Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan

Sabtu, 26 September 2026 17:49 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Sabtu, 26 September 2026 17:45 WIB

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 17:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
  • Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
  • Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025
  • Krisis Fasilitas hingga Jadwal Super Padat, Kapten Persib: Kata Kuncinya Bertahan
  • Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?
  • Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman
  • Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Alasan Orang Papua Lebih Kuat, Warisi Gen Spesies Manusia yang Sudah Punah

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 22:32 WIB2 Mins Read
Ilustrasi DNA. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Orang Papua dipercaya mewarisi gen spesies manusia purba yang sudah punah, yakni Denisovan. Efeknya, mereka menjadi lebih kuat.

Dalam sebuah studi, ditemukan jika genetik Denisova tak hanya dimiliki oleh orang Papua saja, namun juga pada populasi Asia Timur, Asia Selatan dan pribumi Amerika.

Sebelumnya, para ilmuwan mengira jika hanya orang Papua yang membawa jejak DNA Denisova, dengan hingga 5 persen genom mereka diwarisi dari hominim purba ini.

“Adalah kesalahpahaman umum bahwa manusia berevolusi secara tiba-tiba dan rapi dari satu nenek moyang yang sama, tetapi semakin banyak yang kita pelajari, semakin kita menyadari bahwa perkawinan silang dengan berbagai hominin terjadi dan membantu membentuk manusia seperti kita saat ini,” kata penulis studi Dr Linda Ongaro dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Jawab soal Masalah Papua di Debat Perdana, Prabowo: Tidak Sesederhana Itu Pak Anies

Tidak seperti sisa-sisa Neanderthal, catatan fosil Denisova hanya terdiri dari tulang jari, tulang rahang, gigi, dan fragmen tengkorak. Sungguh sedikit.

“Namun, dengan memanfaatkan segmen Denisova yang masih ada dalam genom manusia modern, para ilmuwan telah menemukan bukti setidaknya tiga peristiwa masa lalu yang menunjukkan bahwa gen dari populasi Denisova yang berbeda masuk ke dalam tanda genetik manusia modern,” jelasnya.

Baca Juga:  Bocah Ajaib dari Papua! Kenalin Mikhayla, Wonderkid Skateboard Indonesia Jadi Atlet Termuda di Asian Games 2026

Dari hasil penelitian yang ada, Denisova Altai asli terpecah menjadi beberapa garis keturunan sekitar 409.000 hingga 222.000 tahun yang lalu.

Populasi tertua dari populasi ini tampaknya telah kawin silang dengan nenek moyang kuno orang Asia Timur saat ini, sementara DNA dari dua garis keturunan Denisova yang terpisah dapat ditemukan dalam genom Papua.

Baca Juga:  Lima Wilayah di Indonesia Masuk Zona Waspada Tsunami Usai Gempa Filipina M 7,6

Yang menarik, karena Denisova tiba di Eurasia ratusan ribu tahun sebelum manusia modern, mereka telah mengembangkan sejumlah adaptasi genetik yang memungkinkan mereka bertahan hidup di berbagai lingkungan yang keras. Misalnya, mereka mampu tinggal di dataran tinggi hingga padang rumput yang dingin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Papua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan

Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.