Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebongkar Semua! Ini Alasan Logis Kenapa Peziarah Gunung Kawi Mendadak Kaya Raya

Rabu, 8 Juli 2026 10:04 WIB

Bansos Juli 2026 Cair! Simak Cara Cek Kategori Desil Agar Bantuan Tepat Sasaran

Rabu, 8 Juli 2026 09:49 WIB

Bukan Pengobatan Biasa, Ini Rahasia Kesehatan Holistik yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Terpukau

Rabu, 8 Juli 2026 09:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebongkar Semua! Ini Alasan Logis Kenapa Peziarah Gunung Kawi Mendadak Kaya Raya
  • Bansos Juli 2026 Cair! Simak Cara Cek Kategori Desil Agar Bantuan Tepat Sasaran
  • Bukan Pengobatan Biasa, Ini Rahasia Kesehatan Holistik yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Terpukau
  • Argentina Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Mesir dalam Laga Penuh Drama
  • Update Kode Redeem FF 8 Juli 2026: Klaim Hadiah Langsung ke Vault Anda!
  • Gantikan Andrew Jung, Striker Timnas Montenegro Ini Bawa Catatan Mengerikan ke Persib
  • Bansos PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair! Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP
  • Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming Swiss vs Kolombia: Duel Sengit Kuda Hitam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dorong Anak Sekolah Jalan Kaki, Larang Orang Tua Menunggu di Sekolah

By Aga GustianaSabtu, 15 Maret 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan mengeluarkan aturan baru yang bertujuan membentuk karakter dan mental anak-anak di Jawa Barat.

Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah mendorong anak-anak untuk bangun pagi dan berjalan kaki ke sekolah, tanpa harus diantar orang tua.

Menurut Dedi, kebiasaan orang tua yang terlalu memanjakan anak harus diubah agar mereka tumbuh lebih mandiri. Ia bahkan menegaskan bahwa para Bupati dan Wali Kota di Jawa Barat harus memastikan aturan ini diterapkan di sekolah-sekolah.

“Jika lingkungan sekolahnya aman dan nyaman, serta jarak ke sekolah sekitar satu kilometer masih memungkinkan untuk berjalan kaki, maka anak-anak harus berjalan kaki. Tidak ada kompromi,” ujar Dedi Mulyadi dalam pernyataannya.

Baca Juga:  Lebih dari Festival! WJF 2025 Jadi Momentum Penguatan Budaya dan Etos Kerja Jabar

Ia juga menolak kebiasaan orang tua yang menunggu anaknya di depan sekolah dari pagi hingga sore.

“Saya tidak mau melihat ibu atau bapak menunggu di depan sekolah. Ini kebiasaan yang harus diubah,” tegasnya.

Membangun Kemandirian Anak

Dedi Mulyadi juga menginstruksikan agar pagar sekolah ditutup dan dijaga oleh petugas keamanan. Ia menyoroti perbedaan dengan negara lain, seperti Jepang, di mana anak-anak terbiasa berjalan kaki ke sekolah tanpa diantar motor atau dijemput orang tua.

Baca Juga:  Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jabar Luncurkan E-Budgeting Desa dan E-Voting Pilkades

“Di Jepang, anak-anak mandiri berjalan kaki ke sekolah. Sementara di Indonesia, anak diantar motor dan orang tua menunggu di sekolah sampai sore, bahkan ikut campur dalam kegiatan kelas,” ujarnya.

Dedi juga menyoroti kebiasaan para ibu yang berkumpul di sekitar sekolah hanya untuk membandingkan pakaian atau kendaraan anak mereka.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Siap Ganti Rugi Dibongkarnya Hibisc Fantasy Rp40 Miliar

“Ini adalah siklus yang harus diubah. Saya tidak mau hanya jadi gubernur yang sekadar menyusun anggaran. Kalau hanya membangun jalan, dua tahun selesai. Tapi membangun karakter manusia Jawa Barat, itu tantangan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Misi Mengubah Mentalitas Masyarakat

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa ia ingin masyarakat Jawa Barat memiliki kebanggaan terhadap daerahnya masing-masing.

“Saya ingin ketika orang mendengar Indramayu, mereka hormat. Mendengar Karawang, mereka kagum. Bandung harus menjadi kota yang hebat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat sekolah siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebongkar Semua! Ini Alasan Logis Kenapa Peziarah Gunung Kawi Mendadak Kaya Raya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair! Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP

Heboh Mantan Istri Singgung ‘Santet dan Perempuan Agresif’, Sindir Bupati Gowa dan Basri Kajang?

Sengketa Lucky Square Mall Memanas: Klaim Kepemilikan Tanah hingga Kejanggalan Lelang

Manipulasi Absensi Pakai Fake GPS, Ratusan ASN Pemkab Cirebon Terancam Sanksi Disiplin

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3
  • Bansos
    Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.