Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Persija vs Persib 12 September Digelar di Jakarta, Bobotoh Bisa ke GBK?

Selasa, 11 Agustus 2026 18:02 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Siap-siap Cair Serentak 17 Agustus! Ini Jadwal Resmi PKH, BPNT, dan Beras 30 Kg Bulan Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 17:50 WIB

Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter

Selasa, 11 Agustus 2026 17:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Persija vs Persib 12 September Digelar di Jakarta, Bobotoh Bisa ke GBK?
  • Siap-siap Cair Serentak 17 Agustus! Ini Jadwal Resmi PKH, BPNT, dan Beras 30 Kg Bulan Ini
  • Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter
  • Heboh! Aksi Nekat Perempuan Asal Kopo di Jembatan Paspati Berhasil Digagalkan Warga
  • Karhutla Bromo Tengger Semeru Tembus 742 Hektare
  • Dugaan Pohon Ditebang untuk Lapangan Padel di Jalan Riau, Eddy Soeparno Minta Penanganan Tegas
  • Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Pakai NIK KTP
  • Aturan Label Ketahanan Makanan MBG, Ledia Hanifa Ingatkan Pentingnya Edukasi Dapur dan Kontrol Ketat BGN
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Badan Geologi Sebut Gempa Tektonik Tidak Secara Langsung Pengaruhi Erupsi Gunung Api

By Putra JuangKamis, 6 Juni 2024 14:33 WIB2 Mins Read
(kiri) Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak tujuh gunung api tercatat mengalami erupsi yang terjadi sejak Januari 2024. Ketujuh gunung itu di antaranya Gunung Merapi, Gunung Semeru, Gunung Ruang, Gunung Ibu, Gunung Marapi, Gunung Lewotobi Laki Laki dan Gunung Ili Lewotolok.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid mengatakan, letusan atau erupsi gunung api dan gempa tektonik merupakan dua aktivitas yang berbeda. Meski begitu, keduanya bisa saja saling mempengaruhi.

“Bahwa memang kalau dilihat kejadian gempa bumi di beberapa lokasi kemudian di samping itu juga ada aktivitas gunung api itu secara bersamaan atau beriringan itu sebenarnya ada kegiatan yang berbeda,” ucap Wafid dalam Konferensi Pers ‘Rangkaian Erupsi Gunung Api Sumatera-Sulawesi-Maluku-Nusa Tenggara Sejak Januari 2024’, Kamis (6/6/2024).

Wafid mengungkapkan, awal terbentuknya gunung api itu melalui proses-proses tektonik diawalnya. Namun, saat terbangunnya gunung api itu selanjutnya sesuai dengan karakteristik yang terjadi di masing-masing gunung.

“Bagaimana aktivitas kedalaman dari dapur magma, kemudian keenceran dari magma itu sendiri, kemudian terjadinya proses proses internal di magma itu sendiri yang menekan ke atas itu dibedakan dengan proses proses gempa tektonik yang terjadi,” jelasnya.

Sehingga, erupsi gunung api hanya dapat dipicu oleh gempa tektonik jika gunung api tersebut dalam kondisi sudah siap meletus.

“Jadi, tidak secara langsung gempa tektonik itu mempengaruhi aktivitas gunung api,” imbuhnya.

Senada dengan Wafid, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendra Gunawan mengatakan, peristiwa gempa tektonik tidak secara langsung mempengaruhi terhadap erupsi gunung api.

“Bahwa betul tidak secara langsung ada pengaruh dari gempa tektonik terhadap erupsi gunung api,” ujar Hendra.

Oleh karena itu, modernisasi peralatan juga penting dilakukan untuk mengetahui lokasi gempa tektonik lebih akurat.

“Kita sedang ada modernisasi peralatan, melengkapi sehingga kedepan kita bisa lebih akurat melokalisir gempa tektonik lokal itu tepatnya di sebalah mana,” ungkapnya.

Sebab menurutnya, tanpa adanya modernisasi peralatan, pihaknya cukup kesulitan untuk mencari titik lokasi gempa tektonik itu terjadi.

“Karena kadang-kadang kalau kita kurang didukung oleh peralatan yang lebih lengkap lagi sehingga kita belum bisa menentukan lokasi gempa tektonik lokal yang lebih akurat.” imbuhnya.

“Bisa saja juga itu dimaksud dengan gempa tektonik lokal yang khususnya berada di bawah gunung itu mungkin sebenarnya gempa vulkanik dalam dengan kedalaman 15 Km, tapi itu yang kedepan akan terus kita perbaiki hal seperti,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi erupsi gempa tektonik gunung api
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter

Heboh! Aksi Nekat Perempuan Asal Kopo di Jembatan Paspati Berhasil Digagalkan Warga

Karhutla Bromo Tengger Semeru Tembus 742 Hektare

Dugaan Pohon Ditebang untuk Lapangan Padel di Jalan Riau, Eddy Soeparno Minta Penanganan Tegas

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Pakai NIK KTP

Aturan Label Ketahanan Makanan MBG, Ledia Hanifa Ingatkan Pentingnya Edukasi Dapur dan Kontrol Ketat BGN

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.