Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 12:55 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Jumat, 30 Oktober 2026 11:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
  • Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Persib di Ambang Hattrick: Mentalitas Juara dan Tangan Dingin Bojan Hodak dalam Misi Sejarah

By Aga GustianaSenin, 11 Mei 2026 09:00 WIB4 Mins Read
Persib Bandung
Skuad Persib. Foto: bukamata.id/ Billy Somantri.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gemuruh di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026) sore, bukan sekadar menandai berakhirnya laga El Clasico Indonesia. Lebih dari itu, peluit panjang wasit Firdavs Norsafarov menjadi lonceng peringatan bagi seluruh kontestan BRI Super League bahwa sang raja bertahan, Persib Bandung, sedang berlari kencang menuju gerbang sejarah.

Kemenangan tipis 2-1 atas Persija Jakarta tidak hanya sekadar soal gengsi rivalitas abadi. Tambahan tiga poin ini membuat Maung Bandung mengemas 75 poin, unggul tiga angka dari pesaing terdekatnya, Borneo FC. Dengan sisa dua laga di depan mata, Persib kini berada di ambang hattrick juara—sebuah pencapaian yang belum pernah dirasakan klub manapun di era liga profesional Indonesia modern.

Awal Musim yang Terseok dan Keraguan yang Sirna

Jika ditarik ke belakang, perjalanan musim 2025/2026 tidaklah semulus yang dibayangkan. Di pekan-pekan awal, Persib sempat tampil tidak konsisten. Kehilangan beberapa poin krusial di laga kandang sempat memunculkan riak-riak ketidakpuasan di kalangan Bobotoh. Namun, perlahan tapi pasti, mesin Maung Bandung mulai panas. Memasuki paruh musim, momentum kebangkitan itu tiba hingga akhirnya sukses menyalip Borneo FC di puncak klasemen.

Spesialis “Remontada” dan Mentalitas Bandung

Satu hal yang paling menonjol dari skuad musim ini adalah “Bandung Mentality”. Persib bukan lagi tim yang mudah runtuh saat tertinggal. Musim ini, Maung Bandung berkali-kali mencatatkan remontada atau aksi comeback yang luar biasa. Tertinggal lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajaraie di menit ke-20, Persib tidak panik dan berbalik unggul lewat dua gol Adam Alis.

Baca Juga:  Hampir 3 Bulan Belum Rasakan Kemenangan, Tekad Persib Putus Hasil Negatif

Pengamat sepak bola, Eko Maung, menilai fenomena ini murni karena kekuatan mental yang sudah matang.

“Ini murni tentang mental ya. Mental Bandung udah terbentuk. Yang paling nyata ini deh, kita comeback dari ketinggalan 2-0 kan dua kali ya di ajang ACL, berarti kan di luar negeri itu di kandang lawan juga itu yang kemarin, terus yang berikutnya yang kemarin kalah 2-0 dari Bhayangkara jadi 4-2. Jadi ini murni mental ya,” ujar Eko Maung kepada bukamata.id, Minggu (10/5/2026).

Tangan Dingin Bojan Hodak

Dibalik performa impresif ini, ada sosok Bojan Hodak yang dingin dan taktis. Pelatih asal Kroasia ini tahu betul cara mengelola kedalaman skuadnya yang bertabur bintang seperti Thom Haye hingga Layvin Kurzawa. Usai laga melawan Persija, Hodak dengan jujur mengakui bahwa kemenangan ini diraih dengan perjuangan yang sangat melelahkan secara psikis dan fisik.

“Saya sudah katakan sebelumnya bahwa ini tidak akan menjadi pertandingan yang indah, ini akan menjadi laga yang sangat sulit, ini bukan tipe pertandingan yang terbaik untuk dinikmati, tetapi sangat menguras tenaga, kerja keras,” kata Hodak dalam konferensi pers pascalaga.

Baca Juga:  Adam Alis Kecewa Fasilitas GBLA Dirusak: Milik Bobotoh Juga

Bagi Hodak, kemenangan adalah soal efisiensi dan momen individu yang tepat. Ia secara khusus memberikan kredit kepada sang pahlawan kemenangan.

“Pada akhirnya kemenangan pertandingan melalui Adam (Alis) yang hari ini tampil sangat menginspirasi. Kami senang dengan raihan tiga poin ini dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Skuad yang “Terlalu Mewah”

Keunggulan Persib musim ini juga diakui karena kedalaman materi pemain yang dianggap berada di atas level rata-rata liga domestik. Eko Maung menyebutkan bahwa kegagalan di level Asia justru menjadi berkah tersembunyi bagi Persib untuk mendominasi kompetisi lokal.

“Secara kemampuan fisik, kemampuan teknis kan udah pada bagus ya, merata ya di atas rata-rata lah. Dan squad ini terlalu bagus memang, buat ukuran liga Indonesia karena kan squad ini kan dipersiapkan untuk level Asia. Nah, ketika di Asia gugur udah bisa fokus di liga ya jomplang lah sama kontestan lain. Ini udah terlalu bagus gitu. Apalagi mental yang bagus ditambah pengalaman jam terbang ya, udah deh, paling bagus squad musim ini plus mentalnya,” tambah Eko.

Baca Juga:  Persib Diterpa Jadwal Neraka? Marc Klok Langsung Ambil Langkah Penting saat Masa Libur

Kesimpulan: Takdir di Tangan Sendiri

Kemenangan dramatis di Samarinda telah mengubah peta persaingan menjadi sangat jelas: Persib Bandung kini memegang penuh kendali atas nasib mereka sendiri. Unggul tiga poin dengan sisa dua pertandingan melawan tim papan bawah berarti Maung Bandung hanya membutuhkan konsistensi serupa untuk mengunci gelar.

Lebih dari sekadar statistik poin, musim ini menjadi pembuktian bahwa kekuatan sebuah tim tidak hanya dibangun di atas kertas melalui skuad mewah, melainkan ditempa melalui mentalitas pantang menyerah yang telah mendarah daging. Persib telah menunjukkan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan awal musim, membalikkan keadaan di laga-laga sulit, dan tetap tenang di bawah tekanan tensi tinggi El Clasico.

Kini, trofi BRI Super League sudah tampak di depan mata. Jika langkah ini tak terhenti di dua laga pamungkas, sejarah hattrick juara bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang akan menempatkan generasi Persib saat ini ke dalam buku sejarah sepak bola Indonesia selamanya. Kota Bandung sedang bersiap, dan takdir seolah sedang bersiap menyambut sang raja untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bojan Hodak bri super league El Clasico Indonesia HL Persib Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League

Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya

Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.