Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi berdoa

Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar

Jumat, 20 Februari 2026 18:16 WIB

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Jumat, 20 Februari 2026 17:17 WIB

Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!

Jumat, 20 Februari 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar
  • Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?
  • Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!
  • Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026 Lengkap dengan Waktu Salat
  • Benarkah Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Faktanya
  • Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?
  • Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anggaran Dipangkas, DPRD Jabar Tegaskan Layanan Publik Tetap Aman

By SusanaSelasa, 11 November 2025 14:12 WIB2 Mins Read
Gedung DPRD Jawa Barat. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menghambat pelaksanaan program-program prioritas Gubernur, terutama di sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran dilakukan secara terukur tanpa mengganggu arah pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Gubernur Jawa Barat.

“Pada tahap awal efisiensi, pemerintah hanya memastikan kebutuhan rutin setiap OPD, seperti belanja pegawai dan pemeliharaan kantor. Sementara program kerja akan disesuaikan dengan RPJMD Gubernur,” ujar Rahmat, Selasa (11/11/2025).

Rahmat menegaskan, terdapat 20 OPD mitra kerja Komisi I DPRD Jabar yang sebagian besar memiliki alokasi anggaran program relatif kecil.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Sepakat Tinjau Konsesi Lahan, Akui Konflik Agraria Sudah Berlarut-larut Puluhan Tahun

“Tetap 20 mitranya, tapi kegiatan dan programnya tidak besar-besar anggarannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Jabar, Arif Ahmad Ripai, memastikan efisiensi anggaran dilakukan secara hati-hati agar tidak berdampak pada pelayanan publik.

Menurutnya, penghematan dilakukan hanya pada pos-pos nonprioritas seperti makanan-minuman (mamin), perjalanan dinas, dan kegiatan seremonial.

“Pak Gubernur tetap fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat. Efisiensi hanya di pos yang tidak terlalu urgen,” jelas Arif.

Arif menambahkan, langkah konkret efisiensi antara lain pembatasan perjalanan dinas luar provinsi, pengurangan volume kegiatan, hingga penghematan penggunaan listrik di lingkungan DPRD.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Pentingnya Pengawasan RPJMD dan APBD 2026 di Jabar

“Kalau malam, ruangan dihemat penerangannya. Seremonial juga dikurangi, termasuk kegiatan seperti Hari Jadi Jawa Barat,” katanya.

Meski demikian, kegiatan penting seperti reses dan sosialisasi perda (sosper) tetap berjalan, hanya saja jumlah peserta atau titik kegiatan disesuaikan.

“Reses tetap empat kali, tapi pesertanya dikurangi dari 150 menjadi 100 orang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kebijakan efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan publik.

“Ini bukan soal pengurangan pelayanan, tapi efisiensi agar anggaran lebih fokus pada pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Arif.

Terkait pengamanan aksi demonstrasi, Arif memastikan anggarannya tetap dialokasikan meskipun ada sedikit penyesuaian. “Pengurangan pasti ada, tapi kecil. Petugas keamanan tetap diperhatikan,” jelasnya.

Baca Juga:  MQ Iswara Tekankan Peran Media dalam Menjaga Transparansi dan Stabilitas Sosial

Arif juga menyebutkan, Pemprov Jabar masih menunggu hasil pembahasan KUA-PPAS untuk mengetahui besaran akhir pengurangan anggaran.

“Yang jelas, setiap pengurangan pasti berdampak, tapi kita upayakan tidak menghambat program strategis,” katanya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga mendorong para ASN beradaptasi dengan kebijakan baru seperti work from home (WFH), rotasi bagi ASN kurang produktif, hingga penugasan di sektor pendidikan dan kebersihan.

“ASN yang kurang produktif bisa diperbantukan ke sekolah sebagai tenaga pengajar atau ke dinas kebersihan. Prinsipnya, semua tetap bekerja mendukung visi pembangunan daerah,” pungkas Arif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arif Ahmad Ripai DPRD Jawa Barat Efisiensi anggaran Jabar pembangunan infrastruktur Jabar program prioritas gubernur Rahmat Hidayat Djati
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.