Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet

Rabu, 21 Oktober 2026 11:33 WIB

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Rabu, 21 Oktober 2026 11:28 WIB
Ilustrasi cuaca panas.

Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang

Rabu, 21 Oktober 2026 11:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet
  • Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober
  • Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang
  • Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dorong Anak Sekolah Jalan Kaki, Larang Orang Tua Menunggu di Sekolah

By Aga GustianaSabtu, 15 Maret 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan mengeluarkan aturan baru yang bertujuan membentuk karakter dan mental anak-anak di Jawa Barat.

Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah mendorong anak-anak untuk bangun pagi dan berjalan kaki ke sekolah, tanpa harus diantar orang tua.

Menurut Dedi, kebiasaan orang tua yang terlalu memanjakan anak harus diubah agar mereka tumbuh lebih mandiri. Ia bahkan menegaskan bahwa para Bupati dan Wali Kota di Jawa Barat harus memastikan aturan ini diterapkan di sekolah-sekolah.

“Jika lingkungan sekolahnya aman dan nyaman, serta jarak ke sekolah sekitar satu kilometer masih memungkinkan untuk berjalan kaki, maka anak-anak harus berjalan kaki. Tidak ada kompromi,” ujar Dedi Mulyadi dalam pernyataannya.

Baca Juga:  Meriah! Yoshua Putra Maruarar Sirait Gelar Pesta Rakyat di Majalengka

Ia juga menolak kebiasaan orang tua yang menunggu anaknya di depan sekolah dari pagi hingga sore.

“Saya tidak mau melihat ibu atau bapak menunggu di depan sekolah. Ini kebiasaan yang harus diubah,” tegasnya.

Membangun Kemandirian Anak

Dedi Mulyadi juga menginstruksikan agar pagar sekolah ditutup dan dijaga oleh petugas keamanan. Ia menyoroti perbedaan dengan negara lain, seperti Jepang, di mana anak-anak terbiasa berjalan kaki ke sekolah tanpa diantar motor atau dijemput orang tua.

Baca Juga:  Korps Alumni KNPI Jabar Gelar Silaturahmi, Dukung Penuh Pemberantasan Premanisme

“Di Jepang, anak-anak mandiri berjalan kaki ke sekolah. Sementara di Indonesia, anak diantar motor dan orang tua menunggu di sekolah sampai sore, bahkan ikut campur dalam kegiatan kelas,” ujarnya.

Dedi juga menyoroti kebiasaan para ibu yang berkumpul di sekitar sekolah hanya untuk membandingkan pakaian atau kendaraan anak mereka.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun, Korps Alumni KNPI Jabar Siap Sinergi Bersama Pemerintah

“Ini adalah siklus yang harus diubah. Saya tidak mau hanya jadi gubernur yang sekadar menyusun anggaran. Kalau hanya membangun jalan, dua tahun selesai. Tapi membangun karakter manusia Jawa Barat, itu tantangan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Misi Mengubah Mentalitas Masyarakat

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa ia ingin masyarakat Jawa Barat memiliki kebanggaan terhadap daerahnya masing-masing.

“Saya ingin ketika orang mendengar Indramayu, mereka hormat. Mendengar Karawang, mereka kagum. Bandung harus menjadi kota yang hebat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat sekolah siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Ilustrasi cuaca panas.

Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.