Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh

Rabu, 12 Agustus 2026 12:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

Rabu, 12 Agustus 2026 11:36 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil

Rabu, 12 Agustus 2026 11:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
  • VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?
  • Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat
  • Karier Paul Pogba di Ujung Tanduk: Kembali Dihantam Cedera, AS Monaco Bersiap Putus Kontrak!
  • Menguji Kekuatan di Pulau Dewata: Persib Siap Duel Lintas Negara Lawan Sabah FC
  • Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

By Mulki AlbarRabu, 12 Agustus 2026 11:36 WIB2 Mins Read
Distribusi air bersih. (Foto: BPBD Kab Bogor)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 450.383 warga Jawa Barat terdampak kekeringan sumber air selama musim kemarau 2026. Mereka tersebar di 153 kecamatan dan 334 desa/kelurahan di 23 kabupaten dan kota.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat, jumlah warga terdampak tersebut berasal dari 140.765 kepala keluarga (KK).

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, hingga 10 Agustus 2026 telah disalurkan sebanyak 8,7 juta liter air ke berbagai wilayah terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali mengatakan, distribusi air bersih dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah daerah.

Tiga wilayah dengan distribusi air bersih terbesar yakni Kabupaten Bekasi sebanyak 3,8 juta liter, Kabupaten Bogor 1,5 juta liter, dan Kabupaten Karawang 595.000 liter.

Besarnya distribusi tersebut menyesuaikan jumlah warga yang terdampak di masing-masing daerah.

Di Kabupaten Bogor, misalnya, kekeringan sumber air berdampak terhadap 170.892 warga yang tersebar di 30 kecamatan.

Sementara di Kabupaten Bekasi, sebanyak 44.892 warga di sembilan kecamatan terdampak kekeringan. Adapun di Kabupaten Karawang, tercatat 27.553 warga di lima kecamatan mengalami dampak kekeringan sumber air.

“Bantuan air bersih kepada masyarakat tak hanya berasal dari BPBD kabupaten/kota, tetapi juga Baznas, Palang Merah Indonesia (PMI), PDAM, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain itu, Kodim, komunitas dan dunia usaha,” ujar Teten dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

Teten mengatakan, BPBD Jawa Barat juga terus mendukung proses distribusi dengan meminjamkan sejumlah mobil tangki kepada BPBD kabupaten dan kota yang membutuhkan.

Selain distribusi air, BPBD Jabar melakukan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Upaya mitigasi juga terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial.

“BPBD Jabar terus melakukan penyaluran air dengan meminjamkan sejumlah mobil tangki kepada BPBD kabupaten dan kota,” katanya.

Menurut Teten, koordinasi dengan berbagai instansi dan lembaga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak dapat terpenuhi selama musim kemarau.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mengapresiasi seluruh pihak yang ikut terlibat dalam penanganan dampak kekeringan, mulai dari unsur pemerintah, lembaga kemanusiaan, TNI, komunitas hingga dunia usaha.

“Terima kasih kepada para pihak yang telah menyalurkan air bersih kepada masyarakat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Air Bersih Jabar BPBD Jabar kekeringan Jawa Barat Kemarau 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.