Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.

Lari dari Penat Kota, Ini 7 Spot Wisata Asri di Purwakarta yang Bikin Pikiran Segar

Kamis, 3 September 2026 13:57 WIB
gempa

Sukabumi Diguncang Gempa Dangkal M 2,3 Siang Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kamis, 3 September 2026 13:48 WIB

Viral Pria Berseragam Dishub Diduga Serobot Antrean BBM, Ini Klarifikasi Dishub KBB

Kamis, 3 September 2026 13:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lari dari Penat Kota, Ini 7 Spot Wisata Asri di Purwakarta yang Bikin Pikiran Segar
  • Sukabumi Diguncang Gempa Dangkal M 2,3 Siang Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya
  • Viral Pria Berseragam Dishub Diduga Serobot Antrean BBM, Ini Klarifikasi Dishub KBB
  • Jadwal Persib 2026/2027 Lengkap: Ada 2 Kali Lawan Persija, Cek di Sini
  • Emas Antam Naik! Harga 1 Gram Kini Rp2,639 Juta, Cek Daftar Lengkapnya
  • Ujian Perdana Sang Juara Bertahan: Jadwal Lengkap Persib Bandung vs PSM Makassar di GBLA
  • Baru Saja Rampung, Trotoar Gasibu Kembali Dibongkar Gara-gara Dikritik Terlalu Tinggi
  • Jadwal Lengkap Super League Pekan 1, Ada Borneo vs Persija dan Persib vs PSM
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Larangan Study Tour Picu Kontroversi, Dedi Mulyadi Akhirnya Minta Maaf

By SusanaRabu, 26 Februari 2025 19:25 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perseteruan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan sejumlah SMA di Jawa Barat terkait larangan study tour masih terus berlanjut.

Setelah resmi dilantik sebagai Gubernur, Dedi mengeluarkan kebijakan tegas melarang kegiatan study tour bagi sekolah-sekolah di wilayahnya.

Namun, kebijakan tersebut menimbulkan reaksi beragam. Beberapa sekolah yang telah merencanakan dan memesan perjalanan tetap nekat berangkat, sementara banyak orang tua murid dan pihak sekolah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap larangan tersebut.

Setelah polemik ini ramai diperbincangkan, Dedi Mulyadi akhirnya meminta maaf atas kebijakan tersebut. Permintaan maafnya disampaikan dalam percakapan via telepon dengan Humas SMAN 6 Depok, yang direkam dan diunggah di akun Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa (25/2/2025).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Layanan Pajak Lemot, Usulkan Sistem Cicilan Harian

Dedi Mulyadi Pecat Kepala Sekolah yang Nekat Study Tour

Setelah pelantikannya, Dedi mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kepala SMAN 6 Depok yang tetap mengizinkan siswanya melakukan study tour meskipun sudah ada larangan.

Dalam percakapan telepon itu, Dedi mempertanyakan keputusan sekolah yang tetap menggelar perjalanan.

“Kenapa maksa piknik?” tanya Dedi.

Pihak SMAN 6 Depok menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program outing class yang sudah menjadi bagian dari kunjungan kampus.

Namun, Dedi menilai tidak perlu bepergian jauh jika tujuan utamanya adalah kunjungan akademik.

“Ngapain jauh-jauh? Di Depok ada UI yang bagus,” ujarnya sambil tertawa.

Baca Juga:  Wagub Jabar Sindir Sekda, Pakar: Ini Tanda Kepemimpinan KDM Bermasalah

Mendengar pernyataan Dedi, pihak sekolah akhirnya meminta maaf.

“Nggak, nggak, nggak usah minta maaf sama saya. Saya yang minta maaf bikin kebijakan yang membuat marah semua orang,” kata Dedi.

Alasan Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Dalam kesempatan itu, Dedi menjelaskan alasan utama dirinya melarang study tour ke lokasi jauh. Ia merujuk pada insiden kecelakaan bus rombongan SMK di Depok yang terjadi di Ciater, Subang, dan menewaskan 11 orang.

Menurutnya, tragedi itu seharusnya menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah lain agar lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan siswa.

“Apa nggak trauma? Ke Jawa Timur naik bus lagi, ampun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Kendaraan Tak Bayar Pajak 2 Bulan Usai Lebaran, Dilarang Lewat Jalanan Jabar

Namun, pihak sekolah beralasan bahwa mereka salah menafsirkan surat edaran terkait larangan study tour.

“Kami berpikirnya itu hanya imbauan, bukan larangan. Kecuali jika sudah bekerjasama dengan kampus tertentu, baru diperbolehkan,” kata Humas SMAN 6 Depok.

Mendengar hal tersebut, Dedi menganalogikan kebijakan ini dengan peringatan cuaca ekstrem.

“Kalau ada imbauan hujan badai dan dilarang keluar rumah, terus tetap keluar rumah dan kena musibah, salah siapa?” pungkasnya.

Meskipun kontroversial, Dedi menegaskan bahwa kebijakan ini dibuat demi keselamatan siswa. Namun, ia tetap meminta maaf jika kebijakan ini menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

gempa

Sukabumi Diguncang Gempa Dangkal M 2,3 Siang Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Viral Pria Berseragam Dishub Diduga Serobot Antrean BBM, Ini Klarifikasi Dishub KBB

Baru Saja Rampung, Trotoar Gasibu Kembali Dibongkar Gara-gara Dikritik Terlalu Tinggi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos September 2026 Cair! Ini Cara Cek PKH dan BPNT hingga Rp600 Ribu

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP

PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.