Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 18:15 WIB

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Jumat, 1 Mei 2026 17:54 WIB
Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Jumat, 1 Mei 2026 16:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
  • Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox
  • Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia
  • Teka-teki Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 Terjawab, Trump Serahkan Keputusan ke FIFA
  • Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi
  • Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy
  • Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Siap Ganti Rugi Dibongkarnya Hibisc Fantasy Rp40 Miliar

By Aga GustianaSenin, 10 Maret 2025 12:56 WIB2 Mins Read
Hibisc Fantasy Dibongkar
Hibisc Fantasy Dibongkar. (Foto: ANTARA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan upaya dalam menangani banjir yang melanda beberapa daerah seperti Karawang, Bekasi, Bogor, dan Bandung. Salah satu langkah yang diambil adalah menata ulang kawasan Puncak Bogor yang mengalami perubahan fungsi lahan secara tidak semestinya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil tindakan tegas dengan membongkar objek wisata yang terbukti melanggar aturan, yakni Hibisc Puncak Bogor.

Saat proses pembongkaran dan penyegelan berlangsung, Dedi berdiskusi langsung dengan pihak manajemen yang menaungi Hibisc, yaitu PT Jaswita.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PT Jaswita yang merupakan direktur anak perusahaan mengungkapkan bahwa pembangunan Hibisc Puncak Bogor didanai oleh beberapa pemodal yang tergabung dalam sebuah konsorsium. Total investasi yang telah digelontorkan mencapai Rp 40 miliar.

Baca Juga:  Catat Skor 60,26 Poin, Indeks TDN Jabar 2022 di Klasifikasi Baik

“Target dalam total investasi sebesar Rp 40 miliar,” ujar perwakilan Jaswita.

Dedi juga menanyakan terkait kepemilikan saham dan pembagian keuntungan. Pihak Jaswita menjelaskan bahwa mereka memiliki 70 persen saham, sedangkan 30 persen sisanya dimiliki oleh investor lain. Dalam operasionalnya, PT Jaswita mendapatkan 6,5 persen dari total omzet yang dihasilkan.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap investor, Dedi Mulyadi menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengganti kerugian yang ditimbulkan akibat pembongkaran tersebut. Ia menegaskan bahwa hal ini dilakukan demi menjaga keseimbangan lingkungan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tuntaskan 121 Rumah yang Belum Teraliri Listrik di 2025

“Kalau Pemprov Jabar harus mengganti investasi, ganti saja. Kembalikan lagi ke fungsinya,” tegasnya.

Dedi menambahkan bahwa ganti rugi tersebut bisa dianggap sebagai hibah untuk penyelamatan lingkungan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan merugikan para pengusaha, melainkan mengembalikan lahan ke fungsi aslinya.

“Kita juga tidak ingin merugikan siapa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemprov Jabar siap menyalurkan dana ke PT Jaswita untuk dikembalikan kepada para pemilik modal. “Jika nomenklatur anggarannya memungkinkan, Pemprov Jabar bisa memberikan dana ke PT Jaswita agar mereka dapat mengembalikan uang kepada investor,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Dampingi Presiden Tinjau Renovasi Stadion Si Jalak Harupat

Dedi menegaskan bahwa setelah pembongkaran, lahan Hibisc Puncak Bogor akan direhabilitasi dengan menanam kembali pohon-pohon sebagai langkah konservasi.

“Mending kita kembalikan lagi. Tetap di bawah pengawasan Pemprov Jabar dan akan saya hutankan kembali. Tidak perlu ditanami teh, kita tanam pohon saja,” tutupnya.

Langkah tegas Pemprov Jawa Barat ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi kawasan Puncak sebagai daerah resapan air, sehingga dapat mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Dedi Mulyadi Hibisc Fantasy jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Dorong Transparansi, bank bjb Terapkan bjb CLEAN di Lingkungan Kerja

Promosi Haji Ilegal Terbongkar, 7 WNI Diamankan Aparat Saudi

3.144 Guru Honorer di Bandung Terancam PHK Massal 2027

200 Ribu Buruh Serbu Monas! Ini 11 Tuntutan Besar May Day 2026

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.