Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Janji Gila Marc Cucurella: Siap Pensiun Dini & Tato Wajah Pelatih Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 10:59 WIB

Tingginya 229cm! Mengenal Jongkuch Mach, Prospek NBA Paling Menakutkan Saat Ini

Sabtu, 18 Juli 2026 10:00 WIB

Perpisahan Pahit, Ini Alasan Haru Frans Putros Tinggalkan Persib Bandung!

Sabtu, 18 Juli 2026 09:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Janji Gila Marc Cucurella: Siap Pensiun Dini & Tato Wajah Pelatih Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026
  • Tingginya 229cm! Mengenal Jongkuch Mach, Prospek NBA Paling Menakutkan Saat Ini
  • Perpisahan Pahit, Ini Alasan Haru Frans Putros Tinggalkan Persib Bandung!
  • Jadwal Cair Bansos PKH Tahap 3 Juli 2026: Segera Cek Bansos Anda Sekarang!
  • Update Kode Redeem Free Fire 18 Juli 2026: Klaim Skin & Item Gratis Sekarang!
  • Skema Baru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT, Bakal Lewat Koperasi Desa?
  • BPNT Juli 2026 Rp600 Ribu Segera Cair, Apakah Nama Anda Masuk Daftar Penerima?
  • Persib Dapat Kabar dari Gabriel Mutombo, Igor Tolic Tak Mau Ambil Risiko
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lebih dari Festival! WJF 2025 Jadi Momentum Penguatan Budaya dan Etos Kerja Jabar

By SusanaMinggu, 9 November 2025 17:00 WIB3 Mins Read
West Java Festival (WJF) 2025. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadikan gelaran akbar West Java Festival (WJF) 2025 sebagai ruang refleksi sekaligus ajakan bagi masyarakat Jabar untuk membangun daerah melalui kreativitas, karakter, dan etos kerja yang kuat.

Festival tahunan yang digelar di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Minggu (9/11/2025), itu menurutnya bukan hanya ajang hiburan, tetapi panggung budaya yang menggambarkan jati diri Jawa Barat.

WJF 2025: Lebih dari Festival, Cermin Karakter Warga Jabar

Dedi menegaskan bahwa pesan besar dari WJF 2025 bukan sekadar pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana masyarakat mampu menunjukkan kreativitas dan kemandirian dalam berbagai bidang kehidupan.

“WJF ini mengingatkan kita bahwa Jawa Barat kuat karena rakyatnya kreatif dan mau bekerja, apapun bentuk pekerjaannya,” ujar pria yang akrab disapa KDM itu.

Baca Juga:  Penerbangan Susi Air Bandung-Jogja Resmi Dibuka, Harapan Baru Kebangkitan Bandara Husein Sastranegara

Menurutnya, WJF menjadi simbol bahwa pembangunan Jawa Barat tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga oleh energi dan karya masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari seniman, pelaku UMKM, petani, hingga komunitas kreatif.

Kerja sebagai Bagian dari Budaya

Dedi menekankan bahwa cara masyarakat memaknai pekerjaan harus diredefinisi. Bukan hanya profesi formal seperti ASN atau pegawai perusahaan, tetapi seluruh aktivitas produktif yang menghasilkan manfaat.

Ia mencontohkan anak-anak muda di Tasik dan Majalengka yang mendapat penghasilan dari membersihkan sungai dan membangun sawah baru. Menurutnya, hal seperti itu menggambarkan karakter kerja yang lahir dari kesadaran, bukan sekadar status.

“Dari situ lahir produktivitas. Saya ini memperhatikan orang dari bangun sampai tidur—yang namanya bekerja itu luas sekali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Festival yang Menggerakkan Partisipasi Warga

WJF juga menjadi ajang yang menampilkan antusiasme masyarakat dalam berkarya. Mulai dari pertunjukan seni, kuliner tradisional, hingga pasar kreatif, seluruh rangkaian festival memperlihatkan bahwa kreativitas warga adalah bagian penting dari identitas Jawa Barat.

Dedi menyebut bahwa partisipasi masyarakat dalam WJF adalah contoh nyata bagaimana budaya dan kreativitas dapat bergerak secara mandiri tanpa harus menunggu program pemerintah.

Mendorong Kejujuran dan Keramahan sebagai Karakter Jabar

Selain kreativitas, Dedi mengingatkan bahwa karakter warga Jabar harus dibangun dengan nilai utama: kejujuran dan keramahan. Ia menyinggung pentingnya pedagang untuk jujur terhadap kualitas produk agar tidak kehilangan kepercayaan pembeli.

“Jangan dibohongi-bohongin. Kalau nanasnya asam, ya bilang asam,” tegasnya.

Sikap ramah juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial. Ia mencontohkan bagaimana warung kecil seharusnya menjadi ruang nyaman bagi siapa saja, bukan tempat yang memaksa orang untuk membeli sesuatu.

Baca Juga:  Kasus Depok Jadi Pembelajaran, Dedi Mulyadi: Membuat Orang Sejahtera Bukan Hal Mudah

“Siklus keramahan itu harus hidup. Dari situ budaya kita tumbuh, hubungan sosial tumbuh, dan akhirnya daerah ikut tumbuh,” ujar Dedi.

WJF 2025 Sebagai Arah Baru Jawa Barat

Dengan ribuan pengunjung dan ratusan pelaku kreatif yang terlibat, WJF 2025 menjadi momentum penting bagi Jawa Barat untuk menunjukkan wajah baru: provinsi yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter, budaya, dan kreativitas masyarakatnya.

Dedi berharap WJF terus menjadi festival yang bukan hanya merayakan budaya, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya, jujur, ramah, dan mandiri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi festival budaya jabar karakter masyarakat jawa barat kreativitas warga jabar West Java Festival 2025 wjf 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BPNT Juli 2026 Rp600 Ribu Segera Cair, Apakah Nama Anda Masuk Daftar Penerima?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Juli 2026 Cair 20 Juli, Cek Penerima Bansos Rp600 Ribu Lewat NIK KTP

Kemacetan

Waspada Macet! Ini Daftar Titik Kemacetan di Bandung Akhir Pekan 18-19 Juli 2026

Perahu Bocor saat Memancing, Nelayan Asal Cililin Hilang di Waduk Saguling

Kedok Wisata, Misi Rahasia? Skandal di Balik Kaburnya Femas di Korea Selatan!

Bansos

Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Demi Viral Berujung Penjara? Lagu Vulgar Icha Chellow Akhirnya Diseret ke Jalur Hukum
  • Macan Tutul
    Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.