bukamata.id – Kemacetan parah terjadi di kawasan Jalan Ibrahim Adjie hingga Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026). Kondisi tersebut dipicu pekerjaan galian crossing saluran air atau pemasangan box culvert di dekat simpang Kiaracondong.
Kabid Drainase dan Trotoar DSDABM Kota Bandung, Kiki Rosani Rifqi, mengatakan pekerjaan tersebut seharusnya rampung pada sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, pengerjaan mengalami kendala setelah alat berat yang digunakan mengalami kerusakan.
“Kita membuat crossing-an saluran air, ya. Pemasangan box culvert itu. Itu pekerjaannya semua malam hari, tidak ada yang di siang hari atau pagi. Harusnya sudah beres jam 4 subuh,” ujar Kiki.
Menurut Kiki, kerusakan terjadi ketika pemasangan box culvert tinggal menyisakan beberapa meter. Selang hidrolik pada alat berat pecah sehingga pekerjaan tidak dapat langsung dilanjutkan karena membutuhkan suku cadang.
“Tapi saat beberapa meter lagi di ujung pemasangan, alatnya (alat berat) ada trouble. Ada selang hidroliknya yang pecah di malam hari dan tidak bisa langsung cari suku cadang,” katanya.
Untuk sementara, DSDABM menutup area galian menggunakan plat besi agar arus lalu lintas dapat kembali berjalan. Pekerjaan akan dilanjutkan pada malam hari.
“Untuk sementara kita tutup dulu untuk melancarkan lalu lintas dengan menutup hasil galian itu dengan plat besi, plat esser. Pekerjaan diteruskan malam hari aja,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, galian dengan kedalaman sekitar dua meter tersebut berada di badan jalan dekat traffic light Kiaracondong. Di dalam galian terlihat terdapat air, sementara tanah bekas galian masih berserakan di sekitar lokasi.
Sebagian material tanah telah dimasukkan ke dalam karung. Area galian juga ditutup menggunakan plat besi, namun hingga sekitar pukul 11.00 WIB kondisi pengerjaan masih terlihat belum sepenuhnya rapi.
Dampak pekerjaan tersebut terlihat pada arus lalu lintas dari arah timur menuju barat di Jalan Soekarno Hatta yang mengalami kepadatan. Kemacetan kemudian berlanjut ke Jalan Ibrahim Adjie hingga arah Jalan Jakarta.
Sejumlah pengendara mengaku terganggu akibat kepadatan lalu lintas yang terjadi selama pekerjaan berlangsung.
“Iya sudah beberapa hari ini Jalan Ibrahim Adjie macet karena ada galian di dekat stopan Kiaracondong,” ujar Fajar (28), pengendara asal Gedebage.
Fajar mengatakan kemacetan terutama terasa pada pagi hari ketika aktivitas pengerjaan menggunakan alat berat berlangsung.
“Biasanya tiap pagi macet, termasuk sekarang ini. Jadi proyek ini sangat mengganggu aktivitas,” katanya.
Ia berharap pekerjaan dapat segera diselesaikan dan pengaturan lalu lintas ditingkatkan selama proses pengerjaan.
“Harusnya ada penanganan kemacetan dan untuk pengerjaannya cepat diselesaikan,” ujarnya.
Pengendara lainnya, Cepi Nurahman (38), juga mengaku sempat terjebak kemacetan saat hendak berangkat kerja.
“Pasti terganggu karena macetnya parah, tapi ada pengaturan lalu lintas dari aparat kepolisian,” ucap Cepi.
Pada Selasa pagi, sejumlah aparat kepolisian terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Upaya tersebut membuat kepadatan sedikit terurai, meski kondisi lalu lintas belum kembali normal seperti biasanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










