Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi Jadi WNI, Luke Anthony Vickery Siap Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Kamis, 16 Juli 2026 21:51 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Saldo DANA Gratis Jadi Rebutan, Ini Cara Klaim DANA Kaget Resmi dan Tips Hindari Penipuan

Kamis, 16 Juli 2026 21:46 WIB

Update SAR KLM Nurul Salsa: 52 Korban Ditemukan, 16 Penumpang Masih Hilang

Kamis, 16 Juli 2026 21:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi Jadi WNI, Luke Anthony Vickery Siap Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
  • Saldo DANA Gratis Jadi Rebutan, Ini Cara Klaim DANA Kaget Resmi dan Tips Hindari Penipuan
  • Update SAR KLM Nurul Salsa: 52 Korban Ditemukan, 16 Penumpang Masih Hilang
  • Adam Alis Ungkap Perkembangan Persib Jelang Piala Presiden 2026, Siap Kejutkan Arema FC!
  • Atasi Macet! Ini Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya
  • Prediksi Prancis vs Inggris Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026: Jadwal, H2H, dan Skor
  • Kunci Pertahanan Maung Bandung, Julio Cesar Resmi Bertahan di Persib
  • Turis China vs Australia Ribut Demi Jaga Kebersihan Wisata Indonesia! Berakhir Basah Kuyup & Diusir?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update SAR KLM Nurul Salsa: 52 Korban Ditemukan, 16 Penumpang Masih Hilang

By Aga GustianaKamis, 16 Juli 2026 21:27 WIB3 Mins Read
Pencarian korban tenggelam KLM Nurul Salsa 01. (Foto: ANTARA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kawasan perairan Laut Flores, tepatnya di sekitar Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, tengah menjadi lokasi operasi kemanusiaan besar-besaran. Kodaeral VI resmi menugaskan kapal perang KRI Marlin-877 untuk menyisir lokasi karamnya kapal penumpang KLM Nurul Salsa 01 yang mengalami musibah tragis di tengah pelayaran.

Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, Komandan Kodaeral VI, menyatakan bahwa seluruh jajaran personel di KRI Marlin-877 saat ini telah difokuskan untuk melakukan pencarian serta evakuasi terhadap para korban.

“Setelah kami dapat informasi tentang kapal penumpang KLM Nurul Salsa 01 di Laut Flores, sebelah selatan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, prajurit langsung dikerahkan melakukan penyisiran dari dermaga Mako Kodaeral VI ini,” ujar Laksda TNI Andi Abdul Aziz, di Makassar, Kamis (16/7/2026).

Kronologi Musibah: Mesin Mati hingga Kapal Tenggelam

Musibah ini bermula pada Rabu (15/7/2026). Saat bertolak dari Pelabuhan Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng pada pukul 05.00 Wita, perjalanan awalnya berjalan lancar. Namun, nasib nahas menimpa kapal tersebut saat memasuki pukul 09.30 Wita. Mesin utama kapal tiba-tiba mati total di koordinat 06° 41′ 750″ LS – 120° 22′ 993″ BT.

Situasi berubah menjadi kritis saat pompa pembuangan air mengalami kerusakan setengah jam kemudian, yang menyebabkan lambung kapal terisi air laut tanpa henti. Setelah berjuang mempertahankan posisi selama beberapa jam, KLM Nurul Salsa 01 akhirnya karam pada pukul 16.00 Wita di posisi 06° 56′ 122″ LS – 120° 10′ 188″ BT.

Segera setelah Kantor SAR Makassar memberikan laporan resmi pada pukul 15.50 Wita, Kodaeral VI mengambil langkah cepat dengan memberangkatkan KRI Marlin-877 yang telah dilengkapi dengan peralatan medis serta logistik pendukung. Lima personel ahli dari Basarnas Makassar turut bergabung dalam misi penyelamatan ini sebelum kapal berangkat dari Dermaga Layang Mako Kodaeral VI pada pukul 20.03 Wita.

Status Evakuasi: 52 Korban Ditemukan, 16 Orang Masih Hilang

Operasi pencarian intensif dimulai saat KRI Marlin-877 mencapai titik koordinat tenggelamnya kapal pada Kamis pagi. Data terbaru hingga pukul 11.00 Wita menunjukkan sebanyak 52 orang telah berhasil diselamatkan. Sebanyak enam orang berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat ke Pulau Polassi, sementara 46 lainnya diselamatkan oleh KLM Harapan Kita dan dibawa ke Pulau Jampea. Dari rombongan tersebut, 45 orang selamat, namun satu orang dipastikan meninggal dunia.

Sayangnya, proses verifikasi data penumpang masih menyisakan daftar 16 orang yang hingga saat ini belum ditemukan keberadaannya. Kodaeral VI kini tengah bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak keluarga untuk memperbarui data manifest kapal.

“KRI Marlin-877 kini telah tiba di Pelabuhan Laut Jampea untuk berkoordinasi lanjutan sekaligus memastikan kondisi korban yang telah dievakuasi ke darat,” terang Laksda TNI Andi Abdul Aziz.

Saat ini, tim gabungan telah memperluas radius penyisiran hingga mencakup jalur arus laut yang berpotensi membawa korban hanyut. Laksda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan komitmen timnya untuk terus menyisir perairan demi menemukan seluruh penumpang yang masih belum terdata.

“Kami tidak akan berhenti mencari sampai seluruh nyawa ditemukan. Kami juga membuka saluran koordinasi dengan seluruh nelayan dan kapal yang melintas untuk saling bertukar informasi demi keberhasilan operasi ini,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Laut Flores KLM Nurul Salsa KRI Marlin-877 Pencarian Korban SAR Selayar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Atasi Macet! Ini Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu

Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung

Kemensos Pastikan Bansos Juli 2026 Cair 20 Juli, Berikut Cara Cek PKH dan BPNT

Krisis Industri Kapur Cipatat KBB, Operasi Tanpa Izin hingga Ancaman Bencana Longsor

Pencabulan

Grup WhatsApp Jadi Markas Kejahatan, Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.