bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Anugerah Pegawai Negeri Sipil Berprestasi 2024 di Trans Convention Centre, Bandung, pada Selasa (3/12/2024).
Ajang ini memberikan penghargaan kepada 61 PNS terbaik di lingkup provinsi atas kinerja, inovasi, dan dedikasi mereka.
Penghargaan ini dibagi menjadi beberapa kategori, termasuk Pegawai Pemda Provinsi Jabar Berkinerja Terbaik, The Future Leader, Inovatif, dan Inspiratif.
Sebanyak 46 PNS dinobatkan sebagai berkinerja terbaik, terbagi ke dalam tiga triwulan, sementara kategori lainnya masing-masing melibatkan tiga pemenang terbaik dari lima nominasi.
Salah satu nama yang menonjol adalah Kepala Diskominfo Jabar, Ika Mardiah, yang menerima penghargaan spesial untuk Jabatan Pimpinan Tinggi pada triwulan II.
Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, menegaskan pentingnya kehadiran PNS yang berprestasi, inovatif, dan inspiratif dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Menurutnya, tantangan di masa depan, baik di tingkat daerah maupun global, membutuhkan kemampuan adaptasi dan inovasi dari para aparatur negara.
“Itu yang harus diperhatikan, bahwa PNS berprestasi, inovatif, inspiratif, dan future leader harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Bey.
Ia juga menambahkan bahwa PNS harus menjadi teladan dalam pengabdian dan memulai perubahan dari hal kecil, seperti memilah sampah dari rumah. Bey menyarankan agar penghargaan tahun depan menambahkan syarat memilah sampah sebagai wujud kesadaran lingkungan.
Seluruh nominasi telah melalui lima tahapan seleksi, meliputi administrasi, wawancara, visitasi, presentasi, dan adu gagasan. Sebagai bentuk apresiasi, setiap nominasi menerima hadiah uang tunai untuk menambah motivasi mereka.
Para PNS terbaik yang terpilih nantinya akan mewakili Jabar dalam Anugerah PNS Berprestasi Tingkat Nasional atau Piala Adhigana.
Bey mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Jabar mencakup peningkatan layanan publik, digitalisasi birokrasi, serta pengentasan masalah sosial-ekonomi.
Secara global, perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, dan perubahan iklim juga menjadi perhatian yang harus dihadapi dengan inovasi dan adaptasi.
“Untuk menghadapi tantangan ini, kita membutuhkan kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










