Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

By SusanaJumat, 3 April 2026 17:22 WIB2 Mins Read
pembunuhan
Ilustrasi korban meninggal.Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perjalanan seorang bocah berusia 11 tahun berinisial AG berakhir tragis. Warga Desa Dawagung, Kecamatan Cisayong itu meninggal dunia setelah terserempet kereta api di kawasan Kampung Nangewer, Desa Cidahu, Tasikmalaya, Jumat (3/4/2026) siang.

Peristiwa ini terjadi saat korban bersama tiga temannya berjalan kaki menyusuri rel kereta menuju rumah neneknya.

Berangkat Sejak Pagi, Korban Pamit ke Rumah Nenek

Paman korban, Dedi (37), menjelaskan bahwa AG berpamitan kepada ibunya sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Ia meminta bekal dan menyampaikan rencana pergi ke rumah neneknya.

“Memang pamitnya mau pergi ke rumah neneknya. Tapi biasanya naik angkot, bukan jalan kaki lewat rel seperti ini,” ujar Dedi.

Perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer melalui rel kereta bukan kebiasaan korban, sehingga keluarga tidak menyangka hal tersebut berujung petaka.

Kronologi Kejadian: Panik Saat Kereta Datang dari Belakang

Insiden terjadi saat keempat anak tersebut melintasi jembatan rel di Kampung Nangewer. Tiba-tiba, kereta api melaju dari arah belakang.

Dalam kondisi panik, mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari di atas jembatan yang sempit. Namun nahas, korban diduga tidak sempat menghindar dan terserempet kereta.

AG ditemukan dalam kondisi tergeletak di tepi rel dengan luka serius di bagian kepala.

“Teman-temannya berusaha menolong dan membawa korban ke jalan kampung terdekat,” kata Dedi.

Sempat Ditolong Warga, Korban Meninggal Dunia

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan menghubungi keluarga korban. Namun, nyawa AG tidak tertolong.

Sementara itu, tiga teman korban dilaporkan selamat, meski mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Polisi Lakukan Penyelidikan, Jenazah Dibawa ke RSUD

Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Soekardjo untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mendalami kronologi kejadian.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Imbauan: Waspada Aktivitas di Jalur Rel Kereta

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta api karena sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak.

Pengawasan orang tua dan edukasi keselamatan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.