Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris

Sabtu, 2 Mei 2026 18:48 WIB

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil

Sabtu, 2 Mei 2026 16:50 WIB

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Badan Geologi Sebut Gempa Tektonik Tidak Secara Langsung Pengaruhi Erupsi Gunung Api

By Putra JuangKamis, 6 Juni 2024 14:33 WIB2 Mins Read
(kiri) Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak tujuh gunung api tercatat mengalami erupsi yang terjadi sejak Januari 2024. Ketujuh gunung itu di antaranya Gunung Merapi, Gunung Semeru, Gunung Ruang, Gunung Ibu, Gunung Marapi, Gunung Lewotobi Laki Laki dan Gunung Ili Lewotolok.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid mengatakan, letusan atau erupsi gunung api dan gempa tektonik merupakan dua aktivitas yang berbeda. Meski begitu, keduanya bisa saja saling mempengaruhi.

“Bahwa memang kalau dilihat kejadian gempa bumi di beberapa lokasi kemudian di samping itu juga ada aktivitas gunung api itu secara bersamaan atau beriringan itu sebenarnya ada kegiatan yang berbeda,” ucap Wafid dalam Konferensi Pers ‘Rangkaian Erupsi Gunung Api Sumatera-Sulawesi-Maluku-Nusa Tenggara Sejak Januari 2024’, Kamis (6/6/2024).

Wafid mengungkapkan, awal terbentuknya gunung api itu melalui proses-proses tektonik diawalnya. Namun, saat terbangunnya gunung api itu selanjutnya sesuai dengan karakteristik yang terjadi di masing-masing gunung.

Baca Juga:  Siang Ini, Gunung Marapi Kembali Erupsi Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1000 Meter

“Bagaimana aktivitas kedalaman dari dapur magma, kemudian keenceran dari magma itu sendiri, kemudian terjadinya proses proses internal di magma itu sendiri yang menekan ke atas itu dibedakan dengan proses proses gempa tektonik yang terjadi,” jelasnya.

Sehingga, erupsi gunung api hanya dapat dipicu oleh gempa tektonik jika gunung api tersebut dalam kondisi sudah siap meletus.

Baca Juga:  Pagi Ini Bandung Diguncang Gempa, BMKG Pastikan Disebabkan Sesar Aktif

“Jadi, tidak secara langsung gempa tektonik itu mempengaruhi aktivitas gunung api,” imbuhnya.

Senada dengan Wafid, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendra Gunawan mengatakan, peristiwa gempa tektonik tidak secara langsung mempengaruhi terhadap erupsi gunung api.

“Bahwa betul tidak secara langsung ada pengaruh dari gempa tektonik terhadap erupsi gunung api,” ujar Hendra.

Oleh karena itu, modernisasi peralatan juga penting dilakukan untuk mengetahui lokasi gempa tektonik lebih akurat.

“Kita sedang ada modernisasi peralatan, melengkapi sehingga kedepan kita bisa lebih akurat melokalisir gempa tektonik lokal itu tepatnya di sebalah mana,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dampak Erupsi, Listrik di Sekitar Gunung Ibu Maluku Utara Padam

Sebab menurutnya, tanpa adanya modernisasi peralatan, pihaknya cukup kesulitan untuk mencari titik lokasi gempa tektonik itu terjadi.

“Karena kadang-kadang kalau kita kurang didukung oleh peralatan yang lebih lengkap lagi sehingga kita belum bisa menentukan lokasi gempa tektonik lokal yang lebih akurat.” imbuhnya.

“Bisa saja juga itu dimaksud dengan gempa tektonik lokal yang khususnya berada di bawah gunung itu mungkin sebenarnya gempa vulkanik dalam dengan kedalaman 15 Km, tapi itu yang kedepan akan terus kita perbaiki hal seperti,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi erupsi gempa tektonik gunung api
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.