Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Igor Tolic Mulai Racik Taktik Persib, Serangan dan Pertahanan Jadi Sorotan Utama

Kamis, 16 Juli 2026 18:48 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu

Kamis, 16 Juli 2026 18:31 WIB

Bukan Sekadar Viral, Bakso Urat Pak Oboy Bukti Kuliner Klasik Bandung Tetap Dicintai

Kamis, 16 Juli 2026 18:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Igor Tolic Mulai Racik Taktik Persib, Serangan dan Pertahanan Jadi Sorotan Utama
  • Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu
  • Bukan Sekadar Viral, Bakso Urat Pak Oboy Bukti Kuliner Klasik Bandung Tetap Dicintai
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Jam Tayang, dan Prediksi Juara
  • Jude Bellingham Buka Suara Soal Momen Adu Mulut dengan Lionel Messi
  • Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung
  • Ujian Berat di Depan Mata: Simak Jadwal Lengkap Persib Bandung di Piala Presiden 2026
  • Cihapit Bandung Jadi Surga Kuliner, Ini 12 Tempat Makan yang Selalu Diburu Wisatawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung

By Mulki AlbarKamis, 16 Juli 2026 17:43 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan penanganan stunting di Kota Bandung tidak cukup hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak. Menurutnya, persoalan stunting dipengaruhi banyak faktor, mulai dari sanitasi lingkungan, kualitas air bersih, hingga kondisi permukiman.

Farhan mengungkapkan, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Bandung masih berada di angka 22,8 persen, lebih tinggi dibandingkan target nasional yang ditetapkan sebesar 16 persen.

“Stunting bukan hanya masalah ASI atau pemberian makanan tambahan. Ini persoalan yang sangat sistemik. Kalau kita ingin menurunkan angka stunting, maka yang harus kita benahi bukan hanya gizinya, tetapi juga lingkungan, sanitasi, kualitas air, dan seluruh faktor yang memengaruhinya,” ujar Farhan, Kamis (16/7/2026).

Ia menilai langkah awal yang harus dilakukan adalah mengakui bahwa persoalan tersebut masih menjadi tantangan serius di Kota Bandung. Dengan begitu, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Farhan Pertimbangkan Kenaikan Pajak Restoran dan PBB di Kota Bandung, Tapi Tak Ingin Bebani Warga

“Kalau kita menyangkal bahwa kita sedang bermasalah, maka masalah itu akan semakin jauh dari solusi. Kita harus berani mengakui kondisi ini agar bisa mencari jalan keluarnya bersama,” katanya.

Farhan menjelaskan, persoalan stunting di Kota Bandung bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan pangan. Sebagai kota jasa dan perdagangan, Bandung mendapatkan suplai bahan makanan dari sedikitnya 16 provinsi di Indonesia sehingga ketersediaan pangan dinilai tidak menjadi persoalan utama.

Baca Juga:  Polri Hentikan Sirene Tot Tot Wuk Wuk, Wali Kota Bandung: Itu Urusan Polisi

“Kalau soal suplai makanan, Kota Bandung tidak ada masalah sama sekali. Jadi jangan-jangan persoalannya bukan semata-mata gizi. Ada faktor-faktor lain yang harus kita selesaikan bersama,” ujarnya.

Ia kemudian menyoroti masih rendahnya kualitas sanitasi di sejumlah wilayah. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, sekitar 27 persen rumah di Kota Bandung belum memiliki septic tank yang layak sehingga masih berpotensi terjadi praktik buang air besar sembarangan (BABS).

Menurut Farhan, persoalan tersebut membutuhkan penanganan lintas sektor dan tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Seluruh organisasi perangkat daerah harus terlibat sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Baca Juga:  Lantang! Farhan Nyatakan Ekosistem Kreatif Bandung Terus Lahirkan Inovasi Baru

“Persoalan seperti ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh Dinas Kesehatan. Ini membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat daerah karena sifatnya lintas sektor,” tegasnya.

Ia juga meminta para camat dan lurah melakukan pemetaan persoalan di wilayah masing-masing. Menurutnya, setiap kawasan memiliki karakteristik berbeda sehingga penanganan stunting harus disesuaikan dengan kondisi lokal, baik terkait sanitasi, kualitas air, maupun persoalan lingkungan lainnya.

“Kewilayahan menjadi garda terdepan. Ada wilayah yang persoalannya banjir, ada yang sanitasi, ada yang kualitas air. Semua harus dipetakan agar intervensinya tepat sasaran,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan penyebab stunting sanitasi Kota Bandung stunting Kota Bandung Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu

Kemensos Pastikan Bansos Juli 2026 Cair 20 Juli, Berikut Cara Cek PKH dan BPNT

Krisis Industri Kapur Cipatat KBB, Operasi Tanpa Izin hingga Ancaman Bencana Longsor

Pencabulan

Grup WhatsApp Jadi Markas Kejahatan, Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria

PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN

Kepanasan Dicecar Pertanyaan, Bupati Gowa Husniah Pilih Walk Out Ketimbang Klarifikasi?

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.