Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Selasa, 15 September 2026 20:44 WIB

Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia

Selasa, 15 September 2026 20:35 WIB

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Selasa, 15 September 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Puasa Internal Demi Pesta Layanan Publik di Tahun 2026

By Putra JuangJumat, 31 Oktober 2025 17:51 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama DPRD Jabar menandatangani Nota Kesepakatan Bersama atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Jumat (31/10/2025).

Penandatanganan ini menjadi penanda dimulainya kebijakan penghematan anggaran secara internal di lingkungan Pemprov Jabar pada tahun 2026.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menyebut kebijakan ini sebagai puasa internal demi peningkatan tajam pada layanan dan pembangunan untuk masyarakat.

“Agenda hari ini kan barusan pengesahan KUA PPAS 2026. Iya, 2026 itu puasa untuk internal. Tapi untuk eksternal layanan publiknya pesta,” ucap Dedi usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar.

Baca Juga:  Larangan Study Tour Picu Kontroversi, Dedi Mulyadi Akhirnya Minta Maaf

Dedi menekankan bahwa alokasi-alokasi pembangunan untuk kepentingan masyarakat justru mengalami peningkatan dibanding tahun ini.

Pengurangan Belanja Rutin dan Penerapan WFH

Dedi menjelaskan, penghematan anggaran internal akan dilakukan dengan mengurangi sejumlah pos belanja rutin yang dianggap tidak esensial.

“Yang dihentikan sementara berarti apa saja? Biasa dikurangin perjalanan dinas, belanja makan minum, bayar air, bayar listrik, biaya pemeliharaan, alat tulis kantor,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tak Larang Bendera One Piece, Tapi Ingatkan Prioritaskan Merah Putih

Selain pemangkasan belanja, Pemprov Jabar juga berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diambil untuk efisiensi energi dan sumber daya.

“Kita juga akan melakukan WFH agar tidak terjadi penumpukan pegawai provinsi Jawa Barat di kantor. Karena semakin banyak orang di kantor semakin banyak air yang dipakai, listrik yang dipakai, semakin banyak jaringan internet yang digunakan,” katanya.

Suntikan Anggaran Rp100 Miliar untuk BIJB Kertajati

Terkait Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Dedi memastikan suntikan dana akan tetap dialokasikan. Menurutnya, anggaran sebesar Rp100 miliar masih dipertahankan dalam KUA PPAS 2026.

Baca Juga:  Dede Chandra Dukung Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan di Jawa Barat

“Ya, kalau enggak disuntik mati listriknya sama airnya. Masa dibiarkan itu menjadi tempatnya kelelawar,” tegasnya.

Dedi juga mengungkapkan bahwa upaya dan komunikasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, terus dilakukan untuk memberikan dukungan optimal terhadap operasional Kertajati. Ia mengakui, biaya pemeliharaan BIJB memang tergolong mahal.

“Namanya juga barang mewah ya pasti biaya pemeliharaannya mahal,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jabar efisiensi anggaran Pemprov Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.