Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Buruan Amankan! Update Kode Redeem FF Terbaru 11 Mei 2026: Banjir Skin Eksklusif dan Bundle Langka

Senin, 11 Mei 2026 07:27 WIB

Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing

Senin, 11 Mei 2026 06:00 WIB
peltih persib, bojan hodak

Bojan Hodak Puji Mental Baja Persib Usai Tumbangkan Persija di Derby Panas

Senin, 11 Mei 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Amankan! Update Kode Redeem FF Terbaru 11 Mei 2026: Banjir Skin Eksklusif dan Bundle Langka
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Bojan Hodak Puji Mental Baja Persib Usai Tumbangkan Persija di Derby Panas
  • Video Guru Bahasa Inggris Viral, Netizen Buru Link 6 Menit
  • Tragis! Perempuan di Bandung Tewas Ditikam Mantan Kakak Ipar, Diduga Karena Dendam Lama
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Dua Gol Adam Alis Hancurkan Mimpi Juara Persija, Persib Kian Kokoh di Puncak
  • Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Jadi Orang Tua, Nama Putrinya Curi Perhatian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 11 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Arkeolog Temukan Perhiasan Terbuat dari Meteor Berusia 3.000 Tahun

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 22:23 WIB2 Mins Read
Harta karun yang ditemukan di Villena, Spanyol. (Foto: Villena Museum)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para arkeolog menemukan harta karun berupa gelang dan gagang pedang berusia 3.000 tahun. Yang menakjubkan, benda-benda ini ternyata ditempa dari besi meteorit.

Penemuan ini menjadi bukti jika orang-orang Iberia dari Zaman Perunggu mengenakan perhiasan dan alat senjata yang terbuat dari batu luar angkasa.

Harta karun ini ditemukan pada 50 tahun lalu yang terkubur di bawah jalan raya di Villena, Spanyol.

Adapun harta karun tersebut terdiri dari 66 buah mangkuk, gelang, botol dan ornamen emas dan perak, serta beberapa potong yang terbuat dari besi.

Penelitian tim tersebut, yang dipublikasikan dalam jurnal Trabajos de Prehistoria, menduga bahwa potongan besi tersebut mungkin dibuat pada Zaman Perunggu Akhir, yakni sebelum manusia mulai bekerja dengan memanfaatkan perkakas besi.

Sementara mengutip Gizmodo, gelang tersebut seluruhnya terbuat dari besi, sedangkan objek setengah bola yang ditafsirkan sebagai gagang pedang, terbuat dari besi yang dilapisi dengan desain bintang berujung empat dari emas.

Baca Juga:  Catat! Jadwal Final Euro 2024: Spanyol Vs Inggris

Untuk menentukan asal besi dalam timbunan tersebut, tim mengambil sampel potongan-potongan benda tersebut dan menguji komposisi nikel besi, yang cenderung lebih tinggi dalam besi dari luar angkasa dibandingkan besi dari daratan.

Baca Juga:  Arkeolog Temukan Patung Manusia Singa, Jejak Kepercayaan Agama Tertua di Dunia

Tim peneliti juga mencari unsur-unsur yang muncul dalam besi meteorit, seperti kobalt, menggunakan spektrometri massa. Mereka menemukan ada kemungkinan besar besi dalam timbunan tersebut berasal dari meteorit.

Contoh paling terkenal dari hal ini adalah belati meteorit milik firaun Tutankhamun, bilah kecil yang ditemukan di makam sang ‘Raja Muda’.

Analisis oleh tim lain yang diterbitkan pada Februari 2022 menunjukkan bahwa bilah pedang Tutankhamun dibuat melalui penempaan suhu rendah, tetapi tidak di Mesir.

Seperti dalam salah satu Surat Amarna berusia 3.400 tahun menyebutkan belati besi itu diberikan kepada kakek Tut, firaun Amenhotep III, oleh raja Mitanni, di wilayah Anatolia. Mungkin saja bilah pedang terkenal itu merupakan pusaka keluarga.

Baca Juga:  Portugal Taklukkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Juara UEFA Nations League 2024-2025!

Menurut El País, rekan penulis CSIC Institute of History, mengatakan bahwa pembuat harta karun tersebut dan dari mana mereka memperoleh besi tersebut, masih belum diketahui jelas.

Ada kemungkinan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat harta karun Villena bukan berasal dari Spanyol. Analisis lebih lanjut dapat memperjelas asal-usul harta karun yang luar biasa ini, dan mungkin bahkan para pemakai barang-barang mewah kuno tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

arkeolog harta karun Meteorit Spanyol
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DRAMA FINAL LIGA 2! Garudayaksa FC Juara Usai Bungkam PSS Sleman Lewat Adu Penalti

Derby Panas di Segiri! Pelatih Persija Bicara Blak-blakan Soal Rivalitas vs Persib

Dulu Klub Amatir, Kini Adhyaksa FC Cetak Rekor Gila: Promosi Beruntun ke Super League dalam 2 Tahun!

Misi Jegal Hattrick Juara! Inilah 4 ‘Senjata Mematikan’ Persib yang Wajib Diwaspadai Persija

Kronologi Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: Dari Kekalahan Persipura hingga Pembakaran Ambulans Brimob

Persija vs Persib Memanas! Ucapan Marc Klok Berujung Dilaporkan ke PSSI

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral di TikTok, Waspada Penipuan!
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.