Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Tertipu! Viral Guru Bahasa Inggris di TikTok Picu Serangan Phishing Massal

Senin, 11 Mei 2026 18:00 WIB

Gugat Narasi Keliru Milangkala Tatar Sunda, DPRD Jabar: Jangan Ajarkan Sejarah Ngawur ke Generasi Muda!

Senin, 11 Mei 2026 17:10 WIB

Cederai Empati Rakyat Miskin, DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan ‘Pesta’ Milangkala Tatar Sunda!

Senin, 11 Mei 2026 16:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Tertipu! Viral Guru Bahasa Inggris di TikTok Picu Serangan Phishing Massal
  • Gugat Narasi Keliru Milangkala Tatar Sunda, DPRD Jabar: Jangan Ajarkan Sejarah Ngawur ke Generasi Muda!
  • Cederai Empati Rakyat Miskin, DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan ‘Pesta’ Milangkala Tatar Sunda!
  • Rumor Transfer Persib: Aymen Hussein Masuk Radar, Maung Bandung Siap Rogoh Kocek Miliaran Rupiah
  • Detik-Detik Penemuan Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang
  • Viral Link ‘Guru Bahasa Inggris dan Murid’ Bikin Heboh, Warganet Terancam Phishing Serius!
  • Manjakan Nasabah, bank bjb Hadirkan Program bjb Vaganza 2026 dengan Cashback Hingga Rp10 Juta
  • Persiapkan Dirimu! Pengambilan Race Pack bank bjb Bandoeng 10K Digelar 16 Mei 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 11 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gugat Narasi Keliru Milangkala Tatar Sunda, DPRD Jabar: Jangan Ajarkan Sejarah Ngawur ke Generasi Muda!

By Aga GustianaSenin, 11 Mei 2026 17:10 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat acara Kirab Budaya Tatar Sunda. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lantai bursa politik di Gedung DPRD Jawa Barat mendadak riuh pada Senin (11/5/2026). Agenda rutin penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2025 berubah menjadi panggung kritik pedas terhadap seremoni “Milangkala Tatar Sunda” yang dianggap tidak hanya salah secara literasi sejarah, tapi juga mencederai rasa keadilan sosial.

Sejarah yang Dipaksakan?

Sorotan tajam datang dari Maulana Yusuf, anggota DPRD Jawa Barat. Ia menilai pemerintah provinsi tengah melakukan eksperimen sejarah yang berbahaya dengan memunculkan narasi rute Sumedang-Bandung yang hanya mencakup 9 kabupaten. Bagi Yusuf, narasi ini tidak memiliki fondasi akademik yang kuat dan justru membingungkan publik.

Yusuf mendesak agar pemerintah mengalihkan fokus dari pesta pora ke pembuatan buku sejarah yang valid untuk kurikulum sekolah, guna menghindari distorsi informasi bagi generasi muda.

“Ini sama saja mengajarkan hal yang salah terhadap masyarakat Jawa Barat. Bagaimana bisa Tatar Sunda lahir dengan urutan sejarah seperti itu? Pemerintah wajib memperbaiki ini,” ujar Maulana di hadapan Gubernur Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Dorong Edukasi Kebencanaan bagi Warga di Jalur Sesar Lembang

Sorotan Dana “Gelap” Rp2,7 Miliar

Isu paling sensitif dalam interupsi tersebut adalah transparansi finansial. Di tengah klaim pemerintah bahwa acara ini “non-APBD”, ditemukan aliran dana fantastis yang belum terjelaskan secara gamblang kepada publik.

  • Beban Anggaran: Terungkap angka Rp2,7 miliar yang terserap hanya untuk kebutuhan operasional di 4 kabupaten.
  • Ketidakpastian: Adanya kekosongan informasi mengenai pembiayaan di 5 kabupaten sisa, menimbulkan spekulasi adanya beban biaya lokal yang dipaksakan.
  • Kontras Kemiskinan: Pemanfaatan dana miliaran untuk acara seremonial dianggap sangat kontras dengan realita angka kemiskinan di Jawa Barat yang masih memprihatinkan.
Baca Juga:  Pemprov Jabar Minim Koordinasi, DPRD Ingatkan Keputusan Tanpa Komunikasi Bisa Rugikan Publik

Maulana Yusuf secara eksplisit meminta penghentian kegiatan yang dianggap sebagai pemborosan tersebut.

“Maka hentikan pesta itu, dan pertanggungjawabkan! Jangan biarkan anak-anak kita kelak mencintai sejarah dari paksaan seseorang yang buta terhadap sejarah itu sendiri,” tambahnya secara tegas.

Kelanjutan LKPJ dan Agenda Legislasi

Di luar hujan interupsi, Paripurna tersebut secara administratif berhasil menetapkan beberapa poin strategis:

  1. Pengesahan Rekomendasi: DPRD secara resmi memberikan poin-poin evaluasi atas kinerja Pemerintah Provinsi sepanjang tahun anggaran 2025.
  2. Pergantian Masa Sidang: Menandai berakhirnya Masa Persidangan II dan memasuki Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026.
  3. Inisiatif Baru: Disetujuinya Ranperda Prakarsa tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah sebagai instrumen penguatan regulasi di Jawa Barat.
Baca Juga:  KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Provinsi. Publik menantikan apakah ada revisi atas narasi sejarah yang dipersoalkan serta transparansi penuh atas penggunaan dana Rp2,7 miliar yang menjadi pergunjingan di parlemen.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggaran APBD DPRD Jawa Barat Maulana Yusuf Milangkala Tatar Sunda sejarah Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cederai Empati Rakyat Miskin, DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan ‘Pesta’ Milangkala Tatar Sunda!

Detik-Detik Penemuan Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

Waspada Provokasi! Pesan Menohok Dedi Mulyadi untuk Bobotoh Usai Menang Drama Lawan Persija

Kenakan Jersey Persib, Pelajar di Kuningan Babak Belur Dikeroyok Geng Motor Misterius

Nekat Terobos Jalur Ilegal Demi Konten! Pendaki di Gunung Dukono Berakhir Mengenaskan

Kronologi Lengkap Mahasiswa ITB Hilang saat Mendaki Gunung Puntang

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral di TikTok, Waspada Penipuan!
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.