Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Senin, 12 Oktober 2026 03:00 WIB

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siap-siap Pilah Sampah di Rumah! Pemkot Bandung Targetkan 25.000 Komposter RW Demi Atasi Krisis Sarimukti

By Aga GustianaSenin, 11 Mei 2026 18:44 WIB3 Mins Read
TPA Sarimukti mulai menyusut. (Foto: dok Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kota Bandung harus mulai bersiap mengubah kebiasaan membuang sampah. Menyusul kebijakan pengurangan jatah pembuangan ke TPA Sarimukti yang dilakukan setiap dua minggu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini mengambil langkah darurat dengan mempercepat kemandirian pengolahan sampah di tingkat wilayah.

Jika biasanya Kota Bandung bisa mengirim 980 ton sampah harian ke Sarimukti, ke depan jumlah ini akan dipangkas drastis menjadi hanya 600 ton per hari.

Antisipasi Penumpukan: TPS Libur Jumat-Minggu

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan sinyal waspada terkait kondisi ini. Menurutnya, pengendalian sampah saat ini memang masih stabil, namun tidak bisa dianggap remeh karena ruang gerak menuju tempat pembuangan akhir semakin sempit.

“Kondisi sampah saat ini masih terkendali, tetapi harus diwaspadai karena kuota terus berkurang. Ini membutuhkan langkah antisipasi yang serius,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026).

Baca Juga:  Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening

Salah satu gebrakan ekstrem yang disiapkan adalah menutup operasional Tempat Penampungan Sementara (TPS) setiap akhir pekan, mulai dari hari Jumat hingga Minggu. Kebijakan ini bertujuan “memaksa” warga untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jasa angkut sampah kota.

“Warga harus mulai mencari solusi di wilayah masing-masing, khususnya untuk sampah organik. Tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada TPS,” tegas Farhan.

Target Ambisius: 25.000 Unit Komposter di Tiap RW

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, mengungkapkan bahwa senjata utama melawan krisis ini adalah pengolahan sampah organik di level akar rumput. Saat ini, baru tersedia sekitar 1.510 unit kompos pit, jumlah yang dinilai masih sangat minim.

Baca Juga:  Wali Kota Farhan Apresiasi Donor Darah Unpar di Balai Kota

Target besar pun dicanangkan: membangun hingga 25.000 unit komposter di seluruh wilayah RW di Bandung.

“Setiap RW minimal memiliki empat unit komposter agar sampah organik bisa dikelola di wilayah masing-masing selama kurang lebih tiga bulan sebelum dipanen,” jelas Darto.

Selain komposter, Pemkot Bandung juga tengah menggalakkan metode alternatif seperti:

  • Budidaya Maggot: Mengubah sampah sisa makanan menjadi nilai ekonomi.
  • Loseda & Pakan Ternak: Memanfaatkan limbah dapur untuk keberlangsungan ternak lokal.
  • Teknologi Baru: Pengoperasian alat pengolah sampah berteknologi Air Pollution Control (APC) untuk meningkatkan kapasitas harian.
Baca Juga:  Siap Tampung 23 Ribu Ton Sampah, Pemprov Jabar Buat Skema Baru Penanganan Sampah Bandung Raya

Jaga Perbatasan dan Edukasi Mandiri

Tak hanya fokus ke dalam, Farhan juga menginstruksikan penjagaan ketat di wilayah perbatasan agar tidak ada “sampah impor” yang masuk ke Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan transisi ini ada pada kedisiplinan kolektif masyarakat dalam memilah sampah dari rumah.

Terkait solusi jangka panjang, rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) oleh Pemprov Jabar di Sarimukti masih terus digodok dengan memperhatikan regulasi yang ada. Namun, sebelum teknologi besar itu rampung, kemandirian warga tetap menjadi tumpuan utama.

“Kita harus bergerak bersama. Kalau tidak, kondisi ini bisa semakin berat,” tutup Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Muhammad Farhan TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.