Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perjalanan Haru Kanaya Whu: Dari Artis Cilik, Karyawan Kantoran, hingga Ikon Vokal Emka 9

Senin, 14 September 2026 16:16 WIB

John Herdman Bongkar Mimpi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia: Juara hingga Piala Dunia 2030

Senin, 14 September 2026 16:03 WIB

Citarum Berubah Drastis! Batujajar Dipenuhi Eceng Gondok, Air Saguling Turun 20 Meter

Senin, 14 September 2026 15:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perjalanan Haru Kanaya Whu: Dari Artis Cilik, Karyawan Kantoran, hingga Ikon Vokal Emka 9
  • John Herdman Bongkar Mimpi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia: Juara hingga Piala Dunia 2030
  • Citarum Berubah Drastis! Batujajar Dipenuhi Eceng Gondok, Air Saguling Turun 20 Meter
  • Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?
  • Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan
  • Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul
  • Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi
  • 10 Toko Legend Bandung yang Masih Eksis Puluhan Tahun, Nomor 1 Bikin Nostalgia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Argentina vs Swiss: Reuni Lionel Messi dan Granit Xhaka Usai 12 Tahun, Siapa ke Semifinal?

By SusanaJumat, 10 Juli 2026 12:25 WIB4 Mins Read
Lionel Messi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Laga Argentina vs Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi perebutan tiket semifinal, tetapi juga menghadirkan reuni dua kapten tim, Lionel Messi dan Granit Xhaka. Setelah 12 tahun berlalu sejak pertemuan mereka di Piala Dunia 2014, keduanya kembali saling berhadapan di panggung sepak bola terbesar dunia.

Pertandingan Argentina vs Swiss akan berlangsung di Kansas City Stadium dan diprediksi menjadi salah satu duel paling sengit di babak delapan besar Piala Dunia 2026.

Argentina datang dengan status juara bertahan setelah menyingkirkan Mesir melalui kemenangan dramatis 3-2 di babak 16 besar. Sementara itu, Swiss melaju ke perempat final usai mengalahkan Kolombia lewat adu penalti.

Reuni Messi dan Xhaka Setelah 12 Tahun

Laga kali ini memiliki makna emosional bagi Lionel Messi dan Granit Xhaka. Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, keduanya juga bertemu ketika Argentina menghadapi Swiss di babak 16 besar.

Saat itu, Albiceleste harus berjuang hingga babak tambahan waktu sebelum menang tipis 1-0 lewat gol Angel Di Maria yang memanfaatkan umpan Lionel Messi. Swiss sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun gagal mengonversinya menjadi gol.

Baca Juga:  Janji Gila Marc Cucurella: Siap Pensiun Dini & Tato Wajah Pelatih Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Kini, Messi dan Xhaka kembali bertemu sebagai kapten tim masing-masing. Messi menjadi satu-satunya pemain Argentina yang masih bertahan dari skuad 2014, sedangkan di kubu Swiss hanya Granit Xhaka dan Ricardo Rodriguez yang masih memperkuat tim nasional.

Granit Xhaka Ingin Cetak Sejarah Bersama Swiss

Bagi Granit Xhaka, pertandingan melawan Argentina bukan sekadar duel menghadapi sang juara bertahan. Kapten Swiss itu ingin membawa negaranya menciptakan sejarah baru di Piala Dunia 2026.

“Ketika sudah sedekat ini, hasrat untuk menang semakin besar. Tekanan yang kami rasakan saat ini adalah jenis tekanan yang sangat positif. Jelas, kami ingin terus melaju,” ujar Xhaka, dikutip dari Nau.ch.

Xhaka mengaku bangga bisa berkarier di era dua legenda sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Namun, ia menegaskan seluruh fokus Swiss kini tertuju untuk menghentikan langkah Argentina.

Baca Juga:  Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT

“Pasti merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk bisa bermain di era Messi dan Ronaldo. Kami belum bisa menganalisis Argentina secara mendalam, tetapi kami akan memulai analisis yang sangat teliti nanti,” katanya.

Generasi Emas Swiss Siap Tantang Juara Bertahan

Gelandang Swiss tersebut menilai skuad asuhan Murat Yakin saat ini memiliki perpaduan ideal antara pemain senior dan talenta muda yang berpotensi menciptakan sejarah.

“Saya pikir generasi yang kami miliki sekarang ini adalah generasi yang istimewa. Semoga suatu hari nanti kami akan melihat generasi seperti ini lagi,” ujar Xhaka, dikutip dari laman resmi FIFA.

Ia menegaskan pengalaman para pemain senior menjadi modal penting untuk membangun mentalitas para pemain muda.

“Kami mencoba untuk meneruskan pengalaman kami kepada generasi muda. Tetapi yang terpenting adalah mentalitas bahwa, bahkan sebagai negara kecil, apa pun mungkin terjadi di level ini,” ucapnya.

Optimisme serupa disampaikan penyerang Swiss, Cedric Itten. Ia mengaku antusias mendapat kesempatan menghadapi Lionel Messi, meski menyadari kualitas Argentina sebagai salah satu favorit juara.

Baca Juga:  Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026 Hari Ini: Haaland vs Kane, Messi Ditantang 'Tembok' Swiss!

“Tidak ada yang lebih baik daripada bisa bermain melawan Messi. Dia sedang dalam performa terbaiknya, dan kami pasti harus siap untuk pertandingan berikutnya,” kata Itten.

Swiss Datang dengan Modal Mengesankan

Di bawah kepemimpinan Murat Yakin, performa Swiss terus menunjukkan tren positif. Sepanjang periode 2025 hingga 2026, mereka hanya sekali menelan kekalahan dari 15 pertandingan, yakni saat menghadapi Jerman.

Selain itu, Swiss juga mencatat konsistensi luar biasa dengan selalu lolos ke babak gugur dalam empat edisi Piala Dunia secara beruntun sejak 2014. Kini, mereka berpeluang mencetak sejarah dengan mencapai semifinal untuk pertama kalinya apabila mampu menyingkirkan Argentina.

Di sisi lain, Argentina bertekad mempertahankan status sebagai juara bertahan dan kembali melangkah menuju semifinal bersama Lionel Messi.

Reuni Messi dan Xhaka pun dipastikan menjadi salah satu sorotan utama dalam laga Argentina vs Swiss yang akan menentukan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Lionel Messi Piala Dunia 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

John Herdman Bongkar Mimpi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia: Juara hingga Piala Dunia 2030

City Menang 1-0, Gol Haaland Malah Jadi Bumerang? Pro Ref Bongkar Kesalahan VAR

Man Utd vs Man City Diprediksi Sengit, Statistik Mengarah ke Duel Penuh Gol!

Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026

Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1

Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.