Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

ASIKOPTI Resmi Go Internasional, Jalin Kerja Sama Strategis dengan Beijing Jiaotong University

Rabu, 20 Mei 2026 20:44 WIB

Selangkah Menuju Sejarah, Persib Bandung Wajib Jinakkan Kutukan Persijap di GBLA

Rabu, 20 Mei 2026 20:42 WIB

SIAPA SANGKA? Polisi Berpangkat IPDA Ini Ternyata Seorang Romo Katolik! Kok Bisa?

Rabu, 20 Mei 2026 20:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • ASIKOPTI Resmi Go Internasional, Jalin Kerja Sama Strategis dengan Beijing Jiaotong University
  • Selangkah Menuju Sejarah, Persib Bandung Wajib Jinakkan Kutukan Persijap di GBLA
  • SIAPA SANGKA? Polisi Berpangkat IPDA Ini Ternyata Seorang Romo Katolik! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Kebaya Cokelat Muda Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran
  • Persib Tinggal 90 Menit Lagi Menuju Sejarah 3 Kali Juara Beruntun
  • Dikepung Bintang Asing, Beckham Putra Jadi Satu-satunya Jagoan Lokal di Nominasi Pemain Terbaik
  • SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal
  • Viral 6 Menit Tanpa Sensor! Publik Mulai Bongkar Kejanggalan Video Guru Bahasa Inggris
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

By Aga GustianaJumat, 3 April 2026 15:48 WIB2 Mins Read
Cuaca Ekstrem. (Foto: Ilustrasi/bpbd.bogorkab.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Cuaca ekstrem kembali melanda Kota Bandung pada Jumat (3/4/2026) siang. Hujan lebat yang disertai embusan angin kencang memicu serangkaian insiden pohon tumbang hingga papan reklame yang ambruk di berbagai wilayah strategis, mulai dari kawasan Pasteur hingga Cibaduyut.

Data yang berhasil dihimpun mencatat sedikitnya delapan titik kerusakan yang tersebar di jantung kota. Beruntung, hingga saat ini otoritas setempat belum menerima laporan adanya korban jiwa akibat rentetan peristiwa tersebut.

Daftar Lokasi Kejadian dan Dampak Kerusakan

Titik pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa jalur utama yang kerap padat kendaraan, di antaranya:

  • Kecamatan Cicendo: Jalan Baladewa (Kelurahan Pajajaran).
  • Kawasan Pasteur: Jalan dr Djundjunan, tepat di depan persimpangan tol serta jalur menuju gerbang tol Pasteur.
  • Bandung Utara & Barat: Jalan Neglasari (Cidadap), Jalan Perintis (Sarijadi), dan persimpangan Pasirkaliki.
  • Bandung Selatan: Jalan Cibaduyut serta Jalan Kopo (sekitar RS Santosa).

Selain pohon, satu papan reklame besar di Jalan Purnawarman—tepat di depan Bandung Electronic Center (BEC)—turut roboh. Tiang penyangga reklame tersebut dilaporkan patah karena kehilangan keseimbangan saat dihantam angin kencang. Saat ini, posisi reklame masih tertahan kabel listrik di lokasi, sehingga warga berinisiatif memasang pembatas agar masyarakat tidak mendekat demi menghindari risiko sengatan listrik atau runtuhan susulan.

Baca Juga:  Kepadatan Arus Lalu Lintas di Bandung Akibat Adanya Penyekatan Jalur Cileunyi

Penjelasan BMKG Terkait Pemicu Cuaca Buruk

Menanggapi fenomena ini, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, memaparkan bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, masih berada dalam ancaman cuaca ekstrem selama sepekan ke depan.

Baca Juga:  ASIH Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Perantau Lewat Pemberdayaan Ekonomi

Menurutnya, suhu muka laut yang hangat di perairan Indonesia memicu pasokan uap air yang tinggi. Selain itu, munculnya pola siklonik di Samudra Hindia menciptakan area pertemuan angin (konvergensi) tepat di atas Pulau Jawa.

“Ditinjau dari musim saat ini, sebagian wilayah Jawa Barat bagian utara memasuki masa peralihan dan sebagian besar masih dalam periode musim hujan. Pada masa peralihan terdapat potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dalam skala lokal,” ujar Rahayu dalam keterangan resminya.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Imbauan Bencana Hidrometeorologi

Mengingat kondisi atmosfer yang tidak menentu, masyarakat diminta untuk tidak meremehkan perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak. Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir rob, tanah longsor, hingga angin puting beliung masih sangat nyata.

“Kami mengimbau agar warga dan instansi terkait tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang berubah tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti hujan sangat lebat, angin kencang, hingga pohon tumbang,” tambah Rahayu memperingatkan.

Petugas gabungan saat ini masih disiagakan di lapangan untuk melakukan evakuasi material pohon dan memastikan arus lalu lintas kembali normal di titik-titik terdampak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Hidrometeorologi berita bandung hari ini BMKG Cuaca Ekstrem Kota Bandung Pohon Tumbang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASIKOPTI Resmi Go Internasional, Jalin Kerja Sama Strategis dengan Beijing Jiaotong University

SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara

Kamar Penuh Jadi Alasan, RSUD Otista Soreang Viral Usai Diduga Telantarkan Pasien Asma Tanpa Pertolongan Pertama

Kepung Gedung Sate Besok, Ratusan Kader PMII Jabar Bakal Gelar Evaluasi Total Kinerja Pemprov dan DPRD

Cimahi Darurat Sampah? Produksi Capai 250 Ton per Hari

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.