Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Senin, 13 April 2026 18:00 WIB

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Senin, 13 April 2026 17:55 WIB

Rencanakan Masa Depan Sekarang, bjb Tandamata Rencana Mudahkan Langkah Finansial Anda

Senin, 13 April 2026 17:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi
  • Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian
  • Rencanakan Masa Depan Sekarang, bjb Tandamata Rencana Mudahkan Langkah Finansial Anda
  • Wujudkan Impian Finansial dengan Lebih Mudah Lewat bjb Tandamata Rencana
  • Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak
  • Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari
  • Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum
  • Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Buang Sampah di Gedung DPRD Jabar Tuai Kritik Dedi Mulyadi: Nambah Kerjaan!

By Aga GustianaJumat, 5 September 2025 10:17 WIB2 Mins Read
Gabungan Rakyat Anti Penggusuran menggelar aksi simbolik buang sampah di depan DPRD Jawa Barat, Kamis (4/9/2025). Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kamis (4/9/2025), berlangsung dengan cara yang tak lazim. Jika biasanya demonstrasi identik dengan aksi bakar ban, kali ini massa justru melemparkan sampah ke gerbang utama sebagai bentuk simbolik kekecewaan terhadap wakil rakyat.

Koordinator aksi, Angga, menjelaskan bahwa ide menggunakan sampah sebagai simbol muncul dari keresahan warga kampung kota Bandung yang merasa suaranya tak pernah didengar.

“Ini merupakan aksi responsif, tadi malam kita koordinasi dengan beberapa titik warga di kampung kota Bandung yang berlawan. Ada Dagoelos, Taman Sari Bersatu, Cipedas Melawan, Sukahaji Melawan, serta kawan-kawan di Rakyat Anti Penggusuran,” ujar Angga.

Tema aksi pun sengaja dibuat satir: Buang Sampah pada Tempatnya. Menurut Angga, makna simbolik itu jelas—DPRD dianggap tak ubahnya sampah lantaran tak bergeming melihat penderitaan rakyat.

Baca Juga:  Ambisi Esport Indramayu di Tengah Bayang-Bayang 'Pembinaan Militer' Pecandu Gim

“Demonstrasi di depan DPRD pun akhirnya kebanyakan masih sebatas simbolis. Maka warga menilai tempat ini selayaknya adalah tempat sampah. Apa bedanya mereka (dewan) dengan sampah, ketika tidak bergeming melihat rakyat menderita?” tegasnya.

Kritik Gubernur: Kontraproduktif

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara soal aksi yang ramai jadi sorotan karena menggunakan sampah. Ia menegaskan bahwa menyampaikan kritik adalah hak warga, namun cara melemparkan sampah dianggap tidak tepat.

Baca Juga:  Tegas! Dedi Mulyadi Larang Sekolah Jual LKS dan Adakan Study Tour

“Saya sampaikan pada emak-emak yang kemarin ngelemparin gedung DPRD dengan sampah. Aduh, menyampaikan pendapatnya setuju nggak apa-apa, mendukung karena itu kebebasan dalam setiap orang dalam berdemokrasi menyampaikan kritik terbuka kepada penyelenggara negara,” kata Dedi dikutip dari unggahan Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Jumat (5/9/2025).

Namun Dedi menyayangkan, sebab gedung DPRD itu baru sehari sebelumnya dibersihkan oleh komunitas pengemudi ojek online.

“Itu gedungnya sudah dibersihkan oleh teman-teman ojol. Jadi kalau teman-teman ojol sudah membersihkan gedung DPRD, sudah mengecatnya, sudah merapihkannya, tiba-tiba emak dan akang-akang, teteh-teteh melempari dengan sampah, perasaan nggak tepat deh. Tidak mencerminkan spirit orang Jawa Barat,” ujarnya.

Baca Juga:  Bukti Nyata Pengabdian, Budi Mahmud Saputra Pastikan Warga Tasikmalaya Fit Jalani Ibadah Puasa

Dedi mengingatkan agar ke depan, kritik tetap bisa disampaikan secara terbuka, tapi tanpa merusak hasil kerja orang lain. “Nanti jangan sudah bersih kemudian baru berdemo, melempari sampah, nambah kerjaan lagi,” katanya.

Sampah Jadi Bahasa Politik

Aksi ini memperlihatkan bentuk perlawanan yang berbeda dari biasanya. Sampah digunakan bukan sekadar sebagai benda buangan, tetapi sebagai bahasa politik untuk menyampaikan pesan: wakil rakyat yang dianggap tak berguna, diperlakukan setara dengan sampah.

Langkah simbolik itu sekaligus memperlihatkan kreativitas baru dalam tradisi demonstrasi di Indonesia—jarang ada massa aksi yang memilih “sampah” sebagai senjata protes ketimbang nyala api atau ban terbakar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi lempar sampah aksi unik demo Dedi Mulyadi demo DPRD Jabar DPRD Jawa Barat protes warga Bandung Rakyat Anti Penggusuran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak

ASN bisa WFA

137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!

Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Belum Damai, Kuasa Hukum Nina Tuntut Pemecatan Perawat

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.