah yang menjadi target penghijauan, serta memperluas pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus dan sekitarnya,” ujar Asep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara bandung pengelolaan sampah mandiri Perguruan Tinggi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.