bukamata.id – Kemenangan dramatis 2-1 atas Persija Jakarta di Stadion Segiri memang membawa angin segar bagi Persib Bandung. Namun, di tengah perayaan kemenangan El Clasico tersebut, terselip ancaman nyata yang bisa merusak ambisi juara Maung Bandung di penghujung musim Super League 2025/2026.
Laga melawan PSM Makassar kini menjadi sorotan utama. Pertandingan ini diprediksi menjadi “jebakan” yang berpotensi memicu antiklimaks bagi pasukan Bojan Hodak jika mereka kehilangan kewaspadaan sedikit saja.
Ancaman di Balik Comeback Manis
Dua gol dari Adam Alis memang membuktikan mentalitas baja Persib saat membalikkan keadaan melawan Macan Kemayoran. Meski begitu, sejarah liga sering mencatatkan bahwa euforia setelah memenangkan laga bergengsi kerap menjadi bumerang bagi tim papan atas.
Gelandang andalan Persib, Adam Alis, secara tersirat mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlarut dalam kesenangan sesaat. Fokus meraih tiga poin di setiap sisa laga jauh lebih krusial daripada sekadar memenangkan satu pertandingan gengsi.
Mengapa PSM Makassar Berbahaya?
Setidaknya ada tiga alasan mengapa laga kontra Juku Eja bisa menjadi batu sandungan besar bagi Persib:
- Bermain Tanpa Beban: PSM Makassar baru saja dipastikan aman dari jeratan degradasi. Situasi ini membuat skuad asuhan Bernardo Tavares bisa tampil lebih lepas, berani mengambil risiko, dan mengeksplorasi serangan tanpa tekanan psikologis.
- Mentalitas Penakluk Raksasa: Secara historis, Pasukan Ramang dikenal sebagai tim yang selalu tampil “meledak” saat menghadapi klub-klub penghuni papan atas.
- Tensi Tinggi Lini Tengah: Duel kontra PSM selalu menyajikan pertarungan fisik yang menguras energi. Jika fokus pemain Persib sedikit saja terbagi, momentum juara bisa melayang begitu saja.
Menghindari Titik Balik Negatif
Bagi Bojan Hodak, tantangan terbesar saat ini bukan hanya soal taktik di lapangan, melainkan menjaga mentalitas ruang ganti. Mengelola ledakan emosional setelah menumbangkan rival klasik adalah kunci agar Persib tidak terpeleset di fase krusial.
Satu kesalahan kecil atau rasa jemawa yang berlebihan bisa mengubah peta perburuan gelar juara musim ini. Apakah Persib mampu menjaga konsistensi, atau justru PSM Makassar yang akan menjadi tokoh antagonis bagi ambisi trofi Maung Bandung? Kita nantikan pembuktiannya di lapangan hijau.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










