bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan respons terkait kemenangan dramatis Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang sempat diwarnai kabar adanya bentrokan di sejumlah titik di Jabar pada Minggu (12/5/2026) malam.
Menanggapi situasi tersebut, Dedi Mulyadi meminta seluruh pendukung, khususnya Bobotoh, untuk tetap tenang dan tidak merayakan kemenangan dengan cara yang berlebihan hingga memicu konflik.
“Tidak boleh euforia terhadap kemenangan. Kita harus memperhatikan langkah yang harus dilalui ke depan. Perlihatkan bahwa kita adalah bangsa kesatria,” ucap Dedi di Bandung, Senin (11/5/2026).
Rencana Konvoi Juara
Terkait rencana perayaan besar atau konvoi jika Persib berhasil mengunci gelar juara musim ini, Dedi menyatakan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sangat terbuka untuk memfasilitasi kegembiraan warga.
Salah satu lokasi yang disiapkan adalah ikon Jabar, Gedung Sate. Menurutnya, pemanfaatan ruang publik akan dioptimalkan agar massa bisa terkendali dengan baik.
“Di mana saja Gubernur Jawa Barat terbuka. (Gedung Sate) bisa, nanti kita manfaatkan space yang ada,” ujarnya.
Perayaan di Luar Kota Bandung
Meski Persib merupakan klub kebanggaan ibu kota Jabar, Dedi menyadari bahwa basis suporter tim berjuluk Maung Bandung tersebut tersebar luas di seluruh penjuru Jabar. Ia tidak menutup kemungkinan adanya titik-titik perayaan di luar Kota Bandung.
“Pasti penginnya di Bandung, namanya juga Persib Bandung, kan? Masa perayaannya di luar. Tapi kalaupun (ada perayaan) di luar kota, tidak ada masalah bagi kami. Suporternya kan tersebar di seluruh wilayah,” tandasny.
Untuk diketahui, bentrokan antara Bobotoh dengan The Jak Mania terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Karawang, usai kegiatan nonton bareng (Nobar) Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
Berdasarkan beberapa video yang beredar di media sosial, setidaknya bentrokan kedua kubu terjadi di Kawasan Puri Telukjambe Timur, Kawasan Jalan Niaga, Bundaran Galuh Mas, hingga di depan RSUD Rengasdengklok.
Bentrokan di sejumlah titik ini diduga terjadi karena ulah provokasi beberapa oknum suporter.
Tak hanya itu, bentrokan antar Bobotoh dan The Jak juga terjadi di kawasan depan Ramayana Kota Serang hingga sekitar Stadion Maulana Yusuf. Sejumlah korban mengalami luka serius akibat pengeroyokan dan sabetan senjata tajam.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









