Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 16:12 WIB
Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 15:58 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Jangan Terkecoh! Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’

Selasa, 31 Maret 2026 15:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia
  • Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
  • Jangan Terkecoh! Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’
  • Drama di Stuttgart! Jerman Menang Tipis 2-1 atas Ghana lewat Gol Menit Akhir
  • Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
  • Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar
  • Julio Cesar Comeback? Persib Siapkan Kejutan di Tengah Krisis Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 31 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Pekerja Wisata Dikabarkan Berlanjut ke Tol Pasteur, Lalu Lintas Bandung Terancam Lumpuh

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 16:17 WIB2 Mins Read
Aksi Pekerja Wisata
Aksi Pekerja Wisata di Jabar. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ribuan pekerja pariwisata dari berbagai daerah di Jawa Barat kembali turun ke jalan, Senin pagi, dalam aksi damai menolak Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA. Setelah memadati halaman Gedung Sate, massa dikabarkan akan melanjutkan aksinya dengan menyasar Gerbang Tol Pasteur, salah satu akses utama masuk Kota Bandung.

Aksi ini digerakkan oleh Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB), yang menyuarakan kekhawatiran atas dampak surat edaran tersebut terhadap industri pariwisata. Mereka menilai kebijakan itu menjadi penyebab utama anjloknya kunjungan wisatawan ke wilayah Jawa Barat dalam beberapa bulan terakhir.

Jalan Diponegoro Padat, Tol Pasteur Jadi Titik Lanjutan Aksi

Sejak pagi, kawasan Jalan Diponegoro dipenuhi kendaraan besar. Puluhan bus pariwisata berjejer, mengantar sekitar 4.000 peserta aksi ke pusat pemerintahan Jawa Barat. Mereka berasal dari beragam sektor: pemandu wisata, sopir bus, pengelola objek wisata, pelaku UMKM, hingga seniman budaya yang menggantungkan hidup dari geliat sektor pariwisata.

Namun yang menjadi sorotan adalah rencana massa untuk bergerak ke Gerbang Tol Pasteur, salah satu titik lalu lintas tersibuk di Bandung yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan jalur utama menuju Jakarta.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Benahi Tata Ruang Jawa Barat, Kebijakan Kabupaten dan Provinsi Diseragamkan

Jika benar terlaksana, langkah ini diperkirakan akan mengganggu arus kendaraan secara signifikan, mengingat Tol Pasteur adalah gerbang favorit bagi wisatawan dan kendaraan logistik. Polisi lalu lintas dan petugas keamanan pun mulai bersiaga untuk mengantisipasi kemacetan parah.

Suara dari Lapangan: “Bukan Sekadar Protes, Ini Teriakan Hidup”

Menurut perwakilan P3JB, aksi ini bukan semata soal penolakan kebijakan, melainkan perjuangan menjaga kelangsungan hidup ribuan keluarga yang bergantung pada sektor wisata.

Baca Juga:  Penerima Bansos di Jabar Terindikasi Judol, Dedi Mulyadi Salahkan Pemerintah Pusat

“Kami tidak mencari keributan. Tapi jika suara kami tidak didengar di Gedung Sate, maka kami akan bersuara di jalan tol. Karena efek dari SE 45 ini nyata—kami kehilangan penghasilan,” ujar salah satu koordinator aksi.

Permintaan Jelas: Cabut SE Nomor 45

Inti dari tuntutan massa adalah pencabutan Surat Edaran Nomor 45, yang dinilai membatasi aktivitas pariwisata tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi di lapangan. Banyak pelaku wisata mengaku terpaksa membatalkan program, mem-PHK karyawan, bahkan menutup usahanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Turun Tangan Atasi Kisruh Keterlambatan Entri PDSS

Hingga siang hari, belum ada perwakilan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menemui massa secara langsung. Sementara itu, rencana pergerakan menuju Tol Pasteur masih terus dikonsolidasikan di lapangan.

Editor Note: Aksi di Tol Pasteur ini berpotensi mengganggu aktivitas warga dan arus lalin. Warga diimbau menghindari rute Pasteur dan memilih jalur alternatif selama aksi berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Demo Bandung Gubernur Jabar pariwisata jabar Pekerja Wisata Tol Pasteur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api

Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar

Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen

Bedah Rumah 35 Ribu Unit di Jabar, bank bjb Kucurkan Rp700 Miliar Dana BSPS 2026

Cara Cepat Amankan Slot Lari Bandoeng 10K 2026: Nabung di bank bjb, Langsung Dapat Tiket!

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.