Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duel Sengit Persib vs PSM Makassar, Igor Tolic Siapkan Kejutan di GBLA

Minggu, 6 September 2026 14:25 WIB

Bukit Tunggul Dilalap Api! Kebakaran 4 Hektare Diduga Bermula dari Pembukaan Lahan

Minggu, 6 September 2026 14:05 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Stabil, Segini Harga 1 Gram dan Buyback

Minggu, 6 September 2026 13:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duel Sengit Persib vs PSM Makassar, Igor Tolic Siapkan Kejutan di GBLA
  • Bukit Tunggul Dilalap Api! Kebakaran 4 Hektare Diduga Bermula dari Pembukaan Lahan
  • Harga Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Stabil, Segini Harga 1 Gram dan Buyback
  • Mojang Bandung Salza Nabila Nurpratiwi: Menapaki Fase Transisi dan Mengabdi Lewat Dunia Kebidanan
  • BMKG Deteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jabar, Warga Diminta Waspada
  • Persib Bidik Tiga Poin! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Laga Kontra PSM
  • Nama Lylia Terseret Video Coolmax 7 Menit, Benarkah Link yang Beredar Asli? Ini Faktanya
  • Laga Perdana Persib vs PSM Memanas, Igor Tolic Soroti Pelatih Baru Juku Eja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 6 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lebih dari Festival! WJF 2025 Jadi Momentum Penguatan Budaya dan Etos Kerja Jabar

By SusanaMinggu, 9 November 2025 17:00 WIB3 Mins Read
West Java Festival (WJF) 2025. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadikan gelaran akbar West Java Festival (WJF) 2025 sebagai ruang refleksi sekaligus ajakan bagi masyarakat Jabar untuk membangun daerah melalui kreativitas, karakter, dan etos kerja yang kuat.

Festival tahunan yang digelar di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Minggu (9/11/2025), itu menurutnya bukan hanya ajang hiburan, tetapi panggung budaya yang menggambarkan jati diri Jawa Barat.

WJF 2025: Lebih dari Festival, Cermin Karakter Warga Jabar

Dedi menegaskan bahwa pesan besar dari WJF 2025 bukan sekadar pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana masyarakat mampu menunjukkan kreativitas dan kemandirian dalam berbagai bidang kehidupan.

“WJF ini mengingatkan kita bahwa Jawa Barat kuat karena rakyatnya kreatif dan mau bekerja, apapun bentuk pekerjaannya,” ujar pria yang akrab disapa KDM itu.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi, Sosok Cerminan Pemimpin Berkarakter

Menurutnya, WJF menjadi simbol bahwa pembangunan Jawa Barat tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga oleh energi dan karya masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari seniman, pelaku UMKM, petani, hingga komunitas kreatif.

Kerja sebagai Bagian dari Budaya

Dedi menekankan bahwa cara masyarakat memaknai pekerjaan harus diredefinisi. Bukan hanya profesi formal seperti ASN atau pegawai perusahaan, tetapi seluruh aktivitas produktif yang menghasilkan manfaat.

Ia mencontohkan anak-anak muda di Tasik dan Majalengka yang mendapat penghasilan dari membersihkan sungai dan membangun sawah baru. Menurutnya, hal seperti itu menggambarkan karakter kerja yang lahir dari kesadaran, bukan sekadar status.

“Dari situ lahir produktivitas. Saya ini memperhatikan orang dari bangun sampai tidur—yang namanya bekerja itu luas sekali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Instruksikan Reboisasi Karst Klapanunggal usai Tambang Ilegal Ditindak

Festival yang Menggerakkan Partisipasi Warga

WJF juga menjadi ajang yang menampilkan antusiasme masyarakat dalam berkarya. Mulai dari pertunjukan seni, kuliner tradisional, hingga pasar kreatif, seluruh rangkaian festival memperlihatkan bahwa kreativitas warga adalah bagian penting dari identitas Jawa Barat.

Dedi menyebut bahwa partisipasi masyarakat dalam WJF adalah contoh nyata bagaimana budaya dan kreativitas dapat bergerak secara mandiri tanpa harus menunggu program pemerintah.

Mendorong Kejujuran dan Keramahan sebagai Karakter Jabar

Selain kreativitas, Dedi mengingatkan bahwa karakter warga Jabar harus dibangun dengan nilai utama: kejujuran dan keramahan. Ia menyinggung pentingnya pedagang untuk jujur terhadap kualitas produk agar tidak kehilangan kepercayaan pembeli.

“Jangan dibohongi-bohongin. Kalau nanasnya asam, ya bilang asam,” tegasnya.

Sikap ramah juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial. Ia mencontohkan bagaimana warung kecil seharusnya menjadi ruang nyaman bagi siapa saja, bukan tempat yang memaksa orang untuk membeli sesuatu.

Baca Juga:  Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual

“Siklus keramahan itu harus hidup. Dari situ budaya kita tumbuh, hubungan sosial tumbuh, dan akhirnya daerah ikut tumbuh,” ujar Dedi.

WJF 2025 Sebagai Arah Baru Jawa Barat

Dengan ribuan pengunjung dan ratusan pelaku kreatif yang terlibat, WJF 2025 menjadi momentum penting bagi Jawa Barat untuk menunjukkan wajah baru: provinsi yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter, budaya, dan kreativitas masyarakatnya.

Dedi berharap WJF terus menjadi festival yang bukan hanya merayakan budaya, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya, jujur, ramah, dan mandiri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukit Tunggul Dilalap Api! Kebakaran 4 Hektare Diduga Bermula dari Pembukaan Lahan

BMKG Deteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jabar, Warga Diminta Waspada

Bikin Gempar! Petarung UFC Bilal Hasan Tantang Benjamin Netanyahu di Ring?!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos September 2026: Ini Jadwal dan Nominal PKH, BPNT, PIP hingga PBI-JK

Bandung Diberondong Dentuman Misterius Dini Hari, BMKG Temukan Anomali Tak Biasa

Incar Posisi 6 Besar Porprov Jabar XV, Bandung Barat Kirimkan 728 Atlet dan Patok 72 Emas

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.