bukamata.id – Asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan timnya saat ini sepenuhnya fokus menghadapi laga terakhir Super League 2025/2026 melawan Persija Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).
Pertandingan ini menjadi laga penentuan yang sangat krusial bagi PERSIB yang tengah berpeluang mencatat sejarah sebagai klub pertama yang meraih gelar juara tiga musim beruntun.
Hingga pekan ke-33, Persib masih berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC yang menempati posisi kedua. Dengan kondisi tersebut, Persib hanya membutuhkan minimal satu poin untuk memastikan trofi juara tetap berada di Bandung.
Igor Tolic: Tidak Ada Pembicaraan Perayaan Juara
Meski peluang juara sangat terbuka, Igor Tolic menegaskan bahwa tim pelatih belum membahas soal perayaan gelar. Menurutnya, seluruh fokus pemain hanya tertuju pada 90 menit terakhir yang akan menentukan nasib musim ini.
“Tak ada pembahasan terkait perayaan juara. (Masih ada) 90 menit lagi,” tegas Tolic usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Selasa (19/5/2026).
Ia menambahkan bahwa Persib belum bisa disebut juara karena hasil akhir masih sangat bergantung pada pertandingan penutup musim.
Fokus Taktik dan Kesiapan Tim Persib
Menjelang laga penting tersebut, Tolic yang saat ini memimpin tim selama absennya pelatih kepala Bojan Hodak, menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dan disiplin taktik.
Program latihan Persib dimulai dengan sesi pemulihan pemain, dilanjutkan dengan latihan organisasi pertahanan, set piece, hingga skema menyerang.
“Selanjutnya latihan bertahan, set piece, menyerang dan lain-lain. Kami hanya fokus dengan bagaimana permainan kami,” jelas asisten pelatih asal Kroasia tersebut.
Persib Bidik Sejarah Tiga Kali Juara Beruntun
Jika mampu mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim, Persib berpeluang mencatat sejarah baru sebagai klub pertama yang menjuarai liga domestik tiga musim berturut-turut.
Situasi ini membuat laga kontra Persija Jepara diprediksi berlangsung ketat dan penuh tekanan, mengingat hasil pertandingan akan menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi musim 2025/2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










