Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi emas antam

Emas Naik atau Turun Hari Ini? Simak Harga Antam, UBS, dan Galeri24 Jumat 26 Juni 2026 Lengkap dengan Buyback

Jumat, 26 Juni 2026 11:36 WIB

Polisi Ungkap Fakta Penangkapan Taufik Hidayat di Kasus Yuvita

Jumat, 26 Juni 2026 11:04 WIB

Rockstar Umumkan Harga GTA 6, Gamer Kaget dengan Standar Baru Game AAA

Jumat, 26 Juni 2026 10:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Emas Naik atau Turun Hari Ini? Simak Harga Antam, UBS, dan Galeri24 Jumat 26 Juni 2026 Lengkap dengan Buyback
  • Polisi Ungkap Fakta Penangkapan Taufik Hidayat di Kasus Yuvita
  • Rockstar Umumkan Harga GTA 6, Gamer Kaget dengan Standar Baru Game AAA
  • Transfer Persib 2026 Masih Sepi, Umuh Muchtar Ungkap Faktanya
  • Perebutan Tiket 32 Besar Panas! Jadwal 27-28 Juni Fase Grup Piala Dunia 2026
  • Drama Grup F Piala Dunia 2026: Jepang dan Swedia Kompak Melenggang ke Babak 32 Besar
  • Truk Tabrak Ruko di Buahbatu Bandung, Sopir Tewas Diduga Serangan Jantung
  • Terminal Cicaheum Resmi Ditutup Total Hari Ini, Seluruh Bus Dialihkan ke Leuwipanjang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Insiden Anjing Serang Anak di Bandung, Pemkot Pastikan Penanganan Profesional

By SusanaSenin, 2 Februari 2026 12:04 WIB2 Mins Read
Rekaman peristiwa segerombolan anjing berkeliaran di wilayah Warung Muncang, Bandung Kulon, RT 04 RW 10, pada Rabu (28/01/2026). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merespons insiden serangan anjing terhadap warga, khususnya seorang anak kecil, yang terjadi di Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon.

Video anak digigit anjing sempat viral di media sosial, memicu perhatian publik.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa penanganan insiden dilakukan secara terkoordinasi dan sesuai SOP.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Pemkot Bandung memastikan penanganan dilakukan secara terpadu dan profesional,” ujar Farhan, Sabtu (31/1/2026).

Penanganan Terpadu oleh Pemkot Bandung

Baca Juga:  Bandung Menanam: Cegah Inflasi dengan Tanam 210 Ribu Sayuran Produktif

Upaya penanganan dilakukan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), bekerja sama dengan aparat kewilayahan di Kelurahan Warung Muncang.

Langkah ini bertujuan untuk mendalami kronologi kejadian dan menyiapkan penyelesaian awal.

Sebagai bagian dari penyelesaian di tingkat lingkungan, mediasi telah dilakukan antara orang tua korban dan pemilik anjing. Sementara itu, DKPP berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk memastikan korban mendapat perawatan medis di RS Pindad.

Selain aspek medis, DKPP bersama petugas Kecamatan Andir melakukan inspeksi langsung ke kandang anjing yang berada di Kelurahan Dungus Cariang untuk menilai kondisi kesehatan hewan yang diduga menyerang anak tersebut.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, DKPP Kota Bandung Turunkan Tim Pemeriksa Hewan Kurban di 30 Kecamatan

Observasi dan Pencegahan Rabies

Sesuai SOP kesehatan hewan, anjing kini menjalani masa observasi 14 hari untuk memastikan tidak ada gejala rabies. Jika hasil observasi aman, DKPP akan melakukan vaksinasi rabies sebagai langkah pencegahan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengendalian risiko penyakit zoonosis di lingkungan masyarakat.

Edukasi dan Imbauan untuk Masyarakat

Baca Juga:  11 Ribu Hewan Kurban Telah Diperiksa, Pemkot Bandung Tak Temukan Penyakit Menular

DKPP juga memberikan edukasi kepada pemilik hewan peliharaan mengenai prinsip kesehatan dan kesejahteraan hewan. Tujuannya agar pemilik lebih sadar dalam merawat hewan, sehingga tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Selain itu, DKPP mengimbau masyarakat untuk:

  • Tetap tenang dan tidak bertindak berlebihan terhadap hewan
  • Segera melapor ke aparat setempat jika menemukan potensi gangguan atau insiden serupa

Penanganan terpadu ini diharapkan bisa meminimalkan risiko bagi warga, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan kesehatan hewan peliharaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak digigit anjing Bandung DKPP Kota Bandung observasi rabies serangan anjing Warung Muncang vaksinasi rabies Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Fakta Penangkapan Taufik Hidayat di Kasus Yuvita

Truk Tabrak Ruko di Buahbatu Bandung, Sopir Tewas Diduga Serangan Jantung

Terminal Cicaheum Resmi Ditutup Total Hari Ini, Seluruh Bus Dialihkan ke Leuwipanjang

Lebih Sangar dari Intel! Emak-emak Ini Sendirian Obrak-Abrik Sarang Sabu 24 Jam, Polisi Baru Gerak Pas Viral?

Peringati Hari Asyura, Cucun Ahmad Syamsurijal Santuni 1.448 Anak Yatim dan Resmikan Rumah Layak Huni

Ilustrasi gempa

Gempa Dahsyat Magnitudo 7,5 Guncang Venezuela, Puluhan Tewas dan Ratusan Terluka

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.