Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 12:21 WIB
zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!

Rabu, 12 Agustus 2026 12:17 WIB

Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh

Rabu, 12 Agustus 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram
  • Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
  • VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?
  • Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat
  • Karier Paul Pogba di Ujung Tanduk: Kembali Dihantam Cedera, AS Monaco Bersiap Putus Kontrak!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aplikasi Jagat Dikecam Usai Merusak Taman Kota, Pengembang Janji Perbaiki Aturan

By SusanaJumat, 10 Januari 2025 21:20 WIB2 Mins Read
Aksi berburu koin jagat di salah satu taman kota Bandung, Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aplikasi Jagat, yang dikenal sebagai platform sosial dengan fitur social map, memungkinkan penggunanya berbagi lokasi dan berinteraksi dalam komunitas.

Salah satu fitur unggulan yang menarik perhatian adalah Treasure Hunt, permainan berburu koin yang mengharuskan pemain mencari koin yang tersebar di berbagai lokasi.

Koin-koin ini dapat ditukar dengan uang tunai, dengan hadiah yang bervariasi, mulai dari Rp300.000 hingga Rp100.000.000.

Namun, permainan ini menimbulkan masalah serius di lapangan. Banyak pengguna yang menggali tanah dan merusak tanaman di taman kota untuk mencari koin, yang tentu saja berdampak pada keberlanjutan ruang publik dan fasilitas umum.

Beberapa taman yang terdampak kerusakan ini termasuk Taman Sukajadi dan Taman Tega Lega di Kota Bandung.

Menanggapi masalah tersebut, pihak Jagat mengeluarkan klarifikasi dan permohonan maaf. Dalam klarifikasinya, Jagat mengungkapkan komitmennya untuk menjaga ketertiban dan kelestarian ruang publik.

Mereka juga menegaskan bahwa mereka telah memperbarui aturan dalam permainan tersebut untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Sehubungan dengan adanya laporan mengenai kerusakan fasilitas di taman kota Bandung, kami ingin menyampaikan permohonan maaf. Kami juga menegaskan komitmen kami untuk menjaga ketertiban ruang publik,” tulis pihak Jagat dalam klarifikasinya.

Lebih lanjut, pihak Jagat menjelaskan bahwa kini mereka memberlakukan sanksi tegas bagi pemain yang terbukti merusak fasilitas umum selama mengikuti permainan.

“Kami menghargai masukan yang diberikan dan siap berdiskusi lebih lanjut untuk menemukan solusi yang lebih baik,” tambah pihak Jagat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menyampaikan keprihatinannya atas dampak negatif yang ditimbulkan oleh permainan berburu koin ini.

Rizki menegaskan bahwa meskipun permainan dapat menjadi wadah kreativitas, hal itu tidak boleh merusak fasilitas publik, seperti taman kota.

“Permainan yang melibatkan penggalian tanah dan perusakan tanaman jelas tidak dapat diterima. Kami sudah mengingatkan pihak pengembang aplikasi untuk mencari solusi agar kegiatan ini lebih ramah terhadap lingkungan,” ujar Rizki dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Rabu (8/1/2025).

DPKP Kota Bandung berharap, ke depannya, pengembang aplikasi-aplikasi serupa lebih memperhatikan dampak kegiatan mereka terhadap ruang publik.

Melalui kerjasama yang baik antara pemerintah dan pengembang aplikasi, diharapkan taman-taman kota dan fasilitas publik lainnya di Kota Bandung dapat terjaga dengan baik dan tetap digunakan dengan bijak oleh masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berburu koin DKPP Kota Bandung Jagat permohonan maaf taman kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.