Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Kamis, 19 Februari 2026 16:03 WIB

Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC

Kamis, 19 Februari 2026 15:48 WIB

Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026

Kamis, 19 Februari 2026 15:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya
  • Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC
  • Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026
  • Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramahdan 1447 H
  • 5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga Sepanjang Ramadhan
  • Persib Tersingkir di ACL 2 2025/26, Invasi Suporter Picu Potensi Sanksi AFC
  • Video Teh Pucuk Durasi 17 Menit Viral, Ternyata Begini Fakta di Baliknya!
  • Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Akses Ambulans Terhalang Parkir Mobil Tamu, Respons Panitia Hajatan Malah Ngajak Ribut!

By Aga GustianaJumat, 6 Februari 2026 10:01 WIB4 Mins Read
Akses ambulans terhalang mobil tamu undangan hajatan di Cilegon, berujung cekcok. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan antara sopir ambulans dan panitia hajatan di Cilegon mendadak viral di media sosial. Rekaman berdurasi 1 menit 58 detik itu diunggah oleh akun TikTok @relawan_rescue, dan sejak diunggah, video ini telah ditonton lebih dari 1 juta kali, mendapat berbagai komentar dari warganet yang prihatin.

Dalam video tersebut, terlihat dua pria berbaju batik melontarkan makian kepada sopir ambulans, sementara warga sekitar berusaha menenangkan suasana agar tidak terjadi baku hantam. Konflik ini memicu pertanyaan tentang kesadaran masyarakat terhadap prioritas kendaraan darurat, terutama dalam kondisi yang bisa menyangkut nyawa seseorang.

“Driver ambulance sekaligus pemilik ambulance Relawan Rescue Banten diintimidasi karena tidak bisa keluar parkiran,” tulis keterangan dalam unggahan, dikutip pada Kamis, 5 Februari 2026.

Jalan Tertutup oleh Mobil Tamu Hajatan

Sopir ambulans menjelaskan bahwa kendaraannya tidak bisa keluar dari area parkir karena jalan dipenuhi mobil tamu undangan. Lokasi kejadian adalah area pernikahan yang berada persis di dekat akses keluar ambulans, sehingga ruang gerak kendaraan darurat itu tertutup.

“Tuh, nikahan ganggu nutup jalan orang. Ini ambulans mau lewat jemput pasien,” ujar sopir ambulans, menekankan urgensi situasi yang dihadapinya.

Ia menambahkan, sebelum ketegangan terjadi, dirinya sudah memberi isyarat agar kendaraan yang menghalangi segera dipindahkan. Lampu kendaraan telah dinyalakan sebagai tanda bahwa ambulans siap keluar dari garasi.

Baca Juga:  Aksi Nyata PKB Jabar, Luncurkan 200 Ambulans Siaga Gratis untuk Masyarakat

“Udah dinyalakan pas mau keluar garasi, tujuan biar yang punya mobil tau kalo ada ambulans mau keluar,” jelasnya.

Sopir Ambulans Dimaki Saat Menunggu Jalan

Alih-alih mendapat jalan, sopir ambulans justru mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan dari panitia hajatan. Ia mengaku dimaki-maki saat hanya berusaha menunggu agar ambulans bisa melewati tumpukan kendaraan tamu.

“Tapi justru saya dimaki-maki. Dibilang, ‘Nggak liat ada event? Dia bilang gitu, lalu saya jawab saya mau jemput pasien,” kata sopir tersebut, menirukan percakapan yang terjadi di lokasi.

Situasi memanas, hingga sopir ambulans harus menegaskan prioritas kendaraan darurat di tengah ketegangan itu:

“‘Lebih penting nyawa atau acara?’ Saya bilang gitu,” lanjutnya.

Warga sekitar akhirnya turun tangan untuk menenangkan kedua belah pihak. Namun, sopir ambulans tetap dihadapkan pada dilema: harus menunggu perselisihan reda, atau segera berangkat demi nyawa pasien yang menunggu.

Memilih Keselamatan Pasien di Atas Segalanya

Sadar bahwa waktu adalah hal yang krusial, sopir ambulans memutuskan untuk meninggalkan lokasi dan langsung menuju pasien yang membutuhkan pertolongan.

