Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aplikasi Jagat Dikecam Usai Merusak Taman Kota, Pengembang Janji Perbaiki Aturan

By SusanaJumat, 10 Januari 2025 21:20 WIB2 Mins Read
Aksi berburu koin jagat di salah satu taman kota Bandung, Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aplikasi Jagat, yang dikenal sebagai platform sosial dengan fitur social map, memungkinkan penggunanya berbagi lokasi dan berinteraksi dalam komunitas.

Salah satu fitur unggulan yang menarik perhatian adalah Treasure Hunt, permainan berburu koin yang mengharuskan pemain mencari koin yang tersebar di berbagai lokasi.

Koin-koin ini dapat ditukar dengan uang tunai, dengan hadiah yang bervariasi, mulai dari Rp300.000 hingga Rp100.000.000.

Namun, permainan ini menimbulkan masalah serius di lapangan. Banyak pengguna yang menggali tanah dan merusak tanaman di taman kota untuk mencari koin, yang tentu saja berdampak pada keberlanjutan ruang publik dan fasilitas umum.

Beberapa taman yang terdampak kerusakan ini termasuk Taman Sukajadi dan Taman Tega Lega di Kota Bandung.

Menanggapi masalah tersebut, pihak Jagat mengeluarkan klarifikasi dan permohonan maaf. Dalam klarifikasinya, Jagat mengungkapkan komitmennya untuk menjaga ketertiban dan kelestarian ruang publik.

Mereka juga menegaskan bahwa mereka telah memperbarui aturan dalam permainan tersebut untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Sehubungan dengan adanya laporan mengenai kerusakan fasilitas di taman kota Bandung, kami ingin menyampaikan permohonan maaf. Kami juga menegaskan komitmen kami untuk menjaga ketertiban ruang publik,” tulis pihak Jagat dalam klarifikasinya.

Lebih lanjut, pihak Jagat menjelaskan bahwa kini mereka memberlakukan sanksi tegas bagi pemain yang terbukti merusak fasilitas umum selama mengikuti permainan.

“Kami menghargai masukan yang diberikan dan siap berdiskusi lebih lanjut untuk menemukan solusi yang lebih baik,” tambah pihak Jagat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menyampaikan keprihatinannya atas dampak negatif yang ditimbulkan oleh permainan berburu koin ini.

Rizki menegaskan bahwa meskipun permainan dapat menjadi wadah kreativitas, hal itu tidak boleh merusak fasilitas publik, seperti taman kota.

“Permainan yang melibatkan penggalian tanah dan perusakan tanaman jelas tidak dapat diterima. Kami sudah mengingatkan pihak pengembang aplikasi untuk mencari solusi agar kegiatan ini lebih ramah terhadap lingkungan,” ujar Rizki dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Rabu (8/1/2025).

DPKP Kota Bandung berharap, ke depannya, pengembang aplikasi-aplikasi serupa lebih memperhatikan dampak kegiatan mereka terhadap ruang publik.

Melalui kerjasama yang baik antara pemerintah dan pengembang aplikasi, diharapkan taman-taman kota dan fasilitas publik lainnya di Kota Bandung dapat terjaga dengan baik dan tetap digunakan dengan bijak oleh masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.