Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumor Transfer Memanas: Berburu Winger Baru, Ini 5 Penyerang Sayap yang Dikaitkan dengan Persib Bandung!

Rabu, 20 Mei 2026 08:38 WIB

Harga Emas Hari Ini 20 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Cek Rinciannya!

Rabu, 20 Mei 2026 08:04 WIB

Kejutan Bursa Transfer: Bintang Liga Singapura Beri Sinyal Gabung Persib Bandung, Bakal Jadi Pemain Termahal?

Rabu, 20 Mei 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Transfer Memanas: Berburu Winger Baru, Ini 5 Penyerang Sayap yang Dikaitkan dengan Persib Bandung!
  • Harga Emas Hari Ini 20 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Cek Rinciannya!
  • Kejutan Bursa Transfer: Bintang Liga Singapura Beri Sinyal Gabung Persib Bandung, Bakal Jadi Pemain Termahal?
  • Heboh! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Hoaks dan Penuh Kejanggalan
  • Persib di Ambang Sejarah! GBLA Siap Jadi Saksi Juara Super League 2026
  • Viral! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Bikin Heboh, Netizen Temukan Fakta Mengejutkan
  • Ramai Dicari Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Full 6 Menit, Netizen Diingatkan Modus Phising!
  • Heboh Link Skandal TKW Taiwan 3 vs 1, Pakar Ingatkan Bahaya Terselubung Bagi Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Emak-emak Heboh, Gerakan ‘Seribu Sehari’ Dedi Mulyadi Tuai Protes

By SusanaKamis, 9 Oktober 2025 10:44 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyita perhatian publik. Melalui program Gerakan Poe Ibu atau Rereongan Sapoe Sarebu, Dedi mengajak masyarakat menyisihkan Rp1.000 per hari sebagai bentuk solidaritas sosial berbasis gotong royong.

Program ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA yang diteken secara elektronik pada 1 Oktober 2025. Gerakan tersebut disebut berlandaskan nilai silih asih, silih asah, silih asuh, kearifan lokal Sunda yang menumbuhkan semangat saling tolong menolong.

Namun, belum sepekan diluncurkan, kebijakan ini justru menuai reaksi keras dari masyarakat, terutama kalangan emak-emak di media sosial.

Emak-emak Protes, Sebut Kebijakan ‘Seribu Sehari’ Tak Masuk Akal

Penolakan terhadap kebijakan donasi Rp1.000 per hari itu ramai di media sosial. Salah satunya muncul lewat unggahan akun TikTok @rakyatjelata503, yang memperlihatkan seorang ibu mengenakan kerudung merah muda menyampaikan kritik pedas.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna DPRD Jabar, Protes Pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi

“Tolak Dedi Mulyadi! Dana desa apalah, seribu per orang lah, kurang ajar! Kelaperan lu ye, udah gak bisa korupsi, otak lu cokway!” ucap sang ibu dalam video tersebut.

Dalam unggahan itu juga tertulis narasi bernada tudingan:

“Dedi Mulyadi pungli warga Jabar seribu rupiah per hari karena dia juga oligarki udah kelaperan tidak bisa merampok APBD.”

Tak berhenti di situ, video lain dari akun @irna868_pangandaran juga menunjukkan warga yang menolak kebijakan tersebut.

“Teruntuk Bapak Aing Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Euma teu setuju, lieur ieu kebijakan teh. Cabut pokoknamah!” ujar seorang ibu dalam bahasa Sunda, menegaskan ketidaksetujuannya terhadap program Poe Ibu.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Sebut Keputusan UMK 2024 akan Diumumkan Akhir November

Dedi Mulyadi Klarifikasi: Bukan Pungutan, Tapi Ajak Gotong Royong

Menanggapi berbagai kritik itu, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa Gerakan Poe Ibu bukan pungutan wajib, melainkan ajakan sukarela untuk berbagi.

“Untuk mbak yang baik, tidak ada kebijakan gubernur ngumpulin uang dari anak sekolah atau ASN. Yang ada adalah ajakan untuk membantu sosial,” kata Dedi menanggapi video viral pertama, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (9/10/2025).

Dalam video lain, Dedi juga menjelaskan bahwa pengumpulan uang Rp1.000 tidak diserahkan ke pemerintah provinsi, melainkan dikelola di tingkat lokal.

“Buat eumak yang baik hati, saya tidak mungut uang seribu untuk dikumpulkan ke gubernur. Kalau ASN di Pangandaran mau nyimpen Rp1.000, boleh. Kalau tidak juga tidak apa-apa. Itu nanti jadi kas sosial unit kerja masing-masing,” jelas Dedi.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Dukung Metode Wolbachia Sebagai Pencegahan Kasus DBD

Menkeu Purbaya: Terserah Pemda dan Warganya

Kisruh soal Gerakan Poe Ibu turut menarik perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan bahwa kebijakan donasi Rp1.000 per hari merupakan inisiatif pemerintah daerah (Pemda), bukan kewajiban dari pemerintah pusat.

“Itu terserah kepada Pemda dan terserah kepada warganya,” ujar Purbaya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, pemerintah pusat tidak mewajibkan program donasi semacam itu.

“Dari pemerintah pusat tidak ada kewajiban untuk melakukan itu. Jadi boleh saja kalau mau,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi donasi seribu rupiah Gerakan Poe Ibu jawa barat kebijakan sosial jabar Purbaya Yudhi Sadewa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.