Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Senin, 3 Agustus 2026 07:08 WIB

Prediksi Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Momentum Skuad Garuda Jegal Langkah Golden Star Warriors

Senin, 3 Agustus 2026 06:43 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Senin, 3 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal
  • Prediksi Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Momentum Skuad Garuda Jegal Langkah Golden Star Warriors
  • Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

By SusanaJumat, 3 April 2026 17:22 WIB2 Mins Read
pembunuhan
Ilustrasi korban meninggal.Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perjalanan seorang bocah berusia 11 tahun berinisial AG berakhir tragis. Warga Desa Dawagung, Kecamatan Cisayong itu meninggal dunia setelah terserempet kereta api di kawasan Kampung Nangewer, Desa Cidahu, Tasikmalaya, Jumat (3/4/2026) siang.

Peristiwa ini terjadi saat korban bersama tiga temannya berjalan kaki menyusuri rel kereta menuju rumah neneknya.

Berangkat Sejak Pagi, Korban Pamit ke Rumah Nenek

Paman korban, Dedi (37), menjelaskan bahwa AG berpamitan kepada ibunya sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Ia meminta bekal dan menyampaikan rencana pergi ke rumah neneknya.

“Memang pamitnya mau pergi ke rumah neneknya. Tapi biasanya naik angkot, bukan jalan kaki lewat rel seperti ini,” ujar Dedi.

Perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer melalui rel kereta bukan kebiasaan korban, sehingga keluarga tidak menyangka hal tersebut berujung petaka.

Kronologi Kejadian: Panik Saat Kereta Datang dari Belakang

Insiden terjadi saat keempat anak tersebut melintasi jembatan rel di Kampung Nangewer. Tiba-tiba, kereta api melaju dari arah belakang.

Dalam kondisi panik, mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari di atas jembatan yang sempit. Namun nahas, korban diduga tidak sempat menghindar dan terserempet kereta.

AG ditemukan dalam kondisi tergeletak di tepi rel dengan luka serius di bagian kepala.

“Teman-temannya berusaha menolong dan membawa korban ke jalan kampung terdekat,” kata Dedi.

Sempat Ditolong Warga, Korban Meninggal Dunia

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan menghubungi keluarga korban. Namun, nyawa AG tidak tertolong.

Sementara itu, tiga teman korban dilaporkan selamat, meski mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Polisi Lakukan Penyelidikan, Jenazah Dibawa ke RSUD

Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Soekardjo untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mendalami kronologi kejadian.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Imbauan: Waspada Aktivitas di Jalur Rel Kereta

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta api karena sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak.

Pengawasan orang tua dan edukasi keselamatan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak tertabrak kereta berita Tasikmalaya hari ini bocah tewas terserempet kereta Kampung Nangewer Kapolres Tasikmalaya Kota kecelakaan kereta Tasikmalaya rel kereta berbahaya RSUD dr Soekardjo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.