Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Piala Dunia 2026 Minggu 28 Juni: Argentina, Inggris dan Portugal Siap Tempur!

Sabtu, 27 Juni 2026 05:00 WIB

Resmi! Getty Images Gandeng OpenAI, ChatGPT Kini Bakal Tampilkan Gambar Berlisensi

Sabtu, 27 Juni 2026 04:00 WIB

Jangan Lewatkan! Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Hari Ini dan Link Live Streaming Resmi

Sabtu, 27 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Minggu 28 Juni: Argentina, Inggris dan Portugal Siap Tempur!
  • Resmi! Getty Images Gandeng OpenAI, ChatGPT Kini Bakal Tampilkan Gambar Berlisensi
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Hari Ini dan Link Live Streaming Resmi
  • Siapa Cepat Dia Dapat! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 27 Juni 2026, Amankan Token SG2 dan Bundle Langka
  • Klaim Primogems Gratisan! Ini Daftar Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Sabtu 27 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Terseret Kasus Pemalsuan dan Finansial, Amanda Manopo Gandeng Kuasa Hukum Datangi Polres Jaksel
  • Kejutan dari Maung Bandung: Usai Cuci Gudang Pemain, Persib Kini Resmi Lepas Tangan Kanan Bojan Hodak!
  • Duel Panas Mbappe vs Haaland! Prancis Hadapi Norwegia di Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siap-siap Pilah Sampah di Rumah! Pemkot Bandung Targetkan 25.000 Komposter RW Demi Atasi Krisis Sarimukti

By Aga GustianaSenin, 11 Mei 2026 18:44 WIB3 Mins Read
TPA Sarimukti mulai menyusut. (Foto: dok Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kota Bandung harus mulai bersiap mengubah kebiasaan membuang sampah. Menyusul kebijakan pengurangan jatah pembuangan ke TPA Sarimukti yang dilakukan setiap dua minggu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini mengambil langkah darurat dengan mempercepat kemandirian pengolahan sampah di tingkat wilayah.

Jika biasanya Kota Bandung bisa mengirim 980 ton sampah harian ke Sarimukti, ke depan jumlah ini akan dipangkas drastis menjadi hanya 600 ton per hari.

Antisipasi Penumpukan: TPS Libur Jumat-Minggu

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan sinyal waspada terkait kondisi ini. Menurutnya, pengendalian sampah saat ini memang masih stabil, namun tidak bisa dianggap remeh karena ruang gerak menuju tempat pembuangan akhir semakin sempit.

“Kondisi sampah saat ini masih terkendali, tetapi harus diwaspadai karena kuota terus berkurang. Ini membutuhkan langkah antisipasi yang serius,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026).

Baca Juga:  Kena Parkir Liar Rp20 Ribu di Bandung? Wali Kota Farhan: Warganya Juga Harus Tertib!

Salah satu gebrakan ekstrem yang disiapkan adalah menutup operasional Tempat Penampungan Sementara (TPS) setiap akhir pekan, mulai dari hari Jumat hingga Minggu. Kebijakan ini bertujuan “memaksa” warga untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jasa angkut sampah kota.

“Warga harus mulai mencari solusi di wilayah masing-masing, khususnya untuk sampah organik. Tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada TPS,” tegas Farhan.

Target Ambisius: 25.000 Unit Komposter di Tiap RW

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, mengungkapkan bahwa senjata utama melawan krisis ini adalah pengolahan sampah organik di level akar rumput. Saat ini, baru tersedia sekitar 1.510 unit kompos pit, jumlah yang dinilai masih sangat minim.

Baca Juga:  Diduga Nekat Terobos Palang, Pria Tewas Tertemper Kereta di Perlintasan Braga Bandung

Target besar pun dicanangkan: membangun hingga 25.000 unit komposter di seluruh wilayah RW di Bandung.

“Setiap RW minimal memiliki empat unit komposter agar sampah organik bisa dikelola di wilayah masing-masing selama kurang lebih tiga bulan sebelum dipanen,” jelas Darto.

Selain komposter, Pemkot Bandung juga tengah menggalakkan metode alternatif seperti:

  • Budidaya Maggot: Mengubah sampah sisa makanan menjadi nilai ekonomi.
  • Loseda & Pakan Ternak: Memanfaatkan limbah dapur untuk keberlangsungan ternak lokal.
  • Teknologi Baru: Pengoperasian alat pengolah sampah berteknologi Air Pollution Control (APC) untuk meningkatkan kapasitas harian.
Baca Juga:  Teknologi Pengolahan Sampah Canggih dari Tiongkok Siap Diterapkan di Kota Bandung

Jaga Perbatasan dan Edukasi Mandiri

Tak hanya fokus ke dalam, Farhan juga menginstruksikan penjagaan ketat di wilayah perbatasan agar tidak ada “sampah impor” yang masuk ke Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan transisi ini ada pada kedisiplinan kolektif masyarakat dalam memilah sampah dari rumah.

Terkait solusi jangka panjang, rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) oleh Pemprov Jabar di Sarimukti masih terus digodok dengan memperhatikan regulasi yang ada. Namun, sebelum teknologi besar itu rampung, kemandirian warga tetap menjadi tumpuan utama.

“Kita harus bergerak bersama. Kalau tidak, kondisi ini bisa semakin berat,” tutup Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung krisis sampah lingkungan hidup Muhammad Farhan sampah Bandung TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegas! Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Kasus Penganiayaan di Bandung

Depan Umum Dihantam, Di Ruang Tertutup Disekap 3 Tahun: Ada Apa dengan Pria-pria Ini?

Tangis Penyesalan Taufik Hidayat? Tersangka Penganiayaan YTR Akhirnya Minta Maaf

Adik Cacat Seumur Hidup, Keluarga Korban YTR Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat!

Pelecehan Seksual

Kisah Pilu Siswi SD di Sukabumi, Alami Trauma Berat Usai Diperkosa Teman Sebaya

Bandara Kertajati Bakal Diambil Alih Kemenhan, Bagaimana Nasib Utang Pemprov Jabar?

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.