Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Ilustrasi video syur

Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
  • Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris

By Aga GustianaSabtu, 2 Mei 2026 18:48 WIB4 Mins Read
Ilustrasi diusir. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik keriuhan tawa siswa-siswi saat jam istirahat sekolah, tersimpan sebuah ketegangan yang menyesakkan dada. Sebuah video yang diunggah oleh Angga di akun TikTok-nya @duniasulapanggaa pada Rabu (29/4/2026) menjadi viral, memperlihatkan realitas pahit persaingan dagang di depan gerbang SDN Bencongan VI dan VII, Jalan Sempor Raya, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Video tersebut merekam momen seorang pedagang pria muda yang harus berhadapan dengan arogansi pedagang lama hanya karena dagangannya lebih diminati oleh para siswa dibandingkan penjual lainnya di lokasi tersebut.

Kreativitas yang Dianggap Ancaman

Berbeda dengan pedagang kaki lima pada umumnya yang menjajakan makanan ringan, pria yang mengendarai motor dengan boks merah ini ternyata menjajakan mainan edukasi dan alat peraga sulap kreatif untuk anak-anak. Produk yang unik dan edukatif ini seketika menjadi primadona bagi para siswa, namun justru dianggap sebagai ancaman bagi “stabilitas” pendapatan pedagang lama di sana.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang wanita paruh baya yang mengklaim sebagai pihak keamanan atau pengelola wilayah mengonfrontasi sang pedagang. Alasannya klasik: pedagang lain merasa tersisih karena perhatian siswa tersedot sepenuhnya pada mainan kreatif yang dibawa pria tersebut.

Baca Juga:  STY Tegur Pemain Timnas Indonesia yang Viral Karena Masak Mie Instan

“Sistem Keamanan” dan Monopoli Rezeki

Wanita dalam video tersebut secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya melarang pedagang baru menetap lama karena adanya keluhan dari pedagang lama yang merasa tidak kebagian pembeli. Saat dikonfrontasi oleh sang pedagang bahwa rezeki adalah pengaturan Tuhan, wanita tersebut tetap bersikeras pada aturan internal yang ia buat sendiri.

“Pokoknya sekarang sistemnya orang baru cuma dikasih waktu dua hari,” tegas wanita tersebut dalam video, mengonfirmasi adanya upaya monopoli lahan jualan di fasilitas publik tersebut.

Gelombang Dukungan Netizen

Unggahan ini lantas memicu ribuan komentar dari netizen yang geram sekaligus bersimpati. Berbagai dukungan mengalir deras, mulai dari warga sekitar hingga orang tua murid yang merasa kehadiran mainan edukasi tersebut sebenarnya berdampak positif bagi anak-anak.

Seorang warga yang tinggal tepat di depan sekolah tersebut turut memberikan semangat:

“Semangat ya Bang, saya yang rumah pas depan SD ini saja tidak pernah larang-larang. Ya Allah nyari rezeki kok saling iri ya, semangat!” tulis salah satu netizen.

Baca Juga:  Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Dukungan juga datang dari wali murid yang merasa produk sang pedagang lebih bermanfaat bagi kreativitas anak:

“Jualan saja Bang, saya orang tua murid dukung Abang,” ujar netizen lainnya singkat namun tegas.

Tak hanya dukungan moral, beberapa netizen juga membagikan pengalaman serupa sebagai penyemangat agar sang pedagang tidak menyerah pada intimidasi:

“Maaf Abang, saya cerita pengalaman saya alumni pedagang kaki lima. Dulu saya jualan es krim sampai ramai terus setiap jam istirahat, ada satu sekolah yang modelnya sama persis seperti ini padahal kita bayar uang kebersihan. Saya tidak gubris dan tetap lanjut berdagang, pedagang lain yang awalnya sinis lama-lama jadi akrab sendiri,” ungkap seorang netizen membagikan tips menghadapi situasi tersebut.

Mengenal Sosok Angga

Berdasarkan penelusuran pada identitas digitalnya, Angga bukan sekadar pedagang asongan biasa. Ia adalah seorang kreator konten sekaligus pegiat sulap yang memiliki misi membawa hiburan edukatif ke sekolah-sekolah:

  • Nama Panggung: Angga (Dunia Sulap).
  • Spesialisasi Dagangan: Alat peraga sulap kreatif, mainan edukasi, dan kartu permainan yang melatih logika serta ketangkasan motorik anak.
  • Metode Berjualan: Angga menggunakan pendekatan edutainment; ia sering mendemonstrasikan trik sulap secara langsung di depan siswa, sehingga menciptakan interaksi yang jauh lebih menarik dibanding pedagang konvensional.
  • Reputasi Digital: Melalui akun TikTok-nya, ia dikenal sebagai sosok yang santun namun gigih dalam membagikan keceriaan sulap kepada masyarakat luas.
Baca Juga:  Tiga Rekomendasi Olahan Buah yang Viral di TikTok

Pelajaran dari SDN Bencongan

Kasus di SDN Bencongan ini menjadi cermin bagi kita semua tentang pentingnya sportivitas dalam berusaha. Di tengah sulitnya mencari nafkah, kehadiran kompetitor dengan produk yang lebih inovatif seperti mainan edukasi seharusnya menjadi pemacu bagi pedagang lain untuk berbenah, bukan justru mematikan jalan rezeki orang lain dengan dalih “keamanan” atau senioritas.

Hingga saat ini, publik berharap ada perhatian dari pihak sekolah maupun otoritas setempat untuk memastikan lingkungan sekolah tetap menjadi ruang yang sehat, baik bagi pendidikan siswa maupun bagi para pencari nafkah yang jujur.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Ilustrasi video syur

Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

BSU cair

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker

Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Siap-siap Cek Rekening! 6 Bansos Cair November 2026, Lengkap Besaran dan Syarat Desil Penerima

Amanda Manopo Skandalin Suami! Sebut Fajar Sadboy Lebih Gentleman Dibanding Kenny Austin?

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.