Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 17 Juli 2026: Cek Link Resmi dan Trik Jitunya!

Jumat, 17 Juli 2026 06:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kabar Baik untuk KPM! Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Segera Cair, Ada Bantuan Hingga Rp600 Ribu

Jumat, 17 Juli 2026 05:00 WIB

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Duel Messi vs Yamal Serasa Barcelona vs Atletico Madrid

Jumat, 17 Juli 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 17 Juli 2026: Cek Link Resmi dan Trik Jitunya!
  • Kabar Baik untuk KPM! Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Segera Cair, Ada Bantuan Hingga Rp600 Ribu
  • Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Duel Messi vs Yamal Serasa Barcelona vs Atletico Madrid
  • Catat Tanggalnya! PKH, BPNT, hingga Bantuan Sembako Juli 2026 Segera Disalurkan Pemerintah
  • Bansos Cair Mulai 20 Juli, Begini Cara Cek Status KPM Lewat HP
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 17 Juli 2026: Banjir Reward Gratis Hari Ini
  • Resmi Jadi WNI, Luke Anthony Vickery Siap Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
  • Saldo DANA Gratis Jadi Rebutan, Ini Cara Klaim DANA Kaget Resmi dan Tips Hindari Penipuan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Larangan Study Tour Picu Kontroversi, Dedi Mulyadi Akhirnya Minta Maaf

By SusanaRabu, 26 Februari 2025 19:25 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perseteruan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan sejumlah SMA di Jawa Barat terkait larangan study tour masih terus berlanjut.

Setelah resmi dilantik sebagai Gubernur, Dedi mengeluarkan kebijakan tegas melarang kegiatan study tour bagi sekolah-sekolah di wilayahnya.

Namun, kebijakan tersebut menimbulkan reaksi beragam. Beberapa sekolah yang telah merencanakan dan memesan perjalanan tetap nekat berangkat, sementara banyak orang tua murid dan pihak sekolah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap larangan tersebut.

Setelah polemik ini ramai diperbincangkan, Dedi Mulyadi akhirnya meminta maaf atas kebijakan tersebut. Permintaan maafnya disampaikan dalam percakapan via telepon dengan Humas SMAN 6 Depok, yang direkam dan diunggah di akun Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa (25/2/2025).

Baca Juga:  Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan

Dedi Mulyadi Pecat Kepala Sekolah yang Nekat Study Tour

Setelah pelantikannya, Dedi mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kepala SMAN 6 Depok yang tetap mengizinkan siswanya melakukan study tour meskipun sudah ada larangan.

Dalam percakapan telepon itu, Dedi mempertanyakan keputusan sekolah yang tetap menggelar perjalanan.

“Kenapa maksa piknik?” tanya Dedi.

Pihak SMAN 6 Depok menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program outing class yang sudah menjadi bagian dari kunjungan kampus.

Namun, Dedi menilai tidak perlu bepergian jauh jika tujuan utamanya adalah kunjungan akademik.

“Ngapain jauh-jauh? Di Depok ada UI yang bagus,” ujarnya sambil tertawa.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong Anak Sekolah Jalan Kaki, Larang Orang Tua Menunggu di Sekolah

Mendengar pernyataan Dedi, pihak sekolah akhirnya meminta maaf.

“Nggak, nggak, nggak usah minta maaf sama saya. Saya yang minta maaf bikin kebijakan yang membuat marah semua orang,” kata Dedi.

Alasan Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Dalam kesempatan itu, Dedi menjelaskan alasan utama dirinya melarang study tour ke lokasi jauh. Ia merujuk pada insiden kecelakaan bus rombongan SMK di Depok yang terjadi di Ciater, Subang, dan menewaskan 11 orang.

Menurutnya, tragedi itu seharusnya menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah lain agar lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan siswa.

“Apa nggak trauma? Ke Jawa Timur naik bus lagi, ampun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Berbeda Lokasi Nyoblos, Dedi Mulyadi di Purwakarta, Erwan Setiawan di Sumedang

Namun, pihak sekolah beralasan bahwa mereka salah menafsirkan surat edaran terkait larangan study tour.

“Kami berpikirnya itu hanya imbauan, bukan larangan. Kecuali jika sudah bekerjasama dengan kampus tertentu, baru diperbolehkan,” kata Humas SMAN 6 Depok.

Mendengar hal tersebut, Dedi menganalogikan kebijakan ini dengan peringatan cuaca ekstrem.

“Kalau ada imbauan hujan badai dan dilarang keluar rumah, terus tetap keluar rumah dan kena musibah, salah siapa?” pungkasnya.

Meskipun kontroversial, Dedi menegaskan bahwa kebijakan ini dibuat demi keselamatan siswa. Namun, ia tetap meminta maaf jika kebijakan ini menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi minta maaf study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kabar Baik untuk KPM! Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Segera Cair, Ada Bantuan Hingga Rp600 Ribu

Catat Tanggalnya! PKH, BPNT, hingga Bantuan Sembako Juli 2026 Segera Disalurkan Pemerintah

Update SAR KLM Nurul Salsa: 52 Korban Ditemukan, 16 Penumpang Masih Hilang

Atasi Macet! Ini Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu

Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Plot Twist Insiden Lamborghini di Malaysia: Klarifikasi Karyn Putri yang Bikin Netizen Berbalik Arah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.