Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Siagakan 184 ‘Detektif’ Kesehatan Hewan Kurban, Jamin Kelayakan Konsumsi Warga

By Aga GustianaSenin, 11 Mei 2026 18:34 WIB3 Mins Read
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi melepas tim pemeriksa hewan kurban di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 11 Mei 2026. (Foto: dok Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang Iduladha 2026, kenyamanan warga Kota Bandung dalam beribadah kurban menjadi prioritas utama. Bertempat di Plaza Balai Kota, Senin (11/5/2026), Pemerintah Kota Bandung resmi melepas tim khusus yang bertugas memelototi kesehatan setiap hewan kurban yang masuk ke wilayah “Kota Kembang”.

Sebanyak 184 personel ahli diterjunkan untuk menyisir 30 kecamatan tanpa celah. Mereka memiliki misi tunggal: memastikan tidak ada hewan sakit yang sampai ke tangan masyarakat, baik lewat pemeriksaan sebelum disembelih (antemortem) maupun pengecekan daging sesudahnya (postmortem).

Pengawasan Ketat Tanpa Jeda

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa tim ini tidak hanya bekerja di belakang meja. Mereka akan terjun langsung ke lokasi penjualan dan titik penyembelihan di 151 kelurahan.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melepas tim antemortem dan postmortem untuk penanganan hewan-hewan kurban. Kita akan mengawasi semua tempat penjualan dan tempat penyembelihan, memastikan hewan kurban kita sehat dan layak,” ungkap Farhan di tengah acara pelepasan tim.

Farhan menambahkan bahwa mobilitas tim akan mencapai puncaknya hingga hari terakhir tasyrik.

“Para petugas ini akan terus bergerak setiap hari sampai tasyrik. Tidak ada istirahat, semua untuk memastikan hewan yang dikurbankan benar-benar sehat dan layak,” imbuhnya.

Syarat Mutlak: Vaksin PMK dan SKKH

Belajar dari pengalaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) beberapa tahun silam, Pemkot Bandung menerapkan standar ganda. Setiap sapi atau domba yang dijajakan wajib mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan bukti vaksinasi.

“PMK ini sudah pernah terjadi dua tahun lalu, jadi sekarang para peternak sudah paham. Semua hewan yang masuk harus divaksin dan dibuktikan dengan surat kesehatan,” papar Farhan.

Tahun ini, antusiasme masyarakat diprediksi meningkat tajam. Jika tahun lalu tercatat sekitar 18.640 ekor, tahun 2026 ini jumlahnya melonjak hingga 25.000 ekor. Menariknya, dua ekor sapi raksasa milik Presiden RI seberat 1,25 ton juga diketahui berasal dari peternak lokal Bandung.

Inovasi Digital “e-Selamat”

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan bahwa teknologi menjadi senjata utama tahun ini. Hewan yang lolos sensor petugas akan dipasangi kalung khusus yang terhubung ke aplikasi e-Selamat.

“Aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk mengecek kondisi hewan kurban. Di dalamnya terdapat identitas dan foto hewan, sehingga transparan dan bisa dipastikan kesehatannya,” jelas Gin Gin.

Selain pemeriksaan fisik, Pemkot juga menyiapkan infrastruktur pendukung:

  • Kolaborasi Ahli: Melibatkan dokter hewan dari PDHI Jabar, akademisi Unpad, dan pakar dari Telkom University.
  • Zonasi Dagang: Larangan keras berjualan di trotoar guna menjaga ketertiban umum.
  • Juru Sembelih Halal: Pelatihan khusus bagi 400 pengurus DKM agar proses pemotongan sesuai syariat dan higienis.

“Ini kami laporkan juga ke BPS sebagai indikator sekunder kondisi ekonomi di Kota Bandung,” pungkas Farhan, menandakan bahwa tingginya angka kurban mencerminkan daya beli masyarakat yang menguat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hewan Kurban Bandung Iduladha 2026 kesehatan hewan Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.