Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo

Jumat, 18 September 2026 14:08 WIB

Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta

Jumat, 18 September 2026 14:05 WIB

Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026 13:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
  • Hasil Liga Europa: Juventus Pesta 5-0, Bournemouth Bikin Kejutan di Markas Real Sociedad
  • Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba
  • Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pagi Ini Bandung Diguncang Gempa, BMKG Pastikan Disebabkan Sesar Aktif

By SusanaJumat, 30 Januari 2026 15:31 WIB2 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Kota Bandung dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 05.13 WIB. Berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tercatat memiliki magnitudo 2,7.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan episenter gempa berada di koordinat 6,88 Lintang Selatan dan 107,79 Bujur Timur, sekitar 14 kilometer arah timur Kota Bandung, dengan kedalaman 5 kilometer.

“Kedalaman dangkal ini menjadi salah satu alasan getaran gempa dirasakan masyarakat meski magnitudonya relatif kecil. Gempa dangkal umumnya lebih terasa di permukaan dibandingkan gempa dengan pusat lebih dalam,” ujar Hartanto. Ia menambahkan, gempa ini termasuk jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Gempa Bumi Jawa Barat Disebabkan Aktivitas Sesar Aktif

Baca Juga:  Tahun 2025, Pemprov Jabar Patok Target Investasi Meningkat 25 Persen

BMKG menjelaskan bahwa wilayah Bandung Raya dilalui sejumlah struktur patahan aktif, yang berpotensi memicu gempa bumi skala kecil hingga menengah. Namun, BMKG belum merinci sesar aktif spesifik yang memicu gempa pagi itu.

Guncangan gempa dilaporkan terasa di beberapa kecamatan, seperti Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimenyan.

Baca Juga:  Dukung Gaya Hidup Masyarakat Urban, Digiplus Perluang Jangkauan di Jawa Barat

Berdasarkan laporan warga dan analisis BMKG, intensitas gempa berada pada Skala MMI II–III, yang menyebabkan beberapa benda ringan bergoyang dan getaran dirasakan cukup nyata di dalam rumah. Banyak warga menggambarkan sensasi seperti ada truk atau kendaraan berat melintas di sekitar bangunan.

Meski sempat mengejutkan, gempa berlangsung singkat dan tidak menimbulkan kepanikan massal, kerusakan bangunan, atau korban jiwa. BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, mengingat pusat gempa berada di darat dengan magnitudo kecil.

Baca Juga:  Emak-emak Heboh, Gerakan ‘Seribu Sehari’ Dedi Mulyadi Tuai Protes

Imbauan BMKG untuk Masyarakat Jawa Barat

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. Warga diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana gempa dengan:

  • Mengenali jalur evakuasi
  • Memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman
  • Mengikuti informasi resmi dari BMKG

BMKG juga menyarankan masyarakat memantau informasi gempa bumi melalui kanal resmi BMKG, baik situs web, aplikasi, maupun media sosial, guna mendapatkan data akurat dan terkini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.