Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua

Sabtu, 4 April 2026 15:15 WIB

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Sabtu, 4 April 2026 14:54 WIB

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
  • Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

ALDO Buyback Rp10 M, Targetkan Ekspansi ke AS dan Produk Ramah Lingkungan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 12 Juni 2025 20:30 WIB3 Mins Read
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback Rp10 miliar. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimal Rp10 miliar sebagai langkah strategis menjaga kestabilan harga saham di tengah dinamika industri. Rencana ini disampaikan dalam Public Expose yang digelar secara hybrid pada Kamis (12/6/2025) di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Direktur Utama ALDO, Herwanto Sutanto, menjelaskan bahwa meskipun tekanan nilai tukar dan penyesuaian harga jual menekan laba bersih, performa keuangan perusahaan tetap mencatatkan hasil positif. Hingga Mei 2025, total penjualan ALDO telah menembus angka Rp200 miliar, dengan target ambisius menutup tahun di atas Rp2 triliun.

“Top line semua naik, aset naik, equity naik. Tahun lalu kita tutup di Rp1,8 triliun, tahun ini targetnya tembus Rp2 triliun. Ini step baru buat kita,” ujar Herwanto.

Menurutnya, lonjakan kurs menjadi tantangan utama karena memicu kenaikan biaya produksi. Di sisi lain, pasar domestik belum sepenuhnya mampu menyesuaikan harga jual. Meski begitu, Herwanto menyebut ekspansi ke pasar baru—terutama Amerika Serikat—akan menjadi kunci pertumbuhan sepanjang 2025.

Baca Juga:  Akibat Rem Blong, Truk Tangki Tabrak Satu Keluarga Pemudik di Bandung Barat

“Sekarang kita mulai masuk ke hilir. Produknya sudah dikembangkan, dan kami punya kapasitas besar. Kalau penetrasi pasar Amerika berhasil, pertumbuhan bisa cukup signifikan,” tambahnya.

Transformasi Produk untuk Lingkungan dan UMKM

Sejak 2022, ALDO telah berfokus pada inovasi produk berbasis kertas sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan. Produk-produk seperti paper box, paper bag, paper cup, hingga hexawrap dan paper bowl kini menjadi bagian dari lini bisnis utama perusahaan.

Direktur ALDO, Willy Soesanto, menyebutkan bahwa pendekatan ini tidak hanya menjangkau satu sektor industri, melainkan melayani kebutuhan berbagai sektor, termasuk kayu, furnitur, hingga cat dan bahan kimia.

“Produk kami tidak hanya untuk satu industri, tapi multi-sektor: dari industri kayu, furniture, sampai cat. Kami juga punya Alfabond untuk lem, Alfacoat untuk bahan cat, dan Alfachem untuk bahan kimia lainnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Cari Pendingin Ruangan yang Hemat Energi? AC Inverter Solusinya

ALDO juga terus mendorong pelaku UMKM untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Edukasi pasar dan inovasi desain menjadi fokus agar kemasan tidak hanya fungsional, tetapi juga menarik minat konsumen.

“Sekarang sudah banyak pelaku UMKM yang mulai meninggalkan sterofoam. Kita edukasi pasar, bahkan mendorong desain packaging yang lebih kreatif dan menarik konsumen,” tambah Willy.

Ke depan, ALDO menargetkan semua kemasan produksinya bebas dari lapisan plastik, sehingga lebih siap menembus pasar ekspor dan memenuhi standar keberlanjutan global.

Langkah Buyback untuk Jaga Kepercayaan Pasar

Buyback saham ALDO dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, mulai 12 Juni 2025 hingga 11 Juni 2026. Dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan. Direktur Keuangan ALDO, Kuswara, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional atau ekspansi bisnis yang tengah berjalan.

“Buyback ini langkah strategis menjaga kewajaran harga saham dan memperkuat kepercayaan pasar. Dengan posisi kas yang kuat, ini aman,” ungkap Kuswara.

Baca Juga:  Sat Set! Pelaku Tabrak Lari Siswa SMP di KBB Berhasil Diamankan Polisi

Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan bisnis juga ditekankan oleh Komisaris ALDO, Meigi Sonnata Widjaja. Ia menyampaikan bahwa sinergi dengan para pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh tim internal menjadi kunci utama pencapaian perusahaan hingga saat ini.

“Kami sangat menghargai kolaborasi seluruh pihak. Ini jadi fondasi utama keberlanjutan bisnis ALDO ke depan,” tuturnya.

2025, Momentum Pertumbuhan Baru ALDO

Mengusung semangat inovasi dan keberlanjutan, manajemen ALDO menatap 2025 sebagai tahun penting untuk pertumbuhan baru. Perusahaan menargetkan peningkatan signifikan di berbagai aspek—baik finansial, ekspansi pasar, maupun kontribusi terhadap lingkungan dan sektor UMKM.

Dengan strategi yang adaptif dan berorientasi jangka panjang, ALDO optimis melanjutkan langkah sebagai pelopor kemasan ramah lingkungan dan mitra bisnis berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun pasar global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ALDO Buyback Saham Kabupaten Bandung Barat Pasar Amerika Serikat ramah lingkungan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.