Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Brace Mematikan! Mbappe Bikin Senegal Tak Berkutik di Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 12:35 WIB

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Rabu, 17 Juni 2026 12:07 WIB

Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena

Rabu, 17 Juni 2026 11:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Brace Mematikan! Mbappe Bikin Senegal Tak Berkutik di Piala Dunia 2026
  • Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar
  • Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena
  • Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid
  • Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026
  • Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet
  • Update Harga Emas Pegadaian 17 Juni 2026: Stabil Tapi Bikin Investor Waspada!
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Siap Ganti Rugi Dibongkarnya Hibisc Fantasy Rp40 Miliar

By Aga GustianaSenin, 10 Maret 2025 12:56 WIB2 Mins Read
Hibisc Fantasy Dibongkar
Hibisc Fantasy Dibongkar. (Foto: ANTARA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan upaya dalam menangani banjir yang melanda beberapa daerah seperti Karawang, Bekasi, Bogor, dan Bandung. Salah satu langkah yang diambil adalah menata ulang kawasan Puncak Bogor yang mengalami perubahan fungsi lahan secara tidak semestinya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil tindakan tegas dengan membongkar objek wisata yang terbukti melanggar aturan, yakni Hibisc Puncak Bogor.

Saat proses pembongkaran dan penyegelan berlangsung, Dedi berdiskusi langsung dengan pihak manajemen yang menaungi Hibisc, yaitu PT Jaswita.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PT Jaswita yang merupakan direktur anak perusahaan mengungkapkan bahwa pembangunan Hibisc Puncak Bogor didanai oleh beberapa pemodal yang tergabung dalam sebuah konsorsium. Total investasi yang telah digelontorkan mencapai Rp 40 miliar.

Baca Juga:  Mahasiswa Unisba yang Ditahan Polda Jabar Akhirnya Pulang, Wajah Lebam Jadi Sorotan

“Target dalam total investasi sebesar Rp 40 miliar,” ujar perwakilan Jaswita.

Dedi juga menanyakan terkait kepemilikan saham dan pembagian keuntungan. Pihak Jaswita menjelaskan bahwa mereka memiliki 70 persen saham, sedangkan 30 persen sisanya dimiliki oleh investor lain. Dalam operasionalnya, PT Jaswita mendapatkan 6,5 persen dari total omzet yang dihasilkan.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap investor, Dedi Mulyadi menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengganti kerugian yang ditimbulkan akibat pembongkaran tersebut. Ia menegaskan bahwa hal ini dilakukan demi menjaga keseimbangan lingkungan.

Baca Juga:  UMK Telah Ditetapkan, Kota Bandung Naik 3,97 Persen

“Kalau Pemprov Jabar harus mengganti investasi, ganti saja. Kembalikan lagi ke fungsinya,” tegasnya.

Dedi menambahkan bahwa ganti rugi tersebut bisa dianggap sebagai hibah untuk penyelamatan lingkungan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan merugikan para pengusaha, melainkan mengembalikan lahan ke fungsi aslinya.

“Kita juga tidak ingin merugikan siapa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemprov Jabar siap menyalurkan dana ke PT Jaswita untuk dikembalikan kepada para pemilik modal. “Jika nomenklatur anggarannya memungkinkan, Pemprov Jabar bisa memberikan dana ke PT Jaswita agar mereka dapat mengembalikan uang kepada investor,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sedih Bukan Lagi Gubernur Jabar, Bima Arya Diam-diam Doakan Ridwan Kamil

Dedi menegaskan bahwa setelah pembongkaran, lahan Hibisc Puncak Bogor akan direhabilitasi dengan menanam kembali pohon-pohon sebagai langkah konservasi.

“Mending kita kembalikan lagi. Tetap di bawah pengawasan Pemprov Jabar dan akan saya hutankan kembali. Tidak perlu ditanami teh, kita tanam pohon saja,” tutupnya.

Langkah tegas Pemprov Jawa Barat ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi kawasan Puncak sebagai daerah resapan air, sehingga dapat mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Dedi Mulyadi Hibisc Fantasy jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.