“Bapak dan tetangga saya yang nyuruh cepet-cepet jemput pasien aja dibanding ladenin mereka,” paparnya. Keputusan ini menunjukkan prioritas utama seorang sopir ambulans: menyelamatkan nyawa, bukan berdebat dengan tamu hajatan.

Baca Juga:  10 Detik yang Bikin Heboh! Video 'Cukur Kumis' Viral dan Trending

Sebelum meninggalkan lokasi, sopir ambulans kembali menekankan pesan penting kepada masyarakat: kendaraan darurat harus mendapat prioritas di jalan, terutama saat keadaan darurat.

“Ini ambulans, mobil darurat. Di jalan ini prioritas,” ujarnya.

Penjelasan Tambahan dari Sopir Ambulans

Tak hanya melalui video, sopir ambulans juga memberikan penjelasan tambahan melalui kolom komentar unggahan. Ia menegaskan bahwa pihak yang mengatur parkir di lokasi hajatan lah yang menjadi penyebab utama kemacetan ambulans, bukan warga atau panitia hajatan itu sendiri.

“Yang hajat mah nggak salah, yang salah yang atur parkir. Udah tau ambulans, malah depannya ditutup mobil parkir. Tukang parkir nyuruh parkir depan ambulans, padahal jalan luas,” jelasnya.

Kronologi ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa keberadaan kendaraan darurat tidak bisa diperlakukan sama seperti kendaraan pribadi. Kecepatan, akses, dan ruang gerak ambulans seringkali menjadi perbedaan antara hidup dan mati bagi pasien yang menunggu pertolongan.

Viral dan Reaksi Warganet

Video ini menjadi viral bukan hanya karena konflik yang terjadi, tetapi juga karena pesan moral yang disampaikan. Warganet ramai-ramai menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan darurat. Banyak komentar yang meminta agar panitia acara dan masyarakat secara umum memahami bahwa nyawa selalu lebih penting daripada acara, meskipun acara tersebut adalah pernikahan atau hajatan besar.

Baca Juga:  Fakta Lengkap Kasus Pengendara Motor Hadang Ambulans di Banjaran, Ini Penjelasan Polisi

Beberapa komentar menekankan pentingnya edukasi tentang hak-hak kendaraan darurat di jalan raya. “Ini pelajaran buat semua orang, kalau ambulans ada, beri jalan. Nyawa manusia lebih penting daripada apapun,” tulis salah satu pengguna TikTok.

Sementara itu, sebagian warganet juga menyayangkan perilaku panitia hajatan dan pihak pengatur parkir yang menutup akses ambulans. Banyak yang menekankan bahwa koordinasi yang lebih baik antara penyelenggara acara dan pihak keamanan atau parkir dapat mencegah insiden serupa.

Pelajaran dari Insiden Cilegon

Kejadian ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak. Tidak hanya panitia hajatan, tapi juga masyarakat luas perlu memahami prioritas kendaraan darurat. Ambulans bukan sekadar kendaraan, tetapi simbol pertolongan yang membawa harapan bagi pasien yang menunggu. Ketika akses terhalang, konsekuensinya bisa fatal.

Selain itu, insiden ini menunjukkan bahwa koordinasi dan pengaturan parkir di lokasi acara menjadi hal krusial. Dengan perencanaan yang baik, konflik bisa dihindari dan ambulans dapat menjalankan tugasnya tanpa hambatan.

Dalam kasus Cilegon, sopir ambulans menunjukkan ketenangan dan prioritas yang jelas. Alih-alih terjebak dalam emosi perselisihan, ia memilih menyelamatkan nyawa pasien terlebih dahulu. Sikap ini menjadi contoh bagi masyarakat tentang tanggung jawab dan profesionalisme petugas darurat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ambulans Cilegon hajatan tertutup ambulans kendaraan darurat nyawa pasien sopir ambulans dimaki Viral TikTok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!

Dugaan Korupsi Rumdin DPRD Indramayu Naik ke Penyidikan, Kerugian Negara Rp16,8 Miliar

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